Buku Swipe Therapy: Eat Pray Love Versi Generasi Tinder

Vania Rossa

Senin, 09 Februari 2026 | 22:01 WIB
Buku Swipe Therapy: Eat Pray Love Versi Generasi Tinder
Buku Swipe Therapy. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Buku perdana Mira Sumanti, *Swipe Therapy*, merefleksikan realitas generasi yang akrab dengan aplikasi kencan pasca batalnya rencana pernikahan.
  • Penulis menggunakan aplikasi kencan sebagai ruang refleksi diri untuk menelusuri pola relasi, luka lama, dan ekspektasi dalam hubungan.
  • Peluncuran global *Swipe Therapy* dijadwalkan pada 3 Maret 2026, setelah pengumuman presale 23 Januari 2026 di Jakarta.

Suara.com - Di zaman ketika hubungan bisa dimulai dari satu gerakan jempol, kisah cinta pun ikut berevolusi. Swipe Therapy, buku perdana Mira Sumanti, menangkap realitas itu dengan jujur, rapuh, dan sangat relevan bagi generasi yang tumbuh bersama dating apps.

Sering dijuluki sebagai Eat Pray Love versi generasi Tinder, buku ini bukan tentang liburan spiritual atau pelarian romantis. Justru sebaliknya, Swipe Therapy berangkat dari titik paling kosong dalam hidup Mira: rencana pernikahan yang batal dan perasaan hampa yang datang setelahnya.

“Ketika semuanya runtuh, aku tidak langsung merasa sedih. Aku merasa kosong. Dan itu justru yang paling menakutkan,” tulis Mira.

Alih-alih menjadikan dating apps sebagai “penjahat” atau “penyelamat”, Mira memosisikannya sebagai ruang refleksi. Tempat ia menelusuri ulang pola relasi, luka lama, ekspektasi, dan keyakinan yang tanpa sadar selalu ia bawa ke dalam hubungan. Istilah Swipe Therapy sendiri awalnya terdengar seperti candaan, tapi perlahan berubah menjadi proses memahami diri sendiri—swipe demi swipe.

Dalam perjalanannya, Mira bertemu beragam sosok yang masing-masing meninggalkan jejak berbeda. Ada neuroscientist yang memberinya sudut pandang ilmiah tentang patah hati, sutradara film dengan ambisi besar namun ketidakselarasan mendasar, hingga figur tak terduga yang membawanya pada pengalaman paling intens dan membebaskan dalam hidupnya. Namun, tak satu pun ditulis sebagai “kisah cinta utama”. Semua hadir sebagai potongan pengalaman yang membentuk pemahaman baru tentang batasan dan kebutuhan diri.

“Beberapa orang adalah cermin. Yang lain adalah pelajaran. Dan sebagian hanya hadir untuk menunjukkan apa yang tidak aku inginkan.”

Latar cerita yang bergerak dari Jakarta, Bali, San Francisco, hingga kehidupan malam Tokyo memberi warna kosmopolitan yang kuat. Tapi di balik gemerlap kota-kota itu, emosi yang ditampilkan tetap terasa intim. Buku ini dekat dengan realitas perempuan urban yang mandiri dan rasional, namun tetap rapuh ketika berbicara soal hati.

Yang menarik, Swipe Therapy tidak mengglorifikasi proses healing. Mira justru menyorot ketidakteraturan: hari-hari ketika tidak menangis bukan berarti sudah baik-baik saja, atau keinginan untuk terlihat kuat padahal masih belajar bernapas dengan normal. Dari situ, buku ini terasa lebih manusiawi daripada motivasional.

Lebih dari sekadar memoar tentang dunia dating, Swipe Therapy adalah refleksi tentang membangun ulang identitas setelah hidup tak berjalan sesuai rencana. Tentang keberanian memulai lagi, meski tanpa sorotan, tanpa kepastian, dan sering kali dalam kesunyian.

baca juga

Mira berbicara langsung pada perempuan-perempuan ambisius yang hidup di antara tradisi dan perubahan—mereka yang sibuk membangun karier dan masa depan, sambil diam-diam menyembuhkan bagian diri yang pernah merasa hidupnya sudah “selesai”.

“Tidak semua yang berakhir berarti gagal. Kadang, sesuatu berakhir karena memang tugasnya sudah selesai.”

Swipe Therapy diumumkan presale-nya pada 23 Januari 2026 di Zodiac Baresto, dengan peluncuran global dijadwalkan pada 3 Maret 2026. Buku ini akan tersedia di Amazon, Barnes & Noble, berbagai toko buku online internasional, serta Tokopedia untuk pembaca di Indonesia.

Sebagai buku debut, karya Mira Sumanti menawarkan sesuatu yang sederhana tapi jarang: kejujuran emosional tentang cinta, kehilangan, dan proses menemukan diri sendiri di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Kasus Pelecehan, Penerbit Putus Kontrak dan Tarik Buku Mohan Hazian dari Peredaran

Heboh Kasus Pelecehan, Penerbit Putus Kontrak dan Tarik Buku Mohan Hazian dari Peredaran

Entertainment | Senin, 09 Februari 2026 | 15:39 WIB

Buku Nol: Setiap Orang Punya Timeline yang Berbeda

Buku Nol: Setiap Orang Punya Timeline yang Berbeda

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 11:24 WIB

Menyelami Wewangian dalam Buku Aroma Karsa Lewat Kacamata Kimia

Menyelami Wewangian dalam Buku Aroma Karsa Lewat Kacamata Kimia

Your Say | Senin, 09 Februari 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×