3. Pakaian yang Rusak atau Lusuh
Selain pakaian berwarna hitam atau putih, sangat tidak dianjurkan juga untuk menggunakan pakaian yang rusak atau lusuh.
Pakaian seperti ini dianggap akan membawa energi negatif yang kurang pantas, karena perayaan Imlek penuh dengan kebahagiaan.
Ini mengapa ketika perayaan Imlek berlangsung, semua orang berusaha menggunakan pakaian terbaiknya.
Tujuannya adalah agar energi positif yang ada di dunia dapat diserap dan diwujudkan kembali dalam bentuk gairah hidup yang penuh semangat dan produktivitas, diharapkan membawa keberuntungan yang berlimpah.
Warna yang Sebaiknya Digunakan Selain Merah, Emas, dan Kuning

Warna merah, emas, dan kuning, jelas menjadi tiga warna dominan yang paling umum ditemukan pada perayaan Imlek setiap tahunnya.
Selain memiliki energi yang dianggap positif, warna-warna ini juga membuat suasana Imlek semakin khas dan meriah.
Selain ketiga warna tersebut ternyata juga ada beberapa warna lain yang dipercaya memiliki energi positif. Antara lain adalah sebagai berikut.
- Hijau, dipercaya dapat mendatangkan harmoni, kesuburan, dan pertumbuhan. Warna ini dikaitkan dengan uang dan kekayaan, dan dapat menarik energi kemakmuran dan pertumbuhan.
- Merah muda, dipercaya sebagai salah satu warna dengan aura positif. Melambangkan nasib baik serta sukacita, warna ini dikaitkan dengan energi cinta, kebahagiaan, dan kehangatan.
- Biru, memiliki kesan sejuk yang menenangkan serta damai. Dalam bahasa Mandarin, biru dikaitkan dengan ketenangan, penyembuhan, serta kepercayaan.
Itu tadi penjelasan warna baju apa yang tidak boleh dipakai saat Imlek agar Anda tidak salah, dan beberapa warna baju yang lebih direkomendasikan. Semoga bermanfaat!
Baca Juga: 5 Shio yang Energinya Diprediksi Akan Bertabrakan di Tahun Kuda Api
Kontributor : I Made Rendika Ardian