Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun

Yasinta Rahmawati

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:30 WIB
Hindari Sial! Ini 15 Pantangan Tahun Baru Imlek agar Hoki Sepanjang Tahun
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang di Vihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin), Karet Semanggi, Jakarta, Selasa (28/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Tahun Baru Imlek memuat berbagai pantangan untuk menjaga keberuntungan.
  • Ada sejumlah pantangan yang dipercaya bisa membawa bad luck jika dilakukan.
  • Larangan populer mencakup menyapu rumah, keramas, memotong rambut, serta penggunaan benda tajam pada hari pertama perayaan.

Dua hari pertama Imlek diperingati sebagai hari lahir Shuishen (Dewa Air). Mencuci pakaian pada hari-hari ini dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap Dewa Air.

Selain alasan spiritual, hal ini juga memberikan waktu istirahat bagi keluarga untuk fokus pada perayaan.

4. Penggunaan Benda Tajam

Gunting, pisau, dan benda tajam lainnya sebaiknya disimpan jauh-jauh selama hari pertama Imlek.

Penggunaan benda tajam dipercaya dapat memutus aliran kekayaan dan kesuksesan. Bahkan, penggunaan gunting dianggap bisa memicu pertengkaran dalam hubungan antarmanusia.

Bubur Ayam Bandung. [Gemini AI]
Bubur Ayam Bandung. [Gemini AI]

5. Makan Bubur untuk Sarapan

Zaman dahulu, bubur dianggap sebagai makanan orang miskin atau simbol ketidakmampuan untuk membeli nasi yang utuh.

Sarapan bubur pada hari pertama Imlek dianggap sebagai pertanda buruk bahwa Anda akan menjalani tahun yang sulit secara finansial.

Masyarakat lebih menyarankan makan nasi atau pangsit yang melambangkan kelimpahan.

baca juga

6. Mengonsumsi Obat-obatan (Kecuali Darurat)

Ada kepercayaan bahwa jika seseorang meminum obat tepat pada hari pertama Imlek, maka dia akan sakit-sakitan sepanjang tahun.

Namun, tentu saja hal ini tidak berlaku bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan rutin demi keselamatan nyawa.

7. Mengunjungi Rumah Sakit

Kunjungan ke rumah sakit selama periode ini diyakini akan mendatangkan penyakit bagi orang yang bersangkutan selama setahun ke depan.

Oleh karena itu, kunjungan ke rumah sakit dihindari, kecuali dalam kasus darurat yang sangat mendesak.

Ilustrasi pinjam uang (Pexels.com/Karolina Grabowska)
Ilustrasi pinjam uang (Pexels.com/Karolina Grabowska)

8. Pinjam Meminjam Uang

Urusan finansial harus diselesaikan sebelum malam tahun baru. Menagih hutang saat Imlek dianggap akan membawa sial bagi kedua belah pihak (penagih dan yang berhutang) sepanjang tahun.

Hal ini juga dilakukan untuk menjaga keharmonisan dan kegembiraan di hari raya.

9. Menangis

Menangis, terutama bagi anak-anak, dipercaya akan membawa kesialan bagi seluruh keluarga.

Oleh karena itu, para orang tua biasanya sangat bersabar dan berusaha menjaga suasana hati anak-anak agar tetap ceria selama perayaan.

10. Mengucapkan Kata-Kata Negatif

Kata-kata seperti "kematian", "sakit", "miskin", atau "hantu" sangat dilarang diucapkan selama Imlek.

Masyarakat percaya bahwa apa yang diucapkan di awal tahun bisa menjadi kenyataan. Ganti kosakata Anda dengan doa-doa baik dan ucapan selamat yang penuh harapan.

11. Memecahkan Peralatan Rumah Tangga

Memecahkan gelas, piring, atau mangkuk dianggap sebagai simbol terputusnya koneksi dengan rezeki atau hancurnya keutuhan keluarga.

Jika tidak sengaja memecahkannya, biasanya seseorang akan segera membungkus pecahannya dengan kertas merah sambil berucap "Sui sui ping an" yang bermakna "Semoga selamat dan damai setiap tahun".

12. Mengenakan Pakaian Hitam atau Putih

Warna hitam dan putih secara tradisional dikaitkan dengan kedukaan atau pemakaman dalam budaya Tionghoa.

Saat Imlek, sangat disarankan mengenakan pakaian berwarna merah yang melambangkan energi, kegembiraan, dan pengusir roh jahat.

13. Memberikan Hadiah Tertentu

Saat berkunjung ke rumah kerabat, hindari memberikan hadiah berupa jam (simbol waktu yang habis/kematian), gunting (pemutus hubungan), atau sepatu (kata "sepatu" dalam bahasa Mandarin terdengar seperti "sial").

Pilihlah buah-buahan seperti jeruk mandarin yang melambangkan emas dan kemakmuran.

14. Memakai Pakaian Rusak

Jangan mengenakan pakaian yang rusak. Jika anak-anak khususnya mengenakan pakaian seperti itu di perayaan Imlek, konon akan membawa nasib buruk.

15. Memberi Uang Berjumlah Ganjil

Jangan memberikan uang dalam jumlah ganjil di dalam amplop merah. Orang Tiongkok menyukai angka genap, dengan kepercayaan tradisional bahwa hal-hal baik selalu datang berpasangan.

Tetapi hindari juga angka sial seperti 4 dan 40, karena angka 4 terdengar seperti kematian dalam bahasa Mandarin.

Meskipun zaman telah modern, banyak masyarakat Tionghoa yang tetap menjalankan pantangan Tahun Baru Imlek ini sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan leluhur.

Terlepas dari apakah Anda memercayainya, esensi dari larangan-larangan ini adalah untuk memulai tahun dengan pikiran positif, kebersihan hati, dan hubungan yang harmonis dengan sesama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya

Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:18 WIB

Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan

Lebih dari Sekadar Barongsai: Deretan Mal Ini Jadi Destinasi Rayakan Imlek Penuh Budaya dan Hiburan

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 20:02 WIB

25 Contoh Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Keluarga dan Kerabat Dekat

25 Contoh Ucapan Selamat Imlek 2026 untuk Keluarga dan Kerabat Dekat

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×