Raja Ampat Buktikan Konservasi Laut Bisa Sejahterakan Masyarakat Pesisir: Bagaimana Caranya?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:23 WIB
Raja Ampat Buktikan Konservasi Laut Bisa Sejahterakan Masyarakat Pesisir: Bagaimana Caranya?
Ilustrasi Kepulauan Raja Ampat (Unsplash/Ernests Vaga)
baca 10 detik
  • Delegasi tujuh negara mengunjungi Raja Ampat untuk studi lapangan praktik pengelolaan Bentang Laut Kepala Burung.
  • Model Raja Ampat berhasil memadukan pelestarian ekosistem laut dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir berkelanjutan.
  • Kunjungan tersebut mempelajari skema pendanaan, kearifan lokal sasi, dan pelibatan masyarakat dalam tata kelola laut.

Suara.com - Di tengah perdebatan antara pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi, Raja Ampat menunjukkan bahwa keduanya tidak harus saling meniadakan.

Melalui pengelolaan Bentang Laut Kepala Burung (Bird’s Head Seascape), wilayah ini dinilai berhasil memadukan perlindungan ekosistem laut dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Model inilah yang menarik perhatian delegasi dari tujuh negara—Madagaskar, Mauritius, Komoro, Tanzania, Kenya, Mozambik, dan Sri Lanka—untuk melakukan studi lapangan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Dalam kunjungan bertajuk ReSea Global Seascape Exchange: Learning from the Bird’s Head Seascape, para pejabat setingkat menteri hingga direktur jenderal tersebut mempelajari praktik pengelolaan kawasan konservasi laut yang tidak hanya menjaga biodiversitas, tetapi juga membuka ruang kesejahteraan bagi warga lokal.

Ilustrasi Raja Ampat (Unsplash/Ernests Vaga)
Ilustrasi Raja Ampat (Unsplash/Ernests Vaga)

Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menyebut kunjungan ini semakin mengukuhkan posisi Raja Ampat sebagai destinasi pariwisata kelas dunia sekaligus contoh pengelolaan laut berkelanjutan. Ia berharap kerja sama dan pertukaran pengetahuan terus berlanjut, sekaligus mendorong promosi Raja Ampat di tingkat global.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Regenerative Seascapes for People, Climate, and Nature (ReSea), yang pada Februari 2026 menunjuk Bentang Laut Kepala Burung sebagai model percontohan dunia dalam penguatan ketahanan iklim dan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya bagi negara-negara Afrika Timur dan Samudra Hindia Barat.

Menurut Manajer Program Raja Ampat Konservasi Indonesia, Meidiarti Kasmidi, para delegasi mempelajari berbagai aspek kunci, mulai dari efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP), skema pendanaan berkelanjutan seperti retribusi pariwisata dan Blue Abadi Fund (BAF), hingga mekanisme debt for nature swap.

Tak kalah penting, praktik kearifan lokal seperti sasi serta pelibatan masyarakat adat dan perempuan dalam tata kelola laut menjadi bagian integral dari model tersebut.

Pendekatan ini menegaskan bahwa konservasi bukan sekadar menjaga terumbu karang atau keanekaragaman hayati, tetapi juga membangun sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan bagi komunitas pesisir. Dengan menjadikan masyarakat sebagai aktor utama, perlindungan ekosistem laut berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan dan ketahanan sosial.

baca juga

Melalui pertukaran global ini, diharapkan praktik baik dari Raja Ampat dapat diadaptasi di berbagai belahan dunia, memperkuat kolaborasi internasional dalam menjaga laut sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI

Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:16 WIB

Pesawat Ditembaki di Koroway Papua, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat Meski Pilot Tewas

Pesawat Ditembaki di Koroway Papua, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat Meski Pilot Tewas

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:22 WIB

Detik-Detik Mengerikan Pesawat Smart Air Diburu Tembakan di Boven Digoel, 2 Pilot Tewas

Detik-Detik Mengerikan Pesawat Smart Air Diburu Tembakan di Boven Digoel, 2 Pilot Tewas

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:51 WIB

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×