Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Senin, 09 Februari 2026 | 11:29 WIB
Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono Anung nyatakan Pemprov DKI dukung rencana Presiden Prabowo bangun gedung MUI.
  • Pembangunan gedung MUI setinggi 40 lantai akan menyesuaikan aturan pelindungan cagar budaya.
  • Pemprov DKI fokus berikan dukungan syarat teknis dan perizinan proyek di pusat.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara mengenai rencana Presiden Prabowo Subianto membangun gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) setinggi 40 lantai di jantung ibu kota. Rencana besar tersebut menyasar lahan strategis seluas 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, yang dulunya merupakan kantor Kedutaan Besar Inggris.

Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk mendukung setiap instruksi yang datang dari Kepala Negara.

"Apapun itu, Pemerintah DKI Jakarta pasti menindaklanjuti arahan Presiden," ujar Pramono saat ditemui di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).

Meski demikian, terdapat tantangan regulasi mengingat lahan yang dimaksud saat ini menyandang status sebagai bangunan cagar budaya (heritage). Eks gedung Kedubes Inggris tersebut telah lama ditetapkan sebagai aset sejarah yang harus dilindungi kelestariannya.

Pramono menekankan bahwa proses konstruksi nantinya harus menyelaraskan antara kebutuhan modernitas dengan aturan perlindungan cagar budaya yang berlaku.

"Jika harus ada pembangunan gedung, tentunya peraturan yang ada harus dijalankan. Namun, kami tetap menjaga agar tidak melanggar prinsip dan arahan Bapak Presiden untuk membangun gedung tersebut," lanjutnya.

Politisi senior ini memastikan bahwa pihaknya akan mencari jalan tengah agar pembangunan tetap berjalan tanpa menabrak koridor hukum di Jakarta. Secara administratif, tanggung jawab pembangunan fisik berada di bawah kendali Pemerintah Pusat, sementara Pemprov DKI akan fokus pada pemenuhan syarat teknis dan perizinan daerah.

"Urusan pembangunan menjadi kewenangan Pemerintah Pusat. Namun, untuk persyaratan di lapangan, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh," tutur Pramono.

Wacana ini sebelumnya mencuat setelah Presiden Prabowo menindaklanjuti aspirasi Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menginginkan wadah representatif bagi lembaga Islam di pusat kota.

baca juga

"Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah atau mal. Nanti akan ada gedung yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga umat Islam," jelas Prabowo dalam acara pengukuhan pengurus MUI masa khidmat 2025-2030, Sabtu (7/2/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

Ujian Berat Prabowo: PKB dan PAN 'Tes Ombak' Tanpa Gibran, Siapkah Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

News | Senin, 09 Februari 2026 | 11:16 WIB

Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?

Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 18:55 WIB

Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan

Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

×