- Dian Sastro pilih berbuka di rumah demi kebersamaan dan hemat pengeluaran.
- Program Dimudikin Sprite berangkatkan 300 pemilik warung pulang kampung halaman.
- Layanan Kidum juga bisa bawa keluarga pemilik warung dari Sumatra merayakan Lebaran di Jakarta.
Suara.com - Dian Sastrowardoyo rupanya mengutamakan menghabiskan waktu puasa lebih banyak bersama keluarga. Dibandingkan buka puasa di luar, sosok yang akrab disapa Dian Sastro itu lebih memilih berbuka bersama keluarga.
Selain berdampak pada kurangnya pengeluaran, bagi Dian berbuka dengan keluarga juga meningkatkan kebersamaan. Menurutnya, berbuka puasa di rumah tetap bisa mendapatkan makna dari puasa dengan keluarga.
“Kalau di luar spending-nya itu lebih banyak dan lumayan kerasa. Kayaknya tahun ini dibanding tahun lalu lebih banyak di rumah sih sama keluarga, tapi kita tetap bahagia sih dengan apa ya, yang sederhana itu maknanya lebih besar,” ungkap Dian Sastro dalam peluncuran Dimudikin & Kidum Sprite, Kamis (26/2/2026).
Oleh sebab itu, pada puasa tahun ini, Dian Satsro bakal lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga hingga hari Lebaran nanti.
“Aku di Jakarta aja sih. Kadang ke rumah Eyang, Tante, tapi ya sama keluarga,” ungkapnya.
Dukung Program Mudik dan Kidum
![Dian Sastrowardoyo dalam peluncuran Dimudikin & Kidum Sprite, Kamis (26/2/2026). [Suara.com/Fajar Ramadhan]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/28/30882-dian-sastrowardoyo-dalam-peluncuran-dimudikin-kidum-sprite-kamis-2622026.jpg)
Berbicara kebersamaan dengan keluarga, Dian Sastro program “DIMUDIKIN Sprite”. Ini merupakan program untuk menyatukan kembali para pemilik warung dengan keluarga mereka.
Nantinya sekitar 300 pemilik warung bakal diberangkatkan pulang dengan nyaman lewat rute bus khusus lintas Jawa Utara, Jawa Selatan, hingga Sumatra, dengan destinasi populer seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Bandar Lampung.
Menurut Dian, program tersebut menjadi kesempatan bagi para pemilik warung untuk bertemu kembali dengan keluarganya. Apalagi, baginya warung adalah tempat spesial di mana banyak orang bisa memenuhi kebutuhannya.
Baca Juga: Cara Daftar Mudik Gratis Pos Indonesia 2026, Cek Syarat dan Rute Perjalanan
Oleh karena itu, adanya program ini menjadi kesempatan para pemilik warung mendapatkan kebahagiaan sebagaimana mereka membahagiakan para pembeli. Dengan begitu, para pemilik warung bisa kembali berkumpul dengan keluarga saat Hari Raya Idulfitri.
"Campaign ini yang bikin aku senang banget, justru merayakan kemanusiaan juga. Warung itu punya tempat spesial di hati semua orang, termasuk saya. Saya paham banget kalau para pemilik warung juga pingin kumpul bareng keluarga pas Lebaran," ujar Dian.
Tak hanya mudik, program ini juga mengenalkan ‘Kidum”. Melalui KIDUM, 10 keluarga terpilih dari pemilik warung (dua anggota keluarga per orang) dari Sumatra dan Lampung bakal diboyong ke Jakarta buat ngerayain Lebaran bersama.
Senior Frontline Brand Manager Coca-Cola Indonesia, Andes Gumilang Hadisucipto, mengatakan, pihaknya ingin memastikan para pemilik warung yang menjadi mitra tetap bisa mendapatkan kehangatan momen Lebaran bersama keluarga.
“Di Ramadan ini, giliran kami yang menyegarkan mereka. Mau itu lewat program “DIMUDIKIN” atau mendatangkan keluarga mereka lewat KIDUM, SPRITE mau mastiin nggak ada yang kehilangan momen hangatnya Lebaran,” jelasnya
Acara pelepasan resmi DIMUDIKIN SPRITE bakal digelar tanggal 16 Maret 2026 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Sementara, untuk keluarga program KIDUM SPRITE bakal mulai berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada 17 Maret 2026.