Dalam Kuasa Iran, Seberapa Penting Selat Hormuz? Bikin Harga Minyak Meroket

Cesar Uji Tawakal

Senin, 02 Maret 2026 | 14:27 WIB
Dalam Kuasa Iran, Seberapa Penting Selat Hormuz? Bikin Harga Minyak Meroket
Ilustrasi perang di Selat Hormuz. (AI)

Suara.com - Penutupan Selat Hormuz oleh Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel kini menjadi perhatian dunia.

Anda mungkin melihat dampaknya belum terasa langsung, tetapi pasar energi global sudah mulai bereaksi.

Aktivitas kapal tanker melambat, sejumlah perusahaan pelayaran menahan pengiriman, dan kekhawatiran akan lonjakan harga minyak semakin nyata.

Situasi ini bukan sekadar konflik regional biasa. Ketika ancaman penutupan jalur vital seperti Selat Hormuz muncul, efeknya bisa menjalar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Anda perlu memahami bahwa harga minyak global sangat sensitif terhadap gangguan sekecil apa pun di jalur distribusi utama. Begitu pasokan terganggu, harga bisa melonjak dalam waktu singkat dan memicu efek domino ke berbagai sektor ekonomi.

Seberapa penting Selat Hormuz?

Selat Hormuz adalah salah satu jalur laut paling krusial di dunia. Letaknya berada di antara Iran di satu sisi dan Oman serta Uni Emirat Arab di sisi lain.

Selat ini menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab, menjadikannya pintu utama keluar masuknya minyak dari kawasan Timur Tengah ke pasar global.

Secara geografis, selat ini tergolong sempit. Lebarnya hanya sekitar 33 kilometer di titik tersempit, dengan jalur pelayaran aktif yang bahkan lebih kecil.

baca juga

Kondisi ini membuatnya sangat rentan terhadap gangguan, baik berupa konflik militer maupun ancaman keamanan lainnya.

Namun di balik ukurannya yang relatif kecil, perannya sangat besar. Setiap hari, sekitar 20 juta barel minyak melewati jalur ini.

Tidak hanya minyak mentah, selat ini juga menjadi jalur utama pengiriman gas alam cair atau LNG. Negara-negara seperti Arab Saudi, Iran, Irak, Kuwait, dan Qatar sangat bergantung pada jalur ini untuk menyalurkan energi ke seluruh dunia.

Sebagian besar pengiriman tersebut ditujukan ke Asia. Negara seperti China, India, Jepang, dan Korea Selatan menjadi penerima utama.

Artinya, stabilitas industri, transportasi, hingga listrik di negara-negara tersebut sangat bergantung pada kelancaran arus energi melalui Selat Hormuz.

Yang sering luput dari perhatian, selat ini juga digunakan untuk impor energi ke kawasan Teluk. Jadi, bukan hanya jalur ekspor, tetapi juga jalur suplai. Aktivitasnya berlangsung setiap hari tanpa henti, menjadikannya salah satu titik paling sibuk dalam perdagangan energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya

Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:19 WIB

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:17 WIB

Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran

Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:11 WIB

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:11 WIB

Viral di X, Siapa Imam Mahdi yang Jadi Perbincangan di Tengah Konflik Iran-Israel?

Viral di X, Siapa Imam Mahdi yang Jadi Perbincangan di Tengah Konflik Iran-Israel?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×