- Zakat fitrah untuk anak laki-laki wajib dibayarkan oleh orangtua.
- Niat zakat fitrah menjadi pembeda utama antara ibadah wajib dan sedekah.
- Besaran zakat adalah 2,5 kg beras atau makanan pokok per jiwa.
Suara.com - Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah.
Bagi para orangtua, kewajiban ini tidak hanya berlaku untuk diri sendiri, tetapi juga untuk anak-anak yang masih dalam tanggungan, termasuk anak laki-laki.
Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan berupa pemberian beras, melainkan ibadah yang harus diawali dengan niat yang benar.
Niat inilah yang membedakan apakah pemberian tersebut bernilai zakat wajib atau hanya sedekah biasa.
Lantas, bagaimana bacaan niat zakat fitrah untuk anak laki-laki?
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Sebagai orang tua, Anda bertindak sebagai perwakilan anak saat membayarkan zakatnya. Berikut adalah lafadz niatnya:
Lafadz Arab:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Bacaan Latin:
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an waladii (sebutkan nama anak) fardhan lillahi ta’ala.
Artinya:
"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta’ala."
Ketentuan Pembayaran Zakat Fitrah
Bagi Ayah dan Bunda yang akan membayarkan zakat untuk anak laki-laki, perhatikan poin-poin penting berikut:
- Besaran Zakat: Zakat yang dibayarkan setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau makanan pokok per jiwa.
- Tanggung Jawab Orang Tua: Orang tua wajib membayarkan zakat fitrah untuk anak-anak yang belum mampu secara finansial atau masih menjadi tanggungan.
- Banyak Anak Laki-laki: Jika Anda memiliki lebih dari satu anak laki-laki, nama dan niat diucapkan sesuai dengan jumlah anak masing-masing.
Waktu Terbaik Membaca Niat Zakat Fitrah
Niat zakat fitrah sebaiknya dibaca tepat saat Anda menyerahkan zakat tersebut, baik kepada amil zakat secara langsung maupun melalui layanan pembayaran digital.
Waktu pelaksanaannya dimulai sejak awal Ramadan.
Namun, waktu yang paling utama (afdal) adalah setelah fajar di hari Idulfitri sebelum salat Id dimulai.
Menunaikan tepat waktu sangat penting agar zakat bisa segera disalurkan kepada fakir miskin sehingga mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan di hari raya.
Pentingnya Niat Zakat Fitrah
Berikut ini, beberapa poin pentingnya membaca niat zakat fitrah:
- Pembeda Ibadah: Niat membedakan antara zakat (wajib) dan sedekah (sunnah).
- Sarana Penyucian Diri: Zakat fitrah berfungsi sebagai pembersih diri dari kesalahan dan kekhilafan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.
- Meningkatkan Keikhlasan: Menghadirkan niat membantu kita sadar bahwa harta yang dikeluarkan adalah bentuk ketaatan kepada Allah SWT, bukan sekadar pemberian sosial.
- Kepedulian Sosial: Memperkuat rasa tanggung jawab kita terhadap sesama Muslim yang membutuhkan.