Apakah Selat Hormuz Penting Bagi Amerika Serikat?

Ruth Meliana

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:02 WIB
Apakah Selat Hormuz Penting Bagi Amerika Serikat?
Selat Hormuz (Gemini AI)

Suara.com - Iran mengambil langkah tegas pasca meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026. Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengungkapkan bahwa mereka akan melakukan penyerangan terhadap kapal apa saja yang melintas Selat Hormuz.

Pakar maupun analis ekonomi dari berbagai dunia memperingatkan dampak sistemik langsung menerpa perekonomian global hingga krisis energi, jika terjadi penutupan Selat Hormuz.

Bagaimanapun juga, Selat Hormuz merupakan jalur laut sempit yang menjadi pintu keluar masuk utama dari Teluk Persia menuju Teluk Oman dan perairan internasional. Dengan demikian betapa pentingnya titik ini bagi rute perdagangan global.

Bahkan, ada data yang menyebutkan bahwa Selat Hormuz merupakan rute energi paling utama. Volume minyak besar mengalir melalui selat tersebut.

Menurut data administrasi informasi Energi Amerika Serikat atau EIA, tahun 2024 terjadi aliran minyak dari selat tersebut rata-rata menembus angka 20 juta barel per hari, atau setara 20 persen konsumsi minyak global.

Kapal tanker yang melintas pada jalur tersebut umumnya mengangkut minyak serta gas dari produsen utama seperti Kuwait, Qatar, Irak, Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, dan Bahrain.

Negara-negara tersebut membawa 84 persen minyak mentah maupun kondensat, serta 83 persen gas alam cair yang dibawa melalui Selat Homuz. Keduanya ditujukan untuk pasar Asia seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan India.

Tentu saja, negara Asia tersebut akan terdampak kebijakan penutupan rute perdagangan oleh Iran.

Apalagi, gangguan kecil pada jalur vital tersebut tetap mempengaruhi perdagangan minyak dunia serta penyumbang lonjakan harga energi global.

baca juga

Lantas, yang menjadi pertanyaan, seberapa penting Selat Homuz bagi Amerika Serikat? Apakah langkah penutupan memberikan efek berarti bagi Amerika?

Dampak Penutupan Selat Hormuz Bagi Harga Minyak

Melansir dari Gotrade, Analis dari Rapidan Energy memprediksi jika Selat Hormuz ditutup akan berakibat pada melonjaknya harga minyak sebesar $10-20 per barel hanya dalam hitungan hari.

Selain itu, Capital Economics menyebutkan bahwa setiap adanya kenaikan harga minyak menjadi $100 per barel. Maka, mampu meningkatkan 0,6-0,7 persen inflasi global.

Seberapa Penting Penutupan Selat Hormuz untuk Amerika Serikat?

Langkah Iran menutup jalur penting perdagangan ternyata tidak begitu terdampak bagi Amerika Serikat.

Perusahaan minyak AS punya posisi unik dalam memanfaatkan momentum naiknya harga crude tanpa kena imbas langsung dari keadaan Timur Tengah saat ini.

Hal pertama yang membuat AS tidak terdampak langsung terhadap penutupan Selat Homuz berkaitan dengan produksi domestik termasuk jauh dari konflik.

Perusahaan minyak AS seperti Chevron dan Exxon Mobil punya area operasi besar yang berlokasi di Permian Basin, West Texas. Letaknya memang sangat jauh dari lokasi konflik Timur Tengah.

Bahkan, produksi minyak mereka tetap tidak mengalami gangguan sedikitpun oleh kejadian apapun yang tengah terjadi di Selat Homuz.

Masih menurut analis, kali ini ada Zacks Investment Research melalui Yahoo Finance mengungkapkan bahwa biaya produksi di Amerika Serikat diperkirakan $40-60 per barel.

Sedangkan harga jual naik signifikan, nilai keuntungannya juga otomatis meningkat saat crude price rally. Dengan demikian, kenaikan harga minyak akibat kondisi geopolitik yang menegangkan, malah meningkatkan pendapatan eksplorasi dan produksi naik tajam.

Dampak Bagi Kondisi Global

Ketika Selat Homuz memang benar-benar ditutup, nantinya akan berdampak bukan hanya pada kawasan teluk saja, namun bisa merambat pada semua sistem energi global.

Jalur selat tersebut ibaratnya check point penting bagi dunia, titik sempit krusial untuk keamanan energi global.

Saat minyak tidak mampu melintasinya, maka akan berakibat pada keterlambatan pasokan, biaya pengiriman naik, sehingga memicu kenaikan harga energi dunia pada titik yang berbahaya bagi kestabilan ekonomi.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya

Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40 WIB

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:37 WIB

Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei

Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:16 WIB

Terkini

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

5 Aktivitas Seru Buat Merayakan Euforia Pertandingan Sepak Bola

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando Polri kepada Suyudi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:44 WIB

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

7 Rekomendasi Jaket Casual Lokal Terbaik untuk Tampil Stylish Setiap Hari

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bitcoin Cs Kompak Menghijau, Indeks Kripto CFX10 Tembus Level 1.036 Jelang Akhir Pekan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Pertama dalam Sejarah, Pangsa Pasar Mobil BBM Anjlok di Bawah 50 Persen

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×