Kenapa Food Waste Meningkat Saat Ramadan: Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 03 Maret 2026 | 15:26 WIB
Kenapa Food Waste Meningkat Saat Ramadan: Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Ilustrasi Food Waste. [ANTARA]

Suara.com - Ramadan 2026 berlangsung di tengah situasi yang tidak sepenuhnya tenang. Sejumlah wilayah di Sumatera masih berupaya pulih dari bencana hidrometeorologi yang merusak permukiman dan ruang hidup warga. Di tingkat global, konflik kemanusiaan di Palestina juga belum mereda.

Di tengah kondisi tersebut, isu lingkungan kembali menjadi sorotan. Menjaga alam dinilai bukan sekadar pilihan gaya hidup, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat beragama.

Kepala Proyek Ummah for Earth Greenpeace Indonesia, Riska Rahman, mengatakan Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat hubungan manusia dengan alam (hablum minal ‘alam).

“Menahan diri bukan hanya soal lapar dan haus, tetapi juga menahan sikap berlebih-lebihan yang membebani Bumi,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang berulang setiap Ramadan adalah lonjakan sampah makanan. Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan volume sampah meningkat rata-rata 10–20 persen selama Ramadan. Sekitar 40 persen di antaranya merupakan sisa makanan.

Kondisi ini dinilai ironis. Di bulan yang identik dengan pengendalian diri, justru terjadi peningkatan konsumsi dan pemborosan pangan. Sampah makanan yang berakhir di tempat pembuangan akhir juga berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca.

Menurut Riska, menekan food waste dapat menjadi bentuk solidaritas sosial sekaligus kepedulian ekologis. Ia mendorong masyarakat untuk mengambil porsi secukupnya saat berbuka, menyimpan sisa makanan dengan baik, membagikannya kepada yang membutuhkan, atau mengolahnya menjadi kompos.

Selain itu, penggunaan plastik sekali pakai untuk takjil juga meningkat selama Ramadan. Greenpeace mengimbau masyarakat beralih ke wadah guna ulang seperti tumbler, kotak makan, atau kemasan alami seperti besek dan daun pisang.

Isu konsumsi juga berlanjut hingga Idul Fitri. Tradisi mengenakan pakaian terbaik saat Lebaran kerap dimaknai sebagai keharusan membeli busana baru. Padahal, menurut Riska, memakai kembali pakaian lama, memperbaiki yang rusak, atau memilih produk preloved dapat menjadi langkah sederhana mengurangi dampak industri fesyen terhadap lingkungan.

baca juga

Ramadan, menurutnya, dapat menjadi momentum refleksi tidak hanya secara spiritual, tetapi juga ekologis.

“Ramadan adalah kesempatan membersihkan jiwa sekaligus memperbaiki jejak kita di Bumi. Aksi sederhana yang dilakukan bersama dapat menjadi wujud nyata amanah kita sebagai khalifah,” katanya.

Dengan mengurangi pemborosan makanan dan sampah plastik, Ramadan tidak hanya menjadi ruang penguatan ibadah personal, tetapi juga kontribusi nyata terhadap krisis lingkungan yang sedang dihadapi.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

THR Pensiunan 2026 Kapan Cair? Cek Perkiraan Jadwal dan Besaran Nominalnya

THR Pensiunan 2026 Kapan Cair? Cek Perkiraan Jadwal dan Besaran Nominalnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 15:27 WIB

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan, Ini Ketentuan dan Tata Cara Membayarnya

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan, Ini Ketentuan dan Tata Cara Membayarnya

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 14:23 WIB

Demi Konten Ngabuburit dan FOMO War Takjil: Dompet Gen Z Pelan-Pelan Menipis

Demi Konten Ngabuburit dan FOMO War Takjil: Dompet Gen Z Pelan-Pelan Menipis

Your Say | Senin, 02 Maret 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:09 WIB

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

×