Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:28 WIB
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan: Ridha Allah untuk Diri dan Kedua Orang Tua
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18 Ramadan. (Freepik)

Suara.com - Salat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat istimewa di bulan Ramadan. Ibadah ini hanya dilaksanakan pada malam-malam Ramadan sehingga menjadi pembeda antara bulan suci ini dengan bulan lainnya.

Bagi umat Muslim, khususnya mereka yang sedang berada pada usia produktif, salat Tarawih bukan sekadar rutinitas setelah berbuka puasa, melainkan juga momentum untuk memperkuat spiritualitas, melatih kedisiplinan, serta memperdalam hubungan dengan Allah SWT.

Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa siapa saja yang melaksanakan qiyam Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah di malam hari selama Ramadan memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah.

Salah satu bentuk qiyam Ramadan yang paling dikenal adalah salat tarawih. Ibadah ini biasanya dilaksanakan secara berjamaah di masjid setelah salat Isya, meskipun juga boleh dilakukan secara sendiri di rumah. Salat Tarawih menjadi sarana bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama jamaah.

Menariknya, dalam berbagai kitab keutamaan Ramadan disebutkan bahwa setiap malam salat Tarawih memiliki fadhilah atau keutamaan tersendiri.

Keutamaan-keutamaan tersebut menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk tetap istiqamah menjalankan ibadah hingga akhir Ramadan. Memasuki pertengahan hingga akhir bulan Ramadan, keutamaan yang dijanjikan semakin besar karena berkaitan dengan peningkatan derajat dan keselamatan di akhirat.

Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-18

Memasuki pertengahan bulan Ramadan, keuatamaan salat tarawih berkaitan dengan para nabi dan orang tua. Pada malam ke-16 Ramadan, disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat Tarawih akan dicatat sebagai orang yang selamat dari api neraka dan dijanjikan masuk surga.

Kemudian pada malam ke-17, pahala yang diberikan disebut-sebut setara dengan pahala para nabi. Hal ini tentu menjadi dorongan kuat bagi umat Muslim agar tidak melewatkan ibadah tarawih di malam-malam tersebut.

Sementara itu, salah satu keutamaan yang sangat menyentuh hati terdapat pada malam ke-18 Ramadan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat tarawih pada malam tersebut akan mendapatkan keridhaan dari Allah SWT, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi kedua orang tuanya.

baca juga

وفى الليلة الثامنة عشر نادى ملك ياعبد الله ان الله رضى عنك وعن والديك

“Wa fil lailatis tsaminata ‘asyarah naadaa malakun: yaa ‘abdallah, innallaha radhiya ‘anka wa ‘an walidaik.”

Artinya, pada malam yang ke-18, seorang malaikat berseru, “Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridai dirimu dan kedua orang tuamu.”

Ilustrasi anak dan orang tua salat tarawih di masjid. [Gemini AI]
Ilustrasi anak dan orang tua salat tarawih di masjid. [Gemini AI]

Keutamaan ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi setiap Muslim. Ridha Allah merupakan tujuan utama dalam setiap ibadah.

Ketika seseorang memperoleh keridaan dari Allah, maka ia telah mendapatkan keberkahan hidup di dunia sekaligus keselamatan di akhirat. Lebih istimewa lagi, keridaan tersebut juga meliputi kedua orang tua.

Hal ini menunjukkan betapa besar nilai bakti kepada orang tua dalam ajaran Islam. Bahkan melalui ibadah pribadi seperti salat Tarawih, pahala dan keberkahan dapat mengalir kepada orang tua. Oleh karena itu, melaksanakan Tarawih pada malam ke-18 bisa menjadi salah satu bentuk doa dan hadiah spiritual bagi mereka.

Memasuki malam ke-19 Ramadan, keutamaan yang disebutkan adalah diangkatnya derajat seseorang di Surga Firdaus. Surga Firdaus merupakan tingkatan surga yang paling tinggi, sehingga janji tersebut menggambarkan betapa besar pahala bagi orang yang istiqamah menjalankan ibadah Tarawih.

Tata Cara Salat Tarawih

Adapun tata cara salat Tarawih pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya. Ibadah ini diawali dengan niat di dalam hati ketika takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Tidak ada perbedaan mendasar dalam gerakan maupun bacaan dibandingkan dengan salat pada umumnya.

Imam Ahmad pernah menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan salat Tarawih, seorang imam sebaiknya membaca ayat-ayat yang ringan atau tidak terlalu panjang.

Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah, terutama bagi mereka yang mungkin memiliki keterbatasan fisik atau kelelahan setelah beraktivitas seharian. Namun, panjang pendeknya bacaan biasanya menyesuaikan dengan kebiasaan imam dan kondisi jamaah di suatu daerah.

Secara umum, urutan pelaksanaan salat Tarawih dimulai dari niat, takbiratul ihram, membaca doa iftitah, membaca surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan membaca salah satu surat pendek dari Al-Qur’an. Setelah itu dilakukan rukuk, i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.

Setelah menyelesaikan dua rakaat, salat diakhiri dengan salam. Biasanya jamaah akan membaca istighfar dan dianjurkan pula membaca doa setelah salat Tarawih, seperti doa kamilin yang cukup populer di berbagai masjid.

Jumlah rakaat salat Tarawih sendiri memiliki beberapa praktik yang umum dilakukan. Sebagian umat Muslim melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dengan 4 kali salam, sementara sebagian lainnya menjalankan 20 rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Perbedaan ini merupakan bagian dari khazanah praktik ibadah dalam Islam yang tetap memiliki dasar dalam tradisi umat Muslim sejak masa sahabat.

Demikian itu keutamaan salat Tarawih, khususnya pada malam ke-18. Konsistensi dalam menjalankan salat Tarawih bukan hanya mendatangkan pahala yang besar, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih keridaan Allah SWT bagi diri sendiri dan orang tua.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayar Zakat Fitrah Lebih Baik dengan Beras atau Uang? Cek Penjelasannya

Bayar Zakat Fitrah Lebih Baik dengan Beras atau Uang? Cek Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:55 WIB

Kenapa Islam Mewajibkan Zakat Fitrah? Pahami Makna Mendalam di Baliknya

Kenapa Islam Mewajibkan Zakat Fitrah? Pahami Makna Mendalam di Baliknya

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:45 WIB

Ramadan, Takjil, dan Seni Berkonsumsi Secukupnya

Ramadan, Takjil, dan Seni Berkonsumsi Secukupnya

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:45 WIB

Puasa dari Algoritma: Cara Bijak Berkonsumsi Media Sosial di Bulan Ramadan

Puasa dari Algoritma: Cara Bijak Berkonsumsi Media Sosial di Bulan Ramadan

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:35 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×