Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi

Vania Rossa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:51 WIB
Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi
Program Mudik Bersama. (Dok. IDSurvey)
baca 10 detik
  • Program Mudik Bersama 2026 oleh IDSurvey Group memberangkatkan 1.400 pemudik menggunakan 22 bus dan kereta api ke berbagai kota.
  • Penyelenggaraan mudik bersama bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keamanan melalui pengaturan jadwal keberangkatan terorganisir.
  • Alternatif transportasi kolektif ini merupakan bentuk dukungan sosial perusahaan yang juga berkontribusi pada efisiensi energi dan penurunan risiko kecelakaan.

Suara.com - Mudik Lebaran selalu identik dengan jalanan padat dan perjalanan panjang yang melelahkan. Setiap tahun, jutaan orang memilih pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi—yang pada akhirnya berkontribusi pada kemacetan, kelelahan pengemudi, hingga meningkatnya risiko kecelakaan di jalan.

Di tengah kondisi tersebut, tren mudik bersama mulai dilirik sebagai alternatif yang lebih aman, nyaman, sekaligus efisien. Salah satunya terlihat dari penyelenggaraan program Mudik Bersama 2026 yang melibatkan berbagai BUMN, termasuk IDSurvey Group.

Tahun ini, IDSurvey bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia memberangkatkan sekitar 1.400 pemudik ke berbagai daerah di Indonesia. Para peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari masyarakat umum hingga para pekerja pendukung seperti petugas keamanan, resepsionis, pengemudi, dan petugas kebersihan.

Alternatif Nyata Kurangi Kepadatan Jalan

Mudik bersama bukan sekadar program tahunan, tetapi juga bagian dari upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Dengan menyediakan 22 armada bus serta layanan kereta api, program ini melayani perjalanan ke berbagai kota seperti Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, hingga Palembang dan Padang. Untuk moda kereta, perjalanan difokuskan menuju Surabaya.

Pola perjalanan seperti ini dinilai lebih efisien karena mampu mengangkut banyak orang dalam satu waktu, sekaligus mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya.

Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna, menilai kehadiran transportasi bersama bisa menjadi solusi yang lebih tertata bagi pemudik.

Menurutnya, program seperti ini tidak hanya menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, tetapi juga membantu menekan penggunaan kendaraan pribadi yang selama ini mendominasi arus mudik.

baca juga

Lebih Aman dan Terorganisir

Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, mudik bersama juga menawarkan perjalanan yang lebih terorganisir.

Seluruh rangkaian keberangkatan telah dijadwalkan dengan jelas. Moda kereta api diberangkatkan lebih dulu dari Stasiun Pasar Senen pada 16 Maret 2026, sementara bus berangkat sehari setelahnya dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, serta titik lain di kantor entitas IDSurvey Group.

Program ini juga didukung sistem pendataan terintegrasi berbasis NIK lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan. Sistem ini membantu mencegah pendaftaran ganda sekaligus memastikan program tepat sasaran.

Dengan pengelolaan seperti ini, perjalanan mudik tidak hanya lebih rapi, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi peserta.

Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Bentuk Dukungan Sosial

Bagi banyak peserta, mudik bersama bukan hanya soal transportasi gratis atau terjangkau. Program ini juga membuka akses bagi kelompok masyarakat yang mungkin kesulitan melakukan perjalanan mudik secara mandiri.

CEO IDSurvey, Arisudono Soerono, menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, membantu masyarakat pulang kampung dengan lebih aman dan nyaman menjadi salah satu cara sederhana namun berdampak besar, terutama di momen Lebaran.

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia, R. Benny Susanto, yang melihat mudik bersama sebagai solusi praktis agar masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga tanpa harus menghadapi risiko perjalanan panjang sendirian.

Dampak Lebih Luas: Dari Jalan Raya hingga Lingkungan

Jika dilihat lebih jauh, pergeseran dari kendaraan pribadi ke transportasi bersama juga membawa dampak yang lebih luas.

Lebih sedikit kendaraan di jalan berarti:

  • potensi kemacetan berkurang
  • risiko kecelakaan bisa ditekan
  • konsumsi bahan bakar lebih efisien

Dalam jangka panjang, pola ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi dan penggunaan energi yang lebih bijak.

Program seperti ini sekaligus menunjukkan bagaimana kolaborasi antar BUMN bisa menjadi bagian dari solusi mobilitas saat musim mudik.

Menuju Tren Mudik yang Lebih Efisien

Dengan target lebih dari 100.000 pemudik secara nasional dalam program Mudik Bersama BUMN 2026, tren penggunaan transportasi kolektif diperkirakan akan terus meningkat.

Mudik tak lagi harus identik dengan perjalanan melelahkan menggunakan kendaraan pribadi. Kini, semakin banyak pilihan yang memungkinkan perjalanan tetap nyaman tanpa harus menghadapi stres di jalan.

Pada akhirnya, mudik bersama bukan hanya soal sampai ke kampung halaman, tetapi juga tentang bagaimana perjalanan itu bisa dibuat lebih aman, lebih efisien, dan lebih ramah bagi semua orang di jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Catat 6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum Hingga H-4

Kemenhub Catat 6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum Hingga H-4

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:44 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Mudik Nyaman Bersama BUMN, PNM Fasilitasi Ratusan Peserta Mudik Tanpa Cemas Ongkos

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

Link CCTV Tol Kualanamu-Tebing Tinggi Tanpa Aplikasi, Mudik Lebaran 2026 Makin Nyaman

Link CCTV Tol Kualanamu-Tebing Tinggi Tanpa Aplikasi, Mudik Lebaran 2026 Makin Nyaman

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia

Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Entertainment | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×