3. Menjawab dengan Doa Kebaikan Lainnya
Cara lain untuk menjawab ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” adalah dengan menambahkan doa kebaikan lainnya. Dalam Islam, tidak ada aturan baku yang mengharuskan jawaban hanya berupa kalimat tertentu. Selama jawaban tersebut berisi doa dan harapan baik, maka hal tersebut tetap dianggap sebagai balasan yang baik.
Misalnya, seseorang dapat menjawab dengan mengatakan, “Aamiin, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua,” atau “Aamiin, semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya.”
Jawaban seperti ini memberikan nuansa yang lebih personal dan menunjukkan harapan yang tulus untuk kebaikan bersama.
4. Menggabungkannya dengan Ucapan Mohon Maaf
Di Indonesia, ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” sering kali disertai dengan tradisi saling memaafkan. Oleh karena itu, banyak orang yang menjawab ucapan tersebut dengan menambahkan kalimat “mohon maaf lahir dan batin.” Tradisi ini sudah sangat melekat dalam budaya Lebaran di Indonesia, terutama ketika keluarga besar berkumpul dan saling bersalaman.
Menggabungkan doa dengan permohonan maaf membuat ucapan tersebut terasa lebih lengkap. Selain mendoakan agar amal ibadah diterima oleh Allah, kita juga sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Hal ini sejalan dengan makna Idul Fitri yang sering diartikan sebagai kembali kepada kesucian atau kembali kepada fitrah.
Saat seseorang menjawab dengan kalimat seperti “Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ia tidak hanya membalas doa tetapi juga menunjukkan kerendahan hati dan keinginan untuk memperbaiki hubungan.
Sikap seperti ini sangat penting dalam memperkuat silaturahmi dan menjaga keharmonisan hubungan keluarga maupun pertemanan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni