Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional

Dinda Rachmawati

Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:24 WIB
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak memerlukan kolaborasi nyata lintas sektor untuk mengatasi tingginya angka kekerasan berbasis gender.
  • Program PIHAK/WAC fokus memperkuat sistem perlindungan melalui peningkatan kapasitas layanan dan jejaring pemangku kepentingan terkait.
  • PT Takeda meraih dua Silver Awards PR INDONESIA 2026 atas manajemen pemangku kepentingan dan pengembangan berbasis komunitas.

Suara.com - Upaya memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak perempuan di Indonesia bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dijawab melalui kolaborasi nyata lintas sektor. 

Tingginya angka kekerasan berbasis gender menunjukkan bahwa masih banyak penyintas yang belum mendapatkan akses layanan yang aman, cepat, dan berkualitas.

Dalam konteks inilah, inisiatif seperti program Women at the Center (WAC) atau Perempuan Indonesia Hidup Tanpa Kekerasan (PIHAK) menjadi sangat relevan. 

Program ini tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga memperkuat fondasi sistem perlindungan itu sendiri, mulai dari peningkatan kapasitas tenaga layanan hingga membangun jejaring kerja sama antar pemangku kepentingan.

Pendekatan berbasis kolaborasi menjadi kunci utama. Pemerintah, organisasi internasional, sektor swasta, hingga komunitas lokal perlu bergerak bersama untuk memastikan bahwa setiap penyintas tidak hanya didengar, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang komprehensif. 

Tanpa sistem yang kuat, banyak kasus berisiko tidak tertangani secara optimal. Komitmen terhadap isu ini salah satunya tercermin melalui penghargaan yang diraih PT Takeda Innovative Medicines dalam ajang PR INDONESIA Awards 2026. 

Pada tahun ini, Takeda berhasil meraih dua penghargaan Silver dalam kategori “Public Affairs: Stakeholder Management” dan “Public Relations: Community-Based Development”, melanjutkan konsistensi prestasi selama tiga tahun berturut-turut.

Revi Renita, Head of Public Affairs and Communications PT Takeda Innovative Medicines, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menghadirkan dampak yang berkelanjutan. 

“Bagi Takeda, penghargaan ini bukan semata apresiasi atas program komunikasi, tetapi juga pengakuan atas pentingnya membangun kemitraan yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung prioritas kesehatan di Indonesia," ujarnya.

baca juga

Lebih lanjut kata Revi, pengakuan selama tiga tahun berturut-turut ini mencerminkan kerja tim yang solid serta kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah, organisasi profesi, dan mitra seperti UNFPA, dalam menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui program PIHAK/WAC, upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk nyata, seperti penguatan kapasitas penyedia layanan bagi penyintas kekerasan serta peningkatan akses terhadap manajemen kasus yang lebih terintegrasi.

Hal ini penting, mengingat banyak penyintas yang menghadapi berbagai hambatan, baik stigma sosial, keterbatasan informasi, hingga minimnya fasilitas layanan yang responsif gender.

Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci dalam menciptakan sistem perlindungan yang efektif. 

“Program PIHAK adalah bukti nyata komitmen bersama untuk memperkuat sistem perlindungan dan meningkatkan akses layanan bagi penyintas kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Indonesia," ujarnya.

Melalui kemitraan strategis ini, UNFPA bersama Takeda dan para pemangku kepentingan berupaya keras untuk memastikan bahwa setiap penyintas menerima dukungan yang aman, tepat, dan berkualitas.

Lebih dari sekadar program sosial, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh (health systems strengthening). Artinya, perlindungan terhadap penyintas tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dalam ekosistem layanan publik yang lebih luas.

Pengakuan yang diterima dalam ajang PR INDONESIA Awards 2026 menjadi bukti bahwa pendekatan komunikasi yang berdampak harus berjalan seiring dengan aksi nyata di lapangan. 

Namun, esensi utamanya tetap terletak pada bagaimana program-program tersebut mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ke depan, tantangan masih besar. Namun dengan komitmen yang konsisten serta kolaborasi yang semakin kuat, harapan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif bagi perempuan dan anak perempuan di Indonesia bukanlah hal yang mustahil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:45 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:09 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

3 Zodiak Paling Beruntung 17-23 Agustus 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak

Gempa NTT Tewaskan 38 Orang, Rumah hingga Bandara dan Pelabuhan Rusak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda

Hempas Kerutan Dahi Tanpa Botox! Spesialis Akupuntur Bongkar Teknik Pijat agar Wajah Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×