Berapa Hari Pemakaian Gas Elpiji 3 Kg? Simak Caranya untuk Lebih Hemat

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:10 WIB
Berapa Hari Pemakaian Gas Elpiji 3 Kg? Simak Caranya untuk Lebih Hemat
Gas Elpiji 3 kg. (Lazada)

Suara.com - Gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg atau sering disebut gas melon merupakan salah satu kebutuhan utama rumah tangga di Indonesia, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

Banyak orang bertanya-tanya, berapa lama gas 3 kg bisa bertahan? Jawabannya tentu tergantung pada beberapa faktor, termasuk pola penggunaan, jenis kompor, dan intensitas memasak setiap harinya.

Umumnya, gas LPG 3 kg dapat bertahan antara 22-23 hari pada pemakaian rumah tangga biasa jika digunakan untuk memasak sehari-hari dengan intensitas sedang selama 1 jam per hari dengan api besar. 

Namun, untuk penggunaan api besar selama 2 jam penuh per hari, maka gas LPG 3 kg akan habis sekitar 11-12 hari.

Lain halnya bagi para pedagang kuliner yang memasak dalam jumlah besar dan dalam waktu penggunaan yang lama, gas 3 kg bisa habis dalam waktu 1 hari.

Masa pemakaian gas Elpiji 3 kg sangat bergantung pada intensitas memasak harian. Secara umum, satu tabung gas 3 kg dapat bertahan selama: 

  • 6 – 7 hari: Jika digunakan oleh rumah tangga dengan intensitas memasak tinggi atau penggunaan 4–5 tabung per bulan.
  • 10 – 11 hari: Jika digunakan untuk memasak dengan durasi total 1–2 jam penuh per hari.
  • 20 – 22 hari: Untuk penggunaan rumah tangga yang lebih jarang atau hemat.
  • Hingga 30 hari: Dengan menerapkan teknik penghematan tertentu, seperti rutin membersihkan kompor dan menggunakan penutup panci. 

Jenis kompor juga bisa mempengaruhi, di mana kompor dengan efisiensi tinggi dapat menghemat konsumsi gas dibandingkan dengan kompor lama yang boros.

Tips Memperpanjang Usia Gas LPG

Untuk memperpanjang masa pakai gas LPG 3 kg, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, seperti menggunakan api sedang atau kecil saat memasak, memastikan api menyala dengan sempurna, dan rutin membersihkan kompor gas agar aliran gas tetap optimal.

baca juga

Gunakanlah selang gas yang mampu menahan tekanan gas hingga 500 psi. Jika selang gas kompor tidak memiliki daya tahan sebesar itu, maka selang akan lebih cepat longgar. Akibatnya, gas bisa bocor melalui celah-celah selang, sehingga gas cepat habis.

Pastikan menggunakan regulator berstandar SNI. Regulator SNI dirancang dengan keamanan yang baik, sehingga dapat mencegah kebocoran dan memastikan aliran gas tetap stabil saat digunakan.

Jika akan berpergian dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya lepas regulator dari tabung gas untuk memastikan tidak ada gas yang bocor. Langkah ini penting untuk menghindari risiko kebocoran yang bisa membahayakan keamanan rumah saat ditinggalkan dalam waktu yang lama.

Dengan memahami faktor-faktor di atas, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam penggunaan gas LPG dan menghindari kehabisan gas secara mendadak.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kompor Listrik 2 Tungku untuk Hemat Gas LPG 2026, Harga di Bawah Rp500 Ribuan

3 Kompor Listrik 2 Tungku untuk Hemat Gas LPG 2026, Harga di Bawah Rp500 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:00 WIB

Hemat Gas LPG, Ini 5 Rekomendasi Kompor Listrik Low Watt untuk Rumah Tangga

Hemat Gas LPG, Ini 5 Rekomendasi Kompor Listrik Low Watt untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:45 WIB

Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah

Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:02 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×