11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

Ruth Meliana

Senin, 30 Maret 2026 | 10:23 WIB
11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis
ilustrasi menangis (Pexels/Nicoleta S.)
baca 10 detik
  • Sistem saraf yang terjebak dalam mode bertahan hidup akibat stres kronis menyebabkan kelelahan dan emosional.
  • Perilaku tidur berlebih dan mudah menangis bisa menandakan depresi atau penekanan emosi kompleks yang belum terselesaikan.
  • Kelelahan ekstrem akibat burnout, empati tinggi, atau kesulitan menetapkan batasan memicu respon emosional berlebihan.

Suara.com - Apakah kamu termasuk orang yang terlalu sering tidur dan menangis? Jika iya, kamu wajib memahami alasan "menyesakkan" di baliknya.

Ternyata, perilaku ini bukan tanpa alasan. Meskipun pengalaman tidur setiap orang berbeda, hal-hal seperti stres kronis, terlalu banyak bekerja, atau mengalami peristiwa hidup yang mengubah segalanya bisa menjelaskan perubahan perilaku yang dialami banyak orang.

Orang-orang yang terlalu banyak tidur dan mudah menangis biasanya memiliki alasan-alasan spesifik di baliknya. Berikut adalah 11 alasan "menyesakkan" yang mungkin sedang kamu alami:

1. Sistem saraf terjebak dalam mode bertahan hidup

Apakah karena stres kronis atau masalah kesehatan mental yang memicu kecemasan terus-menerus, jika sistem saraf seseorang tidak teratur dan terjebak dalam “mode survival”, mereka akan merasa lebih lelah dan emosional daripada biasanya.

Tubuh dan pikiran mereka terus mencari ancaman, bahkan dalam momen sehari-hari yang biasa saja. Hal ini membuat mereka kelelahan dan sulit untuk benar-benar istirahat.

Suasana tenang sebelum tidur justru bisa terasa mengancam, sehingga mereka lebih memilih tidur di siang hari ketika lingkungan terasa lebih aman.

2. Kamu menekan emosi yang kompleks

Menekan emosi rumit yang tak ingin dihadapi tidak hanya membuat seseorang lebih reaktif secara emosional dan kelelahan, tetapi juga dapat memperbesar pengalaman negatif dan mengusir hal-hal kecil yang positif.

baca juga

Jika kamu tidur lebih banyak atau menangis di saat tak terduga, bisa jadi karena semua emosi kompleks yang selama ini kamu pendam. Emosi tersebut tidak hilang begitu saja, melainkan muncul di waktu yang tidak tepat.

3. Kamu sedang mengalami depresi

Gangguan tidur sering menjadi gejala depresi, dan reaksi emosional yang berlebihan serta sensitivitas tinggi juga umum terjadi pada kamu yang sedang berjuang dengan kesehatan mental.

Orang yang depresi memiliki gejolak batin yang besar, sering tanpa keterampilan coping yang memadai. Bahkan momen kecil pun bisa memicu emosi intens. Tidur terasa seperti “tempat aman” untuk menghindari perjuangan sehari-hari.

4. Kamu sedang menghindari sesuatu

Menghindari emosi atau percakapan sulit memang memberi kenyamanan sementara, tapi justru memperburuk stres dan kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:17 WIB

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:55 WIB

Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan

Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:05 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×