11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

Ruth Meliana | Suara.com

Senin, 30 Maret 2026 | 10:23 WIB
11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis
ilustrasi menangis (Pexels/Nicoleta S.)
  • Sistem saraf yang terjebak dalam mode bertahan hidup akibat stres kronis menyebabkan kelelahan dan emosional.
  • Perilaku tidur berlebih dan mudah menangis bisa menandakan depresi atau penekanan emosi kompleks yang belum terselesaikan.
  • Kelelahan ekstrem akibat burnout, empati tinggi, atau kesulitan menetapkan batasan memicu respon emosional berlebihan.

Jika kamu lebih mudah lelah dan menangis karena hal sepele, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang menghindari banyak hal yang dipendam dalam hati.

5. Kamu mengalami burnout dan kelelahan ekstrem

Burnout bukan hanya karena kerja berlebihan, melainkan juga pengalaman emosional. Ia dapat memicu reaktivitas emosional dan emosi besar yang selama ini ditekan oleh kesibukan.

Burnout juga mengacaukan jadwal tidur dan menyebabkan kelelahan kronis. Jika kamu memikul terlalu banyak tanggung jawab tanpa dukungan, pola tidur dan respons emosinya akan terganggu.

6. Kamu sangat sensitif dan empati

Orang-orang yang sangat sensitif dan empatik mudah terstimulasi berlebihan oleh hal-hal yang orang lain anggap biasa.

Mereka sering menyerap emosi orang lain atau kesulitan mengatakan “tidak”, sehingga akhir hari mereka merasa overwhelmed secara emosional dan fisik. Menangis dan tidur menjadi cara alami untuk melepaskan emosi dan mengisi ulang energi.

7. Kamu sedang berduka (grieving)

Duka adalah pengalaman yang sangat pribadi dan sulit. Banyak orang merasa kesepian, mengalami perubahan kualitas tidur, dan bahkan muncul masalah kesehatan mental baru.

Di tengah kesibukan sehari-hari, tidur lebih banyak dan menangis di saat acak menjadi cara umum untuk mengatasi duka. Setiap orang berduka dengan caranya sendiri.

8. Kamu merasa tidak dimengerti

Merasa tidak dimengerti atau dikucilkan dapat menurunkan kepuasan hidup, meningkatkan stres, dan mengurangi motivasi. Rasa sakit karena merasa seperti orang luar dalam komunitas atau bahkan dalam hidup sendiri sangat menyiksa.

Tidur berlebihan dan mudah menangis bisa menjadi mekanisme coping satu-satunya, meski pada akhirnya justru memperburuk rasa kesepian.

9. Kamu memiliki trauma yang belum terselesaikan

Trauma yang tidak terselesaikan dapat menyebabkan berbagai strategi coping buruk, kesepian, hubungan toksik, dan rasa tidak aman kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:17 WIB

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:55 WIB

Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan

Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend April 2026, Catat Waktunya!

Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend April 2026, Catat Waktunya!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 09:56 WIB

7 Rekomendasi Foundation yang Bagus untuk Makeup Awet Seharian

7 Rekomendasi Foundation yang Bagus untuk Makeup Awet Seharian

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 08:40 WIB

4 Zodiak Paling Hoki dan Makmur 30 Maret 2026, Siap-siap Kebanjiran Cuan!

4 Zodiak Paling Hoki dan Makmur 30 Maret 2026, Siap-siap Kebanjiran Cuan!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 08:26 WIB

Lari 100 Meter Naik Level: Dari Olahraga Jadi Hiburan Seru Bagi Anak Muda

Lari 100 Meter Naik Level: Dari Olahraga Jadi Hiburan Seru Bagi Anak Muda

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 08:05 WIB

7 Blush On Terbaik untuk Makeup Merona dan Awet Sepanjang Hari

7 Blush On Terbaik untuk Makeup Merona dan Awet Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:27 WIB

Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Skincare Pria, Tren Gentle Power Jadi Andalan Cowok Modern

Raditya Dika dan Aldi Taher Bahas Skincare Pria, Tren Gentle Power Jadi Andalan Cowok Modern

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:23 WIB

Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna

Ramadan Bikin Belanja Online Makin Ngebut, Tren Cashback Jadi Andalan Pengguna

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:18 WIB

Apa Perbedaan Cushion dan Foundation? Pastikan Tahu 7 Hal Ini

Apa Perbedaan Cushion dan Foundation? Pastikan Tahu 7 Hal Ini

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 07:04 WIB

Terpopuler: Link Pengumuman SNBP 2026, Shio Paling Beruntung Pekan Ini

Terpopuler: Link Pengumuman SNBP 2026, Shio Paling Beruntung Pekan Ini

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 06:50 WIB

5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan

5 Rekomendasi Smartband Murah untuk Olahraga, Fitur Lengkap Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:05 WIB