Berapa Gaji Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL di Lebanon?

Ruth Meliana

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:49 WIB
Berapa Gaji Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL di Lebanon?
UNIFIL di Lebanon (Instagram/@unifil-official)

Suara.com - Pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menjadi perhatian publik seiring meningkatnya konflik di sejumlah wilayah dunia. Salah satu misi yang cukup dikenal adalah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), di mana Indonesia secara aktif mengirimkan prajurit TNI sebagai bagian dari kontribusi menjaga stabilitas global.

Di balik tugas berat dan penuh risiko tersebut, banyak yang penasaran sebenarnya berapa gaji prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon?

Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa misi perdamaian PBB bukanlah operasi yang murah. Setiap penugasan harus melalui proses panjang, mulai dari pengajuan proposal anggaran hingga persetujuan Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Proposal ini mencakup berbagai kebutuhan operasional, seperti transportasi, logistik, perlengkapan militer, hingga biaya personel.

Setelah itu, anggaran tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari Majelis Umum PBB. Transparansi menjadi hal penting, sehingga setiap misi diwajibkan menyusun laporan penggunaan dana secara rinci.

Sebagai gambaran, pada periode 2021–2022, Majelis Umum PBB menyetujui anggaran operasi perdamaian sebesar US$6,38 miliar. Angka ini menunjukkan betapa besar investasi global untuk menjaga perdamaian dunia. Pertanyaan berikutnya siapa yang membayar atau memberi gaji pasukan perdamaian?

Berbeda dari anggapan umum, PBB sebenarnya tidak memiliki tentara tetap. Pasukan perdamaian merupakan personel militer yang dikirim oleh negara anggota, termasuk Indonesia. Artinya, gaji pokok prajurit tetap dibayarkan oleh pemerintah masing-masing negara sesuai pangkat dan jabatan.

Dalam konteks Indonesia, prajurit TNI yang ditugaskan ke Lebanon tetap menerima gaji utama dari negara, sama seperti saat mereka bertugas di dalam negeri. Besaran gaji ini mengikuti struktur kepangkatan, mulai dari tamtama, bintara, hingga perwira.

Meski gaji pokok berasal dari negara, PBB memberikan kompensasi tambahan kepada setiap personel yang terlibat dalam misi perdamaian. Sejak 1 Juli 2019, PBB menetapkan uang saku sebesar US$1.428 per orang per bulan.

Jika dikonversikan ke rupiah (tergantung kurs), jumlah ini setara dengan Rp24.200.000 – Rp24.300.000 setiap bulannya. Uang ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi personel dalam menjaga perdamaian dunia.

baca juga

Tidak hanya itu, PBB juga memberikan penggantian biaya kepada negara penyumbang pasukan untuk perlengkapan militer yang digunakan selama operasi berlangsung. Hal ini mencakup kendaraan, peralatan, hingga logistik lain yang mendukung tugas di lapangan.

Gaji Prajurit TNI dalam Misi UNIFIL

Prajurit TNI yang bertugas dalam misi luar negeri seperti UNIFIL umumnya menerima penghasilan lebih besar dibandingkan saat bertugas di dalam negeri. Selain gaji pokok dari pemerintah Indonesia, mereka juga mendapatkan tambahan berupa uang saku dari PBB.

Kondisi ini sering disebut sebagai “gaji dobel”, meskipun secara teknis terdiri dari beberapa komponen berbeda. Bahkan, dalam beberapa kasus, pembayaran tambahan ini menggunakan mata uang asing, sehingga nilainya bisa lebih tinggi tergantung kurs yang berlaku. 

Namun, perlu dicatat bahwa besaran total penghasilan tidak selalu sama untuk setiap prajurit. Ada beberapa faktor yang menentukan jumlah penghasilan prajurit TNI dalam misi UNIFIL, di antaranya:

1. Pangkat dan Jabatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI

Apa Itu UNIFIL? Diserang Israel hingga Tewaskan Prajurit TNI

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:12 WIB

Profil Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:03 WIB

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Terkini

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

×