- Harga berbagai jenis plastik di Indonesia melonjak drastis hingga 100 persen sejak awal April 2026.
- Kenaikan harga plastik dipicu akibat gangguan pasokan global karena konflik geopolitik di Timur Tengah.
- Pelaku UMKM dan pedagang pasar terpaksa menaikkan harga jual produk.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sedang mencari alternatif pasokan bahan baku dari negara non-Timur Tengah. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan Indonesia akan mempercepat diversifikasi impor dan mendorong penggunaan bahan daur ulang.
Harga sampah plastik bersih pun ikut naik menjadi Rp3.000/kg dari sebelumnya Rp2.500/kg, menandakan peluang bagi industri daur ulang. Namun, IKAPPI mendesak intervensi lebih cepat agar stok tidak habis dalam 50 hari ke depan.
Secara keseluruhan, update harga plastik per 7 April 2026 menunjukkan tren kenaikan yang belum stabil. Para pelaku usaha disarankan melakukan pembelian stok secara bertahap dan mempertimbangkan kemasan alternatif ramah lingkungan.
Dengan kondisi ini, diprediksi harga plastik masih akan fluktuatif hingga pasokan stabil kembali. Pantau terus update harga plastik resmi dari IKAPPI dan BPS untuk informasi terkini.