- Pembeli perlu mengenali undertone kulit guna memilih label produk foundation yang tepat agar tidak terlihat kusam.
- Pengujian warna foundation wajib dilakukan di area rahang dan dilihat di bawah pencahayaan sinar matahari alami.
- Produk harus didiamkan selama 20 menit untuk memantau efek oksidasi serta disesuaikan dengan jenis hasil akhir foundation.
Suara.com - Bagi banyak wanita, menemukan shade foundation yang benar-benar "menyatu" dengan warna kulit bagaikan mencari jarum dalam jerami.
Sering kali, kita merasa sudah memilih warna yang tepat di bawah lampu toko kosmetik yang terang. Namun saat sampai di rumah dan melihat ke cermin, wajah justru terlihat seperti memakai topeng atau malah tampak kusam.
Kesalahan memilih shade foundation adalah mimpi buruk bagi hasil akhir makeup. Alih-alih mendapatkan tampilan yang flawless dan natural, warna yang salah justru bisa merusak seluruh riasan.
Agar Anda tidak lagi membuang-buang uang untuk produk yang tidak terpakai, simak 5 cara mudah memilih warna foundation yang sesuai dengan warna asli kulit Anda berikut ini.
1. Kenali "Undertone" Kulit Anda (Bukan Sekadar Warna Permukaan)
Langkah pertama dan paling krusial adalah memahami perbedaan antara skintone (warna permukaan kulit) dan undertone (warna dasar di bawah permukaan kulit).
Skintone bisa berubah karena paparan matahari, namun undertone akan selalu sama seumur hidup.
Secara umum, ada tiga jenis undertone:
Cool: Cenderung ke arah pink, kemerahan, atau kebiruan. Biasanya nadi di pergelangan tangan berwarna biru atau ungu.
Warm: Cenderung ke arah kuning, emas, atau persik. Nadi biasanya terlihat berwarna hijau.
Neutral: Campuran antara keduanya. Nadi terlihat berwarna biru-hijau.
Tips:
Jika Anda memiliki warm undertone namun menggunakan foundation dengan cool undertone, wajah Anda kemungkinan besar akan terlihat abu-abu.
Pastikan label produk sesuai dengan undertone Anda (biasanya ditandai dengan kode C untuk Cool, W untuk Warm, dan N untuk Neutral).

2. Jangan Lakukan "Swatch" di Punggung Tangan