Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:21 WIB
Visual Storytelling, Tren Baru Suarakan Pentingnya Jaga Alam dan Satwa Liar
Kompetisi fotografi dan videografi satwa liar. (dok. ist)
  • IAPVC 2026 diluncurkan pada 23 Mei 2026 di Taman Bendera Pusaka untuk memperingati tiga puluh lima tahun kompetisi visual satwa.
  • Kompetisi bertema From Lens to Legacy ini bertujuan membangun kesadaran pelestarian alam melalui karya fotografi dan videografi kreatif.
  • Program ini memperluas jangkauan ke Asia Tenggara serta Australia untuk meningkatkan dampak edukasi konservasi melalui komunitas dan workshop profesional.

Suara.com - Di tengah derasnya arus konten digital, cara generasi muda menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan kini ikut berubah. Bukan lagi hanya lewat kampanye atau tulisan panjang, tetapi melalui visual yang kuat, emosional, dan mudah menjangkau banyak orang. Fotografi dan videografi alam perlahan berkembang menjadi medium storytelling baru yang tidak sekadar estetis, tetapi juga membawa pesan konservasi.

Fenomena ini terlihat dalam peluncuran International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 yang digelar di Taman Bendera Pusaka pada 23 Mei 2026. Memasuki usia ke-35 tahun, ajang ini menunjukkan bagaimana karya visual satwa liar kini semakin dekat dengan gaya hidup kreatif generasi muda yang gemar bercerita melalui kamera.

Mengusung tema “From Lens to Legacy”, IAPVC tahun ini ingin menegaskan bahwa sebuah foto atau video tidak berhenti sebagai dokumentasi visual semata. Di balik setiap gambar, ada cerita, emosi, dan pesan yang bisa membangun kesadaran publik tentang pentingnya menjaga alam dan satwa liar.

Board Advisory Taman Safari Indonesia Group, Agus Santoso, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menggambarkan bagaimana karya visual dapat menjadi warisan kesadaran bagi generasi mendatang.

Menurutnya, setiap gambar memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan menciptakan dampak yang lebih luas. Ia juga menyebut perjalanan panjang IAPVC selama 35 tahun telah menjadi bagian dari legacy yang terus menghubungkan kreativitas, edukasi, dan semangat pelestarian alam melalui karya visual.

Menariknya, perkembangan budaya visual ini juga berjalan beriringan dengan tumbuhnya komunitas kreatif berbasis minat. Tahun ini, IAPVC sekaligus meresmikan Komunitas Foto IAPVC sebagai ruang bagi para pecinta fotografi satwa dan alam untuk saling berbagi inspirasi sekaligus memperkuat pesan konservasi lewat karya mereka.

Tren tersebut memperlihatkan bahwa fotografi alam kini bukan lagi sekadar hobi niche. Aktivitas memotret satwa liar, mengabadikan lanskap, hingga membuat video dokumenter pendek mulai menjadi bagian dari gaya hidup kreatif yang diminati banyak anak muda. Apalagi di era media sosial, visual memiliki kemampuan menyampaikan pesan secara cepat dan emosional.

Tak sedikit pula kreator muda yang kini menjadikan isu lingkungan sebagai bagian dari identitas kontennya. Mulai dari dokumentasi satwa endemik, eksplorasi alam, hingga edukasi soal konservasi dikemas dengan pendekatan visual yang lebih personal dan relatable bagi audiens digital.

Sebagai platform internasional, IAPVC 2026 juga memperluas jangkauannya ke kawasan Asia Tenggara dan Australia. Langkah ini memperkuat posisinya sebagai salah satu wadah visual storytelling satwa liar yang semakin relevan secara global.

Selain kompetisi fotografi dan videografi satwa liar, IAPVC 2026 akan menghadirkan berbagai program kreatif seperti workshop fotografi di sekolah dan universitas, penjurian oleh profesional wildlife photography dan filmmaking, hingga malam penghargaan bagi para pemenang.

Lebih dari sekadar lomba, perjalanan IAPVC selama lebih dari tiga dekade menunjukkan bagaimana visual bisa menjadi jembatan antara seni, edukasi, pariwisata, dan konservasi. Sebab di era digital hari ini, satu foto yang kuat terkadang mampu menyampaikan kepedulian yang lebih membekas daripada ribuan kata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Festival Storytelling, Cerita Rakyat Kembali Digaungkan untuk Generasi Muda

Lewat Festival Storytelling, Cerita Rakyat Kembali Digaungkan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:44 WIB

Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?

Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 17:55 WIB

Momen Langka Gajah Liar Melahirkan di Pinggir Jalan Viral, Netizen Tersentuh

Momen Langka Gajah Liar Melahirkan di Pinggir Jalan Viral, Netizen Tersentuh

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan

Bedak Padat Hanasui Agar Natural Pakai Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bisa Disesuaikan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:43 WIB

4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus

4 Pore Filler Primer untuk Menyamarkan Pori-Pori agar Makeup Tampak Lebih Mulus

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:35 WIB

Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun

Alasan Mengapa Banyak Orang Selalu Menantikan Arigato Indonesia Setiap Tahun

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:46 WIB

7 Barang Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui yang Bisa Ditaruh di Rumah

7 Barang Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui yang Bisa Ditaruh di Rumah

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:45 WIB

6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami

6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB

4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah

4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:26 WIB

4 Cara Merebus Daging Kurban biar Cepat Empuk tanpa Panci Presto

4 Cara Merebus Daging Kurban biar Cepat Empuk tanpa Panci Presto

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:05 WIB

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

5 Sampo Rosemary untuk Atasi Kebotakan, Rambut Segar dan Kuat Seharian

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:34 WIB

Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana

Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:17 WIB

Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban Pakai Uang Istri? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:05 WIB