Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra

Vania Rossa

Kamis, 09 April 2026 | 15:57 WIB
Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra
Andy Saputra, konten kreator Indonesia yang berbasis di New Zealand. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Selandia Baru atau New Zealand terus menjadi magnet bagi profesional dunia, termasuk dari Indonesia, yang mendambakan keseimbangan kualitas hidup dan karier yang mapan. 
  • Andy Saputra, seorang konten kreator Indonesia yang telah membangun kehidupan di Auckland sejak 2013, menginisiasi webinar eksklusif bertajuk “Unlocking New Zealand Skilled Migrant Pathways 2026”.
  • Andy ingin memberikan pemahaman yang lebih sistematis mengenai mekanisme Skilled Migrant Category, terutama karena adanya sejumlah perubahan kebijakan yang akan mulai berlaku pada 2026.

Suara.com - Selandia Baru atau New Zealand terus menjadi magnet bagi profesional dunia, termasuk dari Indonesia, yang mendambakan keseimbangan kualitas hidup dan karier yang mapan. Namun, memasuki tahun 2026, terdapat berbagai pembaruan regulasi imigrasi yang menuntut pemahaman mendalam bagi siapa pun yang ingin menetap secara permanen.

Menanggapi kebutuhan informasi tersebut, Andy Saputra, seorang konten kreator Indonesia yang telah membangun kehidupan di Auckland sejak 2013, menginisiasi webinar eksklusif bertajuk Unlocking New Zealand Skilled Migrant Pathways 2026. Melalui inisiatif ini, Andy berupaya memastikan calon migran Indonesia memiliki peta yang akurat untuk menembus ketatnya persaingan Skilled Migrant Category (SMC).

Bagi komunitas Indonesia yang tertarik pada isu migrasi, nama Andy Saputra sudah tidak asing lagi. Ia adalah YouTuber dan edukator digital yang secara konsisten membagikan realita kehidupan, studi, dan peluang kerja di New Zealand.

Sejak menetap 13 tahun lalu, Andy telah bertransformasi menjadi jembatan informasi penting. Melalui pendekatan yang jujur dan transparan, ia membantu ribuan pengikutnya memahami bahwa pindah ke luar negeri bukan sekadar soal mimpi, melainkan tentang strategi hukum dan kesiapan kompetensi yang matang.

Menavigasi Aturan Baru Skilled Migrant 2026

Tantangan terbesar bagi calon migran di tahun ini adalah perubahan poin pada Skilled Migrant Category yang mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

“Di tahun 2026 ada beberapa perubahan penting pada Skilled Migrant Category yang mulai berlaku pada Agustus. Banyak orang Indonesia masih bingung dengan sistem poin, syarat terbaru, dan strategi aplikasi yang tepat,” ujar Andy Saputra dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa webinar ini disusun untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai proses aplikasi, sehingga peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang sebelum mengajukan permohonan residensi.

Acara ini akan berlangsung secara daring pada 30 April 2026 pukul 16.00 NZST atau 11.00 WIB melalui platform Zoom.

baca juga

Dalam sesi tersebut, Andy Saputra akan memandu diskusi bersama dua pembicara yang memiliki latar belakang profesional di bidang imigrasi. Salah satunya adalah Hannah Alcantara, immigration lawyer dari Queen City Law di Auckland yang memiliki pengalaman menangani berbagai kasus visa Skilled Migrant. Ia akan menjelaskan persyaratan terbaru, perubahan regulasi, serta strategi yang dapat membantu calon pelamar menghindari kesalahan dalam proses aplikasi.

Selain itu, Henny Bunardy, Relationship & Business Development Manager, juga akan memberikan penjelasan mengenai tahapan aplikasi, persiapan dokumen, serta estimasi waktu yang diperlukan dalam proses pengajuan visa.

Selama sesi yang berlangsung sekitar 60 hingga 90 menit, peserta akan mendapatkan paparan mengenai berbagai aspek penting dalam jalur Skilled Migrant Category. Materi yang dibahas meliputi persyaratan eligibilitas terbaru, sistem penilaian poin, tahapan pengajuan aplikasi, serta sejumlah kesalahan umum yang sering menyebabkan penolakan.

Webinar ini diproduksi dan didukung oleh Anavrin Media, perusahaan digital media berbasis di New Zealand yang berfokus pada produksi konten, storytelling, serta pengembangan strategi digital. 

Selain sebagai penggagas inisiatif konten edukatif, Anavrin Media juga berperan dalam produksi konten digital, pengelolaan platform distribusi informasi, serta pengembangan sistem pendaftaran dan pengalaman pengguna dalam berbagai kegiatan daring yang diselenggarakan.

Melalui kolaborasi ini, Andy Saputra berharap masyarakat Indonesia dapat memperoleh informasi yang lebih jelas dan terstruktur mengenai jalur migrasi profesional ke New Zealand, sehingga dapat mempersiapkan langkah mereka dengan lebih matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Pembagian THR di Balikpapan Berujung Teror, Konten Kreator Zainoel Arifin Resmi Minta Maaf

Kritik Pembagian THR di Balikpapan Berujung Teror, Konten Kreator Zainoel Arifin Resmi Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 12 Maret 2026 | 12:01 WIB

Tips Aman dari Klaim Hak Cipta di YouTube, Bisa Gunakan Audio Library

Tips Aman dari Klaim Hak Cipta di YouTube, Bisa Gunakan Audio Library

Tekno | Selasa, 10 Maret 2026 | 10:00 WIB

Spesifikasi iPad Air 2026 M4: Tablet Tipis dengan AI, Cocok untuk Konten Kreator

Spesifikasi iPad Air 2026 M4: Tablet Tipis dengan AI, Cocok untuk Konten Kreator

Tekno | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:02 WIB

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

GP Al Washliyah Tolak Aksi AMPB di DPR: Jangan Klaim Wakili Seluruh Rakyat

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy

Dilihat Langsung Prabowo dan Jokowi, Ini Besaran Mas Kawin Rizky Irmansyah untuk Chika Yenalovy

Entertainment | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

Malaysia dan Brunei Pakai Mekansime ASEAN Atasi Karhutla Kalimantan, Indonesia Gak Diajak?

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×