Beda Pendidikan Donald Trump vs Paus Leo XIV yang Bersitegang

Ruth Meliana

Jum'at, 17 April 2026 | 13:36 WIB
Beda Pendidikan Donald Trump vs Paus Leo XIV yang Bersitegang
Donald Trump dan Paus Leo XIV (Ist)

Suara.com - Presiden AS Donald Trump masih bersitegang dengan Paus Leo XIV selama beberapa hari terakhir ini terkait peperangan yang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Paus Leo XIV menyerukan untuk memilih perdamaian daripada mengedepankan kekuasaan yang berujung peperangan.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut mengatakan bahwa ia mempunyai kewajiban moral dalam menentang perang serta menyebut ancaman Trump untuk menyerang peradaban Iran tidak dapat diterima.

Sikap Paus Leo yang cenderung mengedepankan perdamaian, sempat menjadi bulan-bulanan Trump hingga menyebut Paus “lemah” dan “salah”.

Bahkan, yang terbaru Trump berbicara pada wartawan di Gedung Putih pada, Kamis 16 April 2026. Pernyataannya malah mengajari Paus Leo tentang perang di Iran, termasuk bahwa Iran tidak boleh mempunyai senjata nuklir.

“Paus harus memahami bahwa Iran telah membunuh lebih dari 42.000 orang selama beberapa bulan terakhir. Mereka adalah demonstran yang sama sekali tidak bersenjata. Paus harus memahami itu. Inilah dunia nyata, dunia yang kejam,” ucap Trump.

“Paus harus mengerti, ini sangat sederhana, Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Dunia akan berada dalam bahaya besar,” ujarnya.

Karakteristik berbeda dalam menghadapi konflik global antara Trump dan Paus Leo, sedikit banyak dipengaruhi latar belakang pendidikan yang ditempuh kedua tokoh besar tersebut.

Artikel ini akan mengulas singkat tentang latar belakang pendidikan Donald Trump dan Paus Leo XIV.

baca juga

Profil Pendidikan Donald Trump

Pendidikan Trump lebih fokus pada disiplin militer dan manajemen bisnis. Mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak sampai SMP, ia bersekolah di sekolah swasta Pantai Timur yang bernama Kew Forest School.

Akan tetapi, sebab perilaku Trump yang berbeda dari kebanyakan anak seusianya. Maka saat usia 12 tahun orang tua Presiden AS ini mengirimnya bersekolah di Akademi Militer New York.

Sekolah tersebut merupakan asrama swasta yang berada di bagian utara New York. Melansir informasi dari Best Colleges, selama setahun terakhirnya menempuh pendidikan di sana, Trump mendapat promosi sebagai kapten.

Setelah lulus dari Akademi Militer New York, ia mendaftar kuliah di Universitas Fordham, sebuah Universitas Jesuit dan Katolik di Bronx pada tahun 1964-1966.

Setelah dua tahun di Universitas Fordham, Trump lalu pindah ke University of Pennsylvania di Philadelphia. Ia memutuskan pindah ke lembaga pendidikan bernama The Wharton School, berhasil meraih gelar Sarjana Sains dan Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 08:22 WIB

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×