8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti

Ruth Meliana

Kamis, 16 April 2026 | 09:29 WIB
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-henti (kolase)

Suara.com - Konflik antara Donald Trump dan Paus Leo XIV terus menjadi sorotan global. Serangan Trump yang berulang kali dilontarkan ke Paus membuat konflik ini berkembang menjadi isu besar.

Pernyataan demi pernyataan yang dilontarkan Trump terhadap Paus Leo semakin tajam dan personal, mulai dari menyebut Paus Leo lemah hingga mempertanyakan kapasitasnya sebagai pemimpin dunia.

Di sisi lain, respons Paus Leo yang tetap tenang justru membuat konflik ini semakin kontras dan menarik perhatian publik dunia.

Agar lebih memahami duduk perkara konflik yang menyita perhatian dunia ini, berikut 8 fakta di balik serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang tak henti-henti seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Berawal dari Perbedaan Sikap soal Konflik Iran

Konflik ini dipicu oleh perbedaan pandangan terkait situasi geopolitik, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Paus Leo XIV secara terbuka mengkritik retorika keras dan ancaman militer yang dilontarkan Trump.

Menurut Paus, pendekatan seperti itu hanya akan memperburuk keadaan dan memperpanjang penderitaan manusia. Ia menekankan bahwa jalan damai melalui dialog jauh lebih penting daripada kekuatan militer.

Namun, pandangan ini justru dianggap Trump sebagai sikap yang lemah dan tidak realistis dalam menghadapi ancaman global.

2. Trump Menyebut Paus Lemah dan Tidak Kompeten

baca juga

Salah satu serangan paling keras dari Trump adalah ketika ia menyebut Paus Leo XIV sebagai sosok yang “lemah dalam menghadapi kejahatan”.

“Paus Leo lemah dalam menangani kejahatan, dan buruk dalam kebijakan luar negeri,” tulis Trump dikutip dari The Guardian (16/4/2026).

Trump juga mengkritik Paus karena dianggap terlalu terlibat dalam isu politik global. Ia menyarankan agar Paus fokus pada urusan gereja dan tidak mencampuri kebijakan negara.

Bahkan, Trump menuding Paus condong ke kelompok politik tertentu dan tidak netral. Situasi ini semakin memanas karena menyentuh isu sensitif terkait hubungan antara agama dan politik.

3. Klaim Kontroversial soal Terpilihnya Paus

Dalam pernyataan yang cukup mengejutkan, Trump mengklaim bahwa terpilihnya Paus Leo XIV tidak lepas dari pengaruh dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×