Bakal Jadi Pegawai BUMN, Berapa Gaji Manajer Koperasi Merah Putih? Ini Kata Zulkifli Hasan

Nur Khotimah

Minggu, 19 April 2026 | 11:53 WIB
Bakal Jadi Pegawai BUMN, Berapa Gaji Manajer Koperasi Merah Putih? Ini Kata Zulkifli Hasan
Berapa Gaji Manajer Koperasi Merah Putih? Ini Kata Zulkifli Hasan

Suara.com - Program Koperasi Merah Putih tengah menjadi sorotan publik setelah membuka lowongan kerja besar-besaran pada April 2026.

Kesempatan ini terbuka lebar bagi para pencari kerja, termasuk fresh graduate yang ingin berkarier di sektor koperasi dan ekonomi kerakyatan.

Posisi yang ditawarkan pun cukup strategis, mulai dari manajer koperasi hingga pegawai Kampung Nelayan.

Menariknya, rekrutmen ini tidak hanya menawarkan pengalaman kerja, tetapi juga peluang untuk menjadi bagian dari ekosistem yang terhubung dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak heran jika banyak pelamar penasaran dengan besaran gaji yang ditawarkan, khususnya untuk posisi manajer Koperasi Merah Putih.

Lantas, sebenarnya berapa gaji manajer koperasi dalam program ini?

Berapa Gaji Manajer Koperasi Merah Putih?

Manajer Koperasi Merah Putih (Dokumentasi Panselnas).
Manajer Koperasi Merah Putih (Dokumentasi Panselnas).

Hingga saat ini, pemerintah memang belum merilis angka pasti terkait gaji untuk posisi manajer Koperasi Merah Putih.

Namun, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan sedikit gambaran mengenai skema pengupahan yang akan diterapkan.

Menurut Zulkifli Hasan, besaran gaji akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan masing-masing calon pekerja.

baca juga

Artinya, pelamar dengan jenjang pendidikan lebih tinggi berpotensi mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan lulusan di bawahnya. Skema ini dinilai lebih fleksibel dan mempertimbangkan kompetensi individu.

"Kan ada D3, D4, S1, entar lah ya. Gajinya bisa diikutin, bisa diikutin," terang Zulkifli Hasan saat konferensi pers di Kantor Kemenko Pangan pada 15 April 2026.

Meski belum ada angka resmi untuk posisi manajer, gambaran kisaran gaji dapat dilihat dari posisi lain dalam program Koperasi Merah Putih.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR pada 8 September 2025, Menteri Koperasi Ferry Juliantoro mengungkapkan bahwa Kementerian Koperasi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp156 miliar untuk membayar 8.000 tenaga pendamping.

Tenaga pendamping tersebut diketahui menerima gaji sekitar Rp6,5 juta per bulan. Mereka bertugas membantu operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.

Sementara itu, posisi asisten bisnis yang juga terlibat dalam program ini mendapatkan gaji sebesar Rp7,5 juta per bulan.

Informasi ini merujuk pada Surat Edaran Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rekrutmen Asisten Bisnis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Namun, perlu dicatat bahwa kontrak kerja untuk posisi asisten bisnis ini bersifat sementara, yakni selama tiga bulan.

Dengan melihat angka tersebut, banyak pihak memperkirakan bahwa gaji manajer Koperasi Merah Putih kemungkinan berada di atas kisaran Rp7,5 juta per bulan.

Apalagi, posisi manajer memiliki tanggung jawab yang lebih besar, termasuk mengelola operasional koperasi, mengawasi tim, hingga memastikan keberlanjutan usaha.

Namun demikian, kepastian mengenai besaran gaji tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah atau panitia seleksi nasional.

Bagi Anda yang tertarik melamar, pendaftaran seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026 telah dibuka sejak 15 April 2026 dan akan berlangsung hingga 24 April 2026.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di alamat https://phtc.panselnas.go.id.

Seleksi ini terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui secara berurutan. Setelah tahap pengumuman dan pendaftaran, peserta akan mengikuti seleksi administrasi yang berlangsung hingga 25 April 2026. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 26 hingga 27 April 2026.

Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 14 Mei 2026. Hasilnya akan diumumkan pada 17 hingga 19 Mei 2026.

Selanjutnya, peserta juga akan mengikuti seleksi kompetensi tambahan sebelum akhirnya pengumuman kelulusan akhir dirilis pada 15 hingga 17 Juni 2026.

Sebelum mendaftar, calon pelamar perlu memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Salah satu syarat utama adalah pendidikan minimal Diploma 3 (D3) dari semua jurusan. Selain itu, pelamar juga harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.

Batas usia maksimal yang ditentukan adalah 35 tahun saat mendaftar. Faktor domisili juga menjadi pertimbangan penting dalam proses seleksi.

Jika terdapat pelamar dengan nilai yang sama, maka kandidat yang berasal dari daerah penempatan akan diprioritaskan.

Dari sisi administrasi, pelamar wajib menyiapkan sejumlah dokumen penting. Dokumen tersebut meliputi pas foto formal terbaru, e-KTP, ijazah dan transkrip nilai asli, serta surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari fasilitas kesehatan pemerintah.

Selain itu, pelamar juga diwajibkan menyertakan surat pernyataan bermaterai yang formatnya dapat diunduh melalui laman resmi Panselnas.

Dengan peluang karir yang menjanjikan dan sistem seleksi yang transparan, rekrutmen Koperasi Merah Putih 2026 menjadi kesempatan emas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berbasis koperasi.

Meski besaran gaji manajer belum diumumkan secara resmi, skema yang disampaikan oleh Zulkifli Hasan memberikan gambaran bahwa kompensasi akan disesuaikan dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelamar yang ingin berkembang di sektor ini.

Bagi Anda yang memenuhi syarat, tak ada salahnya mencoba peruntungan dan menjadi bagian dari transformasi ekonomi melalui Koperasi Merah Putih.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syarat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih yang Gaji Capai Rp8 Juta Per Bulan

Syarat Daftar Manajer Koperasi Merah Putih yang Gaji Capai Rp8 Juta Per Bulan

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 13:01 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Link Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar

Link Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×