- Time Out merilis daftar kota paling ramah pejalan kaki di dunia tahun 2026 berdasarkan survei penduduk global.
- Seoul, Edinburgh, New York, Kopenhagen, dan Oslo menempati posisi teratas berkat infrastruktur serta tata kota yang mendukung.
- Kota-kota tersebut terpilih karena memiliki aksesibilitas tinggi, keamanan, serta kebijakan yang memprioritaskan ruang bagi para pejalan kaki.
Suara.com - Bagi banyak wisatawan, cara terbaik untuk menjelajahi sebuah kota baru adalah dengan jalan kaki.
Dengan berjalan kaki, kita dapat melihat detail-detail kecil yang sering terlewatkan dari jendela mobil: aroma kopi dari kafe lokal, detail arsitektur kuno, hingga interaksi hangat dengan warga lokal.
Namun tentunya tak semua kota ramah dengan pejalan kaki. Lantas, kota mana saja di dunia ini yang paling nyaman untuk jalan kaki?
Untuk mengetahuinya, Time Out baru saja merilis daftar Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia untuk tahun 2026.
Daftar tersebut dibuat berdasarkan survei terhadap ribuan penduduk kota di seluruh dunia.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kota-kota yang menempati posisi teratas dalam daftar Most Walkable Cities 2026.
1. Seoul, Korea Selatan
Seoul menduduki posisi pertama berkat perpaduan antara keamanan yang sangat tinggi baik siang maupun malam dan infrastruktur pejalan kaki yang inovatif.
Distrik seperti Myeongdong, Insadong, dan Hongdae memang dirancang untuk dieksplorasi dengan berjalan kaki.
Kemudian ada jalur pejalan kaki seperti Seoullo 7017, sebuah taman layang sepanjang 1.074 meter yang dulunya adalah jalan tol.
Ada pula jalur pedestrian di sepanjang Sungan Cheonggyecheon di pusat kota yang menghubungkan berbagai atraksi utama dan stasiun metro.
2. Edinburgh, Jerman
Meski memiliki jalanan berbatu (cobblestones) dan kontur yang berbukit, ibu kota Skotlandia ini tetap menjadi favorit.
Kota ini memberikan kemudahan bagi para pejalan karena sangat terkonsentrasi. Di mana mayoritas tempat ikonik seperti Kastil Edinburgh, Museum Nasional, dan Old Town berada dalam radius jalan kaki 15 menit.
Selain itu, beberapa atraksi utama Edinburgh dapat diakses dengan berjalan kaki, seperti mendaki ke puncak Arthur's Seat, gunung berapi yang sudah lama punah.
Hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk didaki dan menawarkan pemandangan kota yang tak tertandingi.
3. New York, Amerika Serikat
Kota yang dijuluki Big Apple ini dikenal sangat padat, bising, dan ramai.
Kendati begitu, New York tetap menjadi raja di Amerika untuk urusan berjalan kaki berkat sistem tata kota yang berbentuk kisi (grid) yang memudahkan navigasi.
20 blok membentang sekitar satu mil, dan Fifth Avenue adalah garis pemisah antara Manhattan Timur dan Barat.
Tak sampai di situ, kemudahan berjalan kaki juga meluas ke Brooklyn, khususnya di lingkungan barat laut borough seperti DUMBO, Cobble Hill, dan Williamsburg.
4. Kopenhagen, Denmark
Dikenal sebagai kota yang kompak, datar, dan memiliki kualitas udara yang sangat baik, menjadikannya salah satu kota paling nyaman di Eropa.
Ditunjang dari segi infrastruktur, karena jalanan di Kopenhagen memiliki zona pejalan kaki yang ditandai dengan jelas dan trotoar yang ditinggikan.
Belum lagi ibu kota Denmark ini adalah rumah bagi jalan khusus pejalan kaki pertama di Eropa, dan yang tetap menjadi salah satu yang terpanjang, yaitu Strøget.
5. Oslo, Norwegia
Oslo terus bertransformasi menjadi kota yang memprioritaskan ruang publik dan mengurangi akses kendaraan di pusat kota.
Misi utamanya adalah mengubah pusat kota bersejarah menjadi zona pejalan kaki sepenuhnya.
Sedikit demi sedikit, hal itu terwujud lewat penerapan jalur sepeda dan penghapusan tempat parkir yang telah memfasilitasi pengurangan lalu lintas yang signifikan.
Bahkan, penghapusan mobil secara bertahap antara tahun 2017 dan 2019 telah menyebabkan area pusat kota sebagian besar bebas mobil.
Itulah daftar teratas 5 kota di dunia yang ramah untuk jalan kaki. Ada yang kira-kira akan Anda kunjungi dalam waktu dekat?