Polisi menemukan sisa-sisa jenazah Celeste dalam kondisi membusuk dan termutilasi di dalam bagasi depan (frunk) mobil Tesla Model Y milik penyanyi d4vd (David Burke).
Mobil tersebut ditemukan dalam keadaan kotor dan ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan selama berminggu-minggu sebelum akhirnya diderek.
Penyelidikan mengungkapkan bahwa Celeste terakhir kali terlihat hidup pada 23 April 2025, saat ia diundang ke rumah sewaan mewah Burke di Hollywood Hills.
Jaksa menduga Burke membunuh remaja tersebut karena Celeste mengancam akan melaporkan hubungan seksual ilegal yang mereka jalani sejak Celeste berusia 13 tahun.
Hubungan tersebut berpotensi menjadi sebuah skandal yang dikhawatirkan Burke dapat menghancurkan karier musiknya yang sedang naik daun.
Burke sempat membatalkan tur dunianya segera setelah penemuan mayat tersebut.
Perkembangan Kasus d4vd
Pada April 2026, David Burke resmi ditangkap dan didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat pertama, tindakan cabul terhadap anak di bawah 14 tahun, serta mutilasi jenazah.
Dalam persidangan perdana pada 20 April 2026, Burke mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut.
Pengacaranya bersikeras bahwa Burke tidak menyebabkan kematian Celeste dan berjanji akan memberikan pembelaan yang kuat.
Jaksa mengungkapkan adanya 40 terabyte bukti digital, termasuk konten pornografi anak yang ditemukan di akun iCloud milik Burke saat penangkapan.
Jika terbukti bersalah atas pembunuhan dengan keadaan khusus, Burke terancam hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.
Kontributor : Armand Ilham