Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA

Farah Nabilla

Rabu, 29 April 2026 | 15:47 WIB
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Hatimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Lilis)

Suara.com - Perihal insiden tabrakan maut Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL yang mengakibatkan puluhan korban luka-luka hingga belasan jiwa meninggal dunia, menuai atensi dari berbagai pihak. Termasuk Menteri PPPA Arifah Fauzi dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dampak insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, pukul 20.25 WIB yang menelan korban jiwa rata-rata wanita, langsung menjadi perhatian Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Ia memberikan pendapat pada PT KAI, supaya gerbong khusus wanita di KRL untuk pindah posisi di area tengah rangkaian.

"Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," ujar Arifah kepada awak media saat selesai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa, 28 April 2026.

Lebih lanjut Arifah mengusulkan supaya ada perubahan posisi gerbong, yang mana area ujung diisi dengan gerbong pria.

"Jadi yang laki-laki di ujung. Depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah gitu," sambungnya.

Sementara itu, pendapat berbeda diutarakan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia tidak sependapat dengan usulan Menteri PPPA Arifah Fauzi untuk memindahkan gerbong wanita pada rangkaian KRL di tengah.

Pendapat AHY Tentang Usulan Pemindahan Gerbong Wanita di Rangkaian KRL

AHY mempunyai pendapat berbeda terkait dampak tabrakan kereta di Bekasi Timur yang menyasar gerbong khusus wanita pada rangkaian KRL.

baca juga

Menurutnya, entah itu wanita maupun laki-laki mempunyai kedudukan sama terkait perlindungan dan keselamatan jiwa saat menggunakan moda transportasi publik.

AHY menambahkan bahwa, pemberian jaminan keamanan dalam memakai transportasi publik tidak seharusnya memandang gender. Semua mempunyai hak sama atas hal tersebut.

Bahkan, ia menekankan yang seharusnya diperbaiki itu sistem transportasinya, supaya keamanan semakin meningkat.

"Jadi yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan laki-lakinya, tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan sistem transportasi publik lainnya ini aman, selamat, menghadirkan rasa aman, nyaman." kata AHY saat selesai menjenguk korban di RSUD Bekasi, Selasa, 28 April 2026.

"Dan juga safety first itu benar-benar bukan hanya menjadi jargon, tapi benar-benar bisa kita terapkan dengan baik," imbuhnya.

Pendapat AHY terkait pemindahan posisi gerbong wanita dalam rangkaian KRL dan perbaikan sistem transportasi, mengundang decak kagum publik khususnya para warganet.

Hal tersebut tidak terlepas dari latar belakang pendidikannya yang cenderung berhubungan dengan perlindungan serta keselamatan warga sipil tanpa membedakan gender.

Pendidikan Agus Harimurti Yudhoyono

Agus Harimurto Yudhoyono saat bertugas menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon tahun 2006. [Instagram/AHY]
Agus Harimurto Yudhoyono saat bertugas menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon tahun 2006. [Instagram/AHY]

AHY yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mempunyai latar belakang pendidikan militer dan politik.

Melansir informasi dari berbagai sumber, pria kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 tersebut merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara pada 1997 serta memperoleh Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas.

Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan di Akademi Militer. Sejak awal masuk pendidikan, AHY sering mendapatkan penghargaan. Tahun 1999, putra sulung SBY ini berhasil menerima medali Tri Sakti Wiratama atas prestasinya dalam akademik kepribadian, fisik.

Dari situlah, ia berhasil diangkat menjadi Komandan Resimen Korps Taruna. Lalu, setahun berselang tepatnya tahun 2000. AHY mendapat predikat terbaik serta menerima penghargaan Bintang Adhi Makayasa.

Setelah lulus dari Akmil, AHY menempuh pendidikan Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri serta Kursus Combat Intel. Tahun 2008, AHY ikut kursus Scuba Divers TNI AL di Kepulauan Seribu.

AHY bukan hanya menempuh pendidikan militer saja, tetapi pendidikan tinggi formal juga ditempuh hingga berhasil meraih tiga gelar pendidikan.

Gelar Master of Science in Strategic Studies dari Nanyang Technological University, Singapura pada tahun 2006. Gelar Master in Public Administration dari Harvard University, Amerika Serikat pada tahun 2010.

Selanjutnya berhasil meraih gelar Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University, AS, pada 2015 dengan predikat Summa Cum Laude dan IPK 4.0.

Masih berada pada tahun yang sama, AHY berhasil mendapat predikat Summa Cum Laude dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan

KAI Minta Warga Setop Bikin Perlintasan Liar: Bahayakan Masinis dan Pengguna Jalan

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:20 WIB

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Ini Alasan Ada Gerbong Khusus Perempuan dan Kenapa Letaknya di Belakang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 15:14 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:58 WIB

Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia

Saat Negara Gagal Hadir: Tragedi Anak NTT dan Luka Pendidikan Indonesia

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 14:48 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×