Sebelum Dipakai, Parfum Perlu Dikocok atau Tidak? Ini Faktanya agar Tak Keliru

Nur Khotimah

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:05 WIB
Sebelum Dipakai, Parfum Perlu Dikocok atau Tidak? Ini Faktanya agar Tak Keliru
Ilustrasi parfum. (Gemini AI)

Suara.com - Banyak orang memiliki kebiasaan mengocok botol parfum sebelum digunakan, dengan harapan aromanya menjadi lebih kuat atau lebih tahan lama.

Sekilas, kebiasaan ini terdengar masuk akal, apalagi jika kita membandingkannya dengan produk lain seperti minuman atau cairan kosmetik yang memang perlu dikocok agar tercampur merata.

Tapi apakah hal tersebut memang benar perlu dilakukan? Simak ulasan faktanya berikut ini.

Parfum Perlu Dikocok Dulu atau Tidak? Ini Faktanya

Ilustrasi parfum aroma jeruk [Freepik]
Ilustrasi parfum [Freepik]

Dalam dunia parfum, anggapan tersebut ternyata tidak tepat. Faktanya, parfum tidak perlu dan bahkan sebaiknya tidak dikocok sebelum dipakai.

Melansir laman HMNS Parfume dan beragam sumber lain, parfum modern telah diformulasikan dengan teknologi yang memastikan seluruh kandungannya tercampur secara stabil.

Di dalam satu botol parfum terdapat kombinasi alkohol, essential oil, dan berbagai senyawa aromatik yang sudah disusun dengan proporsi tertentu.

Komposisi ini tidak akan terpisah seperti minyak dan air, sehingga tidak membutuhkan proses "pengocokan" sebelum digunakan.

Artinya, tanpa dikocok pun, aroma parfum akan keluar sesuai dengan karakter yang dirancang oleh pembuatnya.

Mengocok parfum justru bisa membawa dampak kurang baik terhadap kualitasnya. Salah satu efek yang paling umum adalah masuknya udara ke dalam cairan.

baca juga

Saat botol dikocok, akan terbentuk gelembung udara kecil yang meningkatkan kontak antara oksigen dan cairan parfum. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mempercepat proses oksidasi.

Oksidasi sendiri merupakan reaksi kimia yang dapat mengubah struktur senyawa aromatik, sehingga aroma parfum bisa berubah, melemah, atau bahkan menjadi tidak sedap.

Selain itu, parfum memiliki struktur aroma yang dikenal sebagai notes, yaitu top notes, middle notes, dan base notes.

Top notes adalah aroma yang pertama kali tercium saat parfum disemprotkan, diikuti oleh middle notes sebagai inti aroma, dan base notes yang memberikan kesan akhir sekaligus ketahanan wangi.

Ilustrasi parfum (freepik/bristekjegor)
Ilustrasi parfum (freepik/bristekjegor)

Ketiga lapisan ini dirancang untuk muncul secara bertahap, bukan sekaligus. Mengocok parfum tidak akan memengaruhi urutan munculnya notes tersebut, sehingga tidak memberikan manfaat apa pun dalam meningkatkan kualitas aroma.

Kebiasaan mengocok parfum kemungkinan besar muncul karena pengaruh dari penggunaan produk lain yang memang memerlukan pengocokan. Selain itu, ada juga anggapan bahwa mengocok parfum dapat mengaktifkan aromanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:05 WIB

5 Sabun Cair yang Wanginya Mirip Parfum, Bikin Badan Harum Seharian

5 Sabun Cair yang Wanginya Mirip Parfum, Bikin Badan Harum Seharian

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×