4 Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban, Kenali Sebelum Membeli!

Nur Khotimah

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:34 WIB
4 Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban, Kenali Sebelum Membeli!
Ilustrasi hewan kurban (Unsplash/Mourizal Zativa)
baca 10 detik
  • Iduladha menekankan pentingnya ibadah kurban sesuai ketentuan syariat Islam.
  • Pemilihan hewan kurban harus memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan.
  • Beberapa cacat tertentu membuat hewan tidak sah untuk dijadikan kurban.

Suara.com - Ibadah kurban menjadi salah satu amalan penting dalam Islam yang dilaksanakan setiap Iduladha.

Dalam pelaksanaannya, pemilihan hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus sesuai dengan ketentuan syariat.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih hewan kurban adalah kondisi fisik hewan yang akan dikurbankan.

Tidak semua hewan diperbolehkan, terutama jika memiliki cacat tertentu yang dapat memengaruhi keabsahan kurban.

Ketentuan mengenai hewan kurban ini telah dijelaskan dalam berbagai sumber syariat Islam agar umat Muslim tidak keliru dalam memilih.

Hal ini penting untuk memastikan ibadah kurban yang dilakukan benar-benar sah dan diterima.

Cacat pada hewan kurban bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kondisi kesehatan dan kemampuan dasar hewan tersebut.

Beberapa jenis cacat bahkan secara tegas membuat hewan tidak layak dijadikan kurban.

Apa saja cacat hewan yang membuat kurban tidak sah menurut ketentuan syariat? Simak penjelasannya berikut ini.

baca juga

Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban

Hukum Berkurban dengan Cara Patungan (freepik)
Ilustrasi berkurban (freepik)

Ibadah kurban merupakan salah satu syariat Islam yang memiliki ketentuan khusus dalam pemilihan hewan yang akan disembelih.

Salah satu syarat penting adalah hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak memiliki cacat yang dapat menggugurkan keabsahannya.

Berdasarkan ketentuan syariat yang dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW, terdapat empat cacat utama pada hewan yang membuatnya tidak sah dijadikan hewan kurban. Berikut penjelasannya:

1. Buta sebelah yang jelas kebutaannya

Hewan yang mengalami kebutaan pada salah satu mata secara jelas tidak diperbolehkan untuk dijadikan kurban, begitu pula jika buta di kedua mata. Kebutaan ini biasanya tampak nyata dan mengganggu aktivitas hewan tersebut secara signifikan.

2. Sakit yang tampak jelas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?

Beternak Kambing untuk Dijual di Idul Adha 2026: Tutorial Memilih Bibit Unggul, Usia Minimal Berapa?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 17:41 WIB

Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?

Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 16:42 WIB

Kurban Praktis Lewat BRImo, Tidak Perlu Repot Langsung Lewat Handphone

Kurban Praktis Lewat BRImo, Tidak Perlu Repot Langsung Lewat Handphone

Bri | Senin, 13 April 2026 | 13:09 WIB

Terkini

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

×