- Steak Hotel by HOLYCOW! merayakan ulang tahun ke-16 dengan meluncurkan kompetisi memasak bertajuk Kolaborasa bagi seluruh pelanggan.
- Peserta kompetisi harus menciptakan menu steak orisinal dan mengunggah konten kreatif di media sosial untuk proses seleksi.
- Pemenang utama mendapatkan uang tunai, kursus masak di Le Cordon Bleu, serta menu kreasinya dijual di seluruh outlet.
Suara.com - Makan steak hari ini tak lagi sekadar soal potongan daging yang juicy atau tingkat kematangan yang pas. Ada pergeseran cara orang menikmati hidangan ini—dari sekadar konsumsi menjadi pengalaman yang lebih personal, ekspresif, bahkan kreatif.
Di tengah maraknya konten kuliner di media sosial, banyak orang kini terinspirasi untuk tidak hanya mencoba, tetapi juga menciptakan. Resep-resep steak rumahan, teknik memasak, hingga plating estetik menjadi bagian dari gaya hidup baru, terutama di kalangan Gen Z dan milenial. Makan pun berubah menjadi aktivitas yang lebih interaktif—di mana setiap orang punya versi “signature dish”-nya sendiri.
Fenomena ini yang kemudian mendorong lahirnya berbagai ruang kolaborasi antara brand dan konsumen. Salah satunya datang dari Steak Hotel by HOLYCOW! yang merayakan 16 tahun perjalanannya dengan cara yang tidak biasa.
Alih-alih sekadar menghadirkan promo atau menu spesial, mereka justru mengajak para pencinta steak untuk turun langsung ke “dapur kreatif” lewat kompetisi media sosial bertajuk “Kolaborasa: Semua Bisa Jadi Chef di HOLYCOW!”.
Kompetisi ini membuka kesempatan bagi siapa saja untuk menciptakan menu steak versi mereka sendiri—mulai dari ide, racikan bumbu, hingga cara penyajian. Tak hanya berhenti di dapur, peserta juga diminta mengemas kreasi tersebut dalam bentuk konten digital yang menarik, mencerminkan bagaimana dunia kuliner kini begitu lekat dengan storytelling visual.
Cerita pun berlanjut ke tahap seleksi. Dari seluruh peserta, akan dipilih lima finalis terbaik yang kemudian masuk ke fase voting publik. Nama pemenang akhirnya akan diumumkan pada 16 Juni 2026.
Namun yang membuat perjalanan ini terasa berbeda adalah apa yang menanti di garis akhir. Pemenang utama tidak hanya membawa pulang hadiah uang tunai Rp20 juta, tetapi juga kesempatan langka untuk mengikuti kursus memasak singkat di Le Cordon Bleu Malaysia—institusi kuliner kelas dunia yang selama ini menjadi impian banyak pecinta masak.
Lebih dari itu, menu hasil kreasi pemenang akan benar-benar “hidup”—disajikan dan dijual secara eksklusif di seluruh outlet HOLYCOW! dalam periode tertentu. Sebuah lompatan dari dapur rumah ke meja restoran profesional.
Sementara itu, pemenang lainnya juga tetap mendapatkan apresiasi berupa hadiah uang tunai hingga jutaan rupiah dan voucher makan, menjadikan kompetisi ini inklusif bagi siapa saja yang ingin mencoba.
Founder Steak Hotel by HOLYCOW!, Wynda Mardio, menyebut bahwa keterlibatan pelanggan menjadi kunci dari pengalaman makan masa kini.
Menurutnya, momen makan yang berkesan lahir bukan hanya dari rasa, tetapi juga dari bagaimana seseorang merasa menjadi bagian dari proses tersebut.
Lewat pendekatan ini, makan steak tak lagi berhenti di suapan terakhir. Ia berkembang menjadi perjalanan—dari inspirasi, eksplorasi, hingga realisasi. Sebuah pengalaman yang menunjukkan bahwa di era sekarang, siapa pun bisa melangkah dari penikmat menjadi kreator.