- Brand alas kaki ramah lingkungan VIVAIA membuka flagship store perdana di Pondok Indah Mall 2 pada 25 April 2026.
- Toko tersebut menjadi lokasi terbesar di Indonesia sebagai upaya memperluas jangkauan pasar serta membangun komunitas lokal secara serius.
- VIVAIA merayakan pembukaan melalui koleksi Healing Garden hasil kolaborasi dengan seniman Prancis Léa Morichon yang menonjolkan desain artistik floral.
Suara.com - Jakarta kembali kedatangan destinasi baru bagi pencinta fashion yang mengutamakan kenyamanan sekaligus kesadaran lingkungan. VIVAIA, brand alas kaki global yang dikenal dengan pendekatan eco-friendly dan desain fungsional, resmi membuka flagship store perdananya di Pondok Indah Mall 2 pada 25 April 2026.
Bukan sekadar toko, kehadiran VIVAIA di ruang ini terasa seperti perpanjangan dari gaya hidup modern yang semakin mindful. Di tengah ritme kota yang serba cepat, flagship store ini dirancang sebagai ruang singgah—tempat orang bisa terhubung, mengeksplorasi desain, sekaligus merasakan langsung filosofi brand yang menggabungkan inovasi, kenyamanan, dan estetika.
Langkah ini juga menandai posisi penting Jakarta sebagai salah satu pasar utama VIVAIA secara global. Tidak heran jika flagship store di PIM 2 menjadi yang terbesar di Indonesia, sekaligus simbol keseriusan brand dalam membangun komunitas yang lebih dekat dan relevan secara lokal.
Untuk merayakan pembukaannya, VIVAIA memperkenalkan koleksi terbaru bertajuk Healing Garden, hasil kolaborasi dengan seniman asal Prancis, Léa Morichon. Koleksi ini menghadirkan sentuhan artistik lewat ilustrasi floral khas Léa yang terasa lembut, personal, dan sedikit nostalgik—seolah membawa suasana taman yang tenang ke dalam keseharian urban.
Beberapa siluet ikonis VIVAIA hadir dalam interpretasi baru. Margot™ Mary Jane, misalnya, tetap mempertahankan bentuk square-toe yang klasik, namun kini dilapisi motif floral yang tampak samar di balik material mesh transparan. Ada juga Cristina, ballet sneaker yang mengaburkan batas antara kasual dan refined, serta Audrey loafer yang memberi sentuhan polished tanpa terasa kaku.
Bagi yang mencari opsi lebih formal, Addison hadir sebagai heels dengan pendekatan yang lebih ringan—baik dari segi material maupun visual—tanpa meninggalkan karakter feminin yang kuat. Secara keseluruhan, setiap desain dalam koleksi ini terasa seperti pertemuan antara seni dan fungsi: cukup subtle untuk dipakai sehari-hari, tapi tetap punya cerita.
Lebih dari sekadar peluncuran koleksi, kehadiran Healing Garden terasa selaras dengan arah fashion saat ini—di mana orang tidak hanya mencari tampilan, tetapi juga makna di balik apa yang mereka kenakan. VIVAIA tampaknya membaca kebutuhan ini dengan cukup jeli, menghadirkan produk yang tidak hanya nyaman dipakai, tetapi juga menyenangkan secara emosional.
Dengan flagship store barunya di Jakarta, VIVAIA tidak hanya membuka ruang retail, tetapi juga memperluas cara orang berinteraksi dengan fashion—lebih dekat, lebih personal, dan mungkin, sedikit lebih sadar.