Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 07 Mei 2026 | 16:39 WIB
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
Kolaborasi untuk lingkungan. (Dok. Canva/Natee Meepan)
baca 10 detik
  • GEF SGP Indonesia akan menyelenggarakan Festival Raksha Loka pada 22–23 Mei 2026 di M-Bloc Space, Jakarta Selatan.
  • Festival tersebut menandai akhir program empat tahun untuk mengapresiasi kontribusi 86 mitra lokal dalam memulihkan ekosistem.
  • Kegiatan ini bertujuan memperkuat narasi kedaulatan komunitas serta mempromosikan praktik baik pemulihan lingkungan kepada khalayak nasional luas.

Suara.com - Krisis iklim global kian nyata dampaknya di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kerusakan ekosistem, krisis air bersih, hingga degradasi sungai dan pesisir.

Di tengah situasi tersebut, komunitas lokal justru menjadi garda terdepan yang terus berupaya menjaga dan memulihkan lingkungan melalui berbagai inisiatif berbasis kearifan lokal.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja-kerja tersebut, GEF SGP Indonesia akan menggelar Festival Raksha Loka pada 22–23 Mei 2026 di M-Bloc Space, Jakarta Selatan.

Festival ini menjadi penutup dari rangkaian program Global Environment Facility–Small Grants Programme (GEF SGP) Operational Phase 7 (OP7) yang telah berjalan selama empat tahun terakhir.

Mengusung tema “Menjaga Alam, Menjaga Kehidupan di Masa Depan”, Raksha Loka tidak hanya diposisikan sebagai seremoni, tetapi juga ruang untuk memperkuat narasi kedaulatan lokal dalam menghadapi krisis ekologis.

Nama Raksha Loka sendiri berasal dari bahasa Sanskerta/Kawi yang berarti “menjaga alam”, menegaskan semangat perlindungan lingkungan sebagai kerja kolektif.

Sejak Juli 2022, program GEF SGP OP7 telah bekerja di empat bentang alam strategis di Indonesia, yakni Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri di Jawa Tengah, DAS Balantieng di Sulawesi Selatan, wilayah penyangga Suaka Margasatwa Nantu dan Taman Hutan Raya B.J. Habibie di Gorontalo, serta Pulau Sabu Raijua di Nusa Tenggara Timur.

Di wilayah-wilayah tersebut, 86 mitra lokal bersama masyarakat menjalankan berbagai upaya pemulihan lingkungan.

Intervensi yang dilakukan mencakup mitigasi deforestasi, penanganan erosi, pemulihan daerah aliran sungai, penyediaan akses air bersih, hingga restorasi ekosistem mangrove yang terancam.

baca juga

Hasil program ini tidak hanya terlihat dari capaian lingkungan, tetapi juga dari meningkatnya ketahanan komunitas yang tetap melanjutkan inisiatif meski dukungan program formal berakhir.

Pemilihan M-Bloc Space sebagai lokasi festival membawa makna simbolis tersendiri. Panitia ingin menghadirkan suara komunitas dari daerah ke pusat kota, sekaligus mempertemukan pengalaman lapangan dengan ruang kebijakan dan diskursus publik di tingkat nasional.

Festival ini juga ditujukan untuk menjangkau generasi muda, akademisi, profesional, hingga pengambil kebijakan agar praktik baik dari komunitas lokal dapat direplikasi lebih luas.

Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah Musyawarah Belajar Mitra (MBM), sebuah ruang berbagi pengalaman antar komunitas penerima manfaat. Dalam sesi ini, berbagai cerita lapangan akan disampaikan langsung, mulai dari inovasi rumah ikan di Sabu Raijua, konservasi sungai di Sulawesi Selatan, hingga penguatan peran perempuan dalam pengelolaan lahan di Jawa Tengah.

Selain itu, festival juga akan menghadirkan peluncuran Buku Kearifan Lokal yang disusun oleh Perkumpulan Penulis Alinea, diskusi kebijakan terkait pemulihan ekosistem, serta peluncuran program BUMI (Bantuan Usaha Melalui Investasi) yang bertujuan memperkuat keberlanjutan ekonomi komunitas berbasis usaha mandiri.

Di sisi lain, Raksha Loka juga dikemas dengan pendekatan yang lebih inklusif dan ringan. Pengunjung dapat menikmati bursa produk mitra di Gang Kolektif, pemutaran film bertema lingkungan, hingga pertunjukan musikalisasi puisi. Puncak acara akan ditutup dengan penampilan Ciliwung Band, Sasando Gaspar Raja, hingga Marcel Siahaan, termasuk penyanyi difabel sebagai simbol inklusivitas.

Dengan komitmen zero waste, festival ini juga mendorong kesadaran publik terhadap gaya hidup berkelanjutan. Raksha Loka menjadi penegasan bahwa solusi krisis iklim tidak selalu datang dari kebijakan besar, tetapi juga tumbuh dari kerja-kerja kecil, konsisten, dan kolektif di tingkat komunitas lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:54 WIB

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Terkini

Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:10 WIB

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:15 WIB

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:10 WIB

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:01 WIB

Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved

Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:05 WIB

Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail

Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:35 WIB

Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail

Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:35 WIB

3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari

3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:20 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers

5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:01 WIB

3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising

3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:24 WIB

×