Nadiem Makarim Sakit Apa? Kondisinya di Persidangan Jadi Sorotan

Ruth Meliana

Selasa, 12 Mei 2026 | 09:33 WIB
Nadiem Makarim Sakit Apa? Kondisinya di Persidangan Jadi Sorotan
Nadiem Makarim (ANTARA/Bayu Prasetyo)
baca 10 detik
  • Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menderita penyakit yang menghambat proses persidangan.
  • Kondisi kesehatan Nadiem memerlukan penanganan medis serius.
  • Nadiem Makarim dijadwalkan menjalani operasi di Rumah Sakit Abdi Waluyo pada Mei 2026.

Suara.com - Nadiem Anwar Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) sekaligus pendiri Gojek, kembali menjadi sorotan publik. Ini karena kondisi kesehatan Nadiem Makarim yang memburuk di tengah persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Pertanyaan “Nadiem Makarim sakit apa?” pun ramai dibahas di media dan media sosial.

Menurut informasi dari kuasa hukum dan dokter yang merawatnya, Nadiem menderita fistula perianal. Kondisi ini merupakan saluran abnormal yang terbentuk antara anus dan kulit di sekitar bokong, sering kali menyebabkan infeksi, abses, nyeri hebat, dan pendarahan.

Penyakit ini bisa kambuh (reinfeksi) dan memerlukan intervensi medis serius, termasuk operasi. Nadiem sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, dan dijadwalkan menjalani operasi pada pertengahan Mei 2026.

Kronologi Kondisi Nadiem Makarim di Persidangan

Persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat beberapa kali tertunda karena alasan kesehatan terdakwa.

Pada awal Mei 2026, Nadiem hadir dengan selang infus masih menancap di lengan kirinya. Wajahnya tampak pucat, dan ia duduk diapit tim kuasa hukum.

Setelah sidang, kondisinya menurun drastis. Ia mengeluh sakit di bagian belakang tubuh, badan lemas, hingga terkapar di ruang tahanan bawah pengadilan. Sidang lanjutan pun ditunda.

Pengacara Nadiem, Ari Yusuf Amir, menjelaskan bahwa kliennya sudah sakit sejak sore hari sebelumnya.

baca juga

Meski dokter rumah sakit menyatakan kondisi fisiknya dalam batas normal dan tidak demam, nyeri yang dialami Nadiem membuatnya sulit beraktivitas.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) sempat menyampaikan bahwa Nadiem “sehat” berdasarkan pemeriksaan, sehingga sempat ada perdebatan apakah sidang bisa dilanjutkan atau tidak.

Pada sidang berikutnya, Nadiem tetap hadir meski kondisinya belum pulih sepenuhnya. Ia mengaku mendapat banyak obat anti-nyeri agar bisa mengikuti persidangan.

Pemulihan pasca-operasi diperkirakan memakan waktu 3 hingga 6 minggu, dan Nadiem berjanji tetap berkomitmen mengikuti proses hukum tanpa mengganggu jadwal sidang, meski harus kembali ke lingkungan steril rumah sakit setelahnya.

Dokter dari RS Abdi Waluyo bahkan dihadirkan ke sidang untuk menjelaskan kondisi medis Nadiem secara langsung, menegaskan bahwa keluhan sakitnya bukan sekadar alasan untuk menghindari persidangan.

Dampak dan Respons Publik

Kondisi kesehatan Nadiem yang menjadi sorotan ini memicu beragam reaksi. Sebagian masyarakat menyampaikan empati dan doa kesembuhan, mengingat tekanan psikologis yang dialami seorang terdakwa kasus korupsi besar.

Di sisi lain, ada yang mempertanyakan apakah sakitnya memengaruhi proses hukum atau sekadar strategi penundaan. Namun, majelis hakim tampak mempertimbangkan aspek kemanusiaan dengan memberikan penundaan yang diperlukan.

Kasus Chromebook sendiri melibatkan dugaan korupsi dalam pengadaan perangkat teknologi untuk pendidikan di masa pandemi. Nilai proyek ini cukup besar, dan Nadiem sebagai mantan menteri menjadi terdakwa utama.

Persidangan ini menjadi salah satu yang paling diawasi publik karena melibatkan figur publik yang sebelumnya dikenal visioner dan dekat dengan generasi muda.

Kesehatan adalah hak dasar setiap manusia, termasuk bagi mereka yang sedang berhadapan dengan hukum. Kondisi fistula perianal yang diderita Nadiem Makarim bukanlah penyakit ringan; nyeri kronis dan risiko infeksi berulang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi di ruang sidang yang penuh tekanan.

Hingga berita ini ditulis, Nadiem Makarim terus berupaya menjalani proses persidangan sambil mempersiapkan operasi. Publik menanti perkembangan selanjutnya, baik dari sisi kesehatan maupun kelanjutan kasus hukumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Terkini

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

×