- Kamaruddin Simanjuntak adalah pengacara ternama yang dikenal luas setelah menangani kasus pembunuhan Brigadir J pada tahun 2022.
- Kekayaan pengacara pendiri Victoria Law Firm ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah yang bersumber dari honor penanganan kasus besar.
- Kesehatan Kamaruddin kini menjadi sorotan publik setelah muncul foto yang menunjukkan kondisi fisik drastis akibat masa pemulihan sakit.
Suara.com - Nama Kamaruddin Simanjuntak melejit sebagai pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dalam kasus pembunuhan berencana yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Pengacara berdarah Batak kelahiran Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada 21 Mei 1974 ini dikenal vokal, tegas, dan berani membongkar kejanggalan kasus tersebut di persidangan.
Namun belakangan, sorotan publik tidak hanya tertuju pada perjuangannya di dunia hukum, melainkan juga pada kekayaan dan kondisi kesehatan terkini yang dramatis.
Perjalanan hidup Kamaruddin Simanjuntak bukanlah cerita sukses instan. Berasal dari keluarga sederhana, ia sempat bekerja sebagai customer service dan sales untuk membiayai kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.
Setelah lulus, ia mendirikan Victoria Law Firm pada 2019 dan menangani berbagai kasus besar, seperti Wisma Atlet Hambalang, korupsi e-KTP, serta membela Muhammad Kece dalam kasus penistaan agama.
Kiprahnya di kasus Brigadir J pada 2022 membuat namanya semakin harum sekaligus kontroversial. Ia bahkan rela merogoh kocek pribadi Rp80 juta untuk mendatangkan saksi.
Estimasi Kekayaan Kamaruddin Simanjuntak
Tidak seperti Hotman Paris yang terbuka soal harta hingga triliunan, informasi kekayaan Kamaruddin relatif tertutup dan tidak ada LHKPN resmi yang dipublikasikan secara lengkap.
Namun dari berbagai pemberitaan, asetnya sudah mencerminkan kesuksesan sebagai pengacara senior. Ia dikabarkan memiliki Chevrolet Rex 2018 senilai Rp318 juta dan Chevrolet Trailblazer sekitar Rp480 juta, sehingga total kendaraan saja mencapai Rp798 juta.
Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas serta harta bergerak lainnya yang nilainya tidak dirinci secara publik.
Sumber kekayaan utamanya berasal dari honor mengadvokasi kasus-kasus besar. Kamaruddin pernah bercerita mendapat komisi puluhan persen dari penyelesaian perkara di mana kliennya menerima Rp900 juta hingga Rp1 miliar hanya setelah ia bicara 15 menit di Polda.
Victoria Law Firm dan aktivitas bisnis serta politik turut menyumbang pendapatan.
Meski jauh di bawah Hotman Paris yang mengklaim Rp4,5 triliun, kekayaan Kamaruddin diperkirakan sudah mencapai miliaran rupiah, mengingat ia mampu menangani klien high-profile dan memiliki kantor hukum mapan.
Kondisi Kesehatan yang Menjadi Sorotan
Di tengah popularitasnya, kondisi kesehatan Kamaruddin Simanjuntak akhir-akhir ini menjadi perhatian publik.
Pada Mei 2026, video dan foto yang beredar menunjukkan penampilannya berubah drastis: tubuh kurus kering, wajah pucat, dan tampak lesu. Teman sejawatnya mengungkap bahwa pengacara yang dulu dikenal "sangar" ini sedang menjalani masa pemulihan setelah jatuh sakit.
Bahkan sempat beredar kabar duka bahwa ia meninggal dunia, namun langsung dibantah oleh keluarga dan sahabatnya, Martin Lukas Simanjuntak, yang menyatakan Kamaruddin masih dalam proses pengobatan dan kondisinya sedang diperjuangkan untuk pulih.
Sebelumnya, pada 2022 saat mengawal kasus Brigadir J selama tiga bulan, ia juga sempat mengeluh sakit-sakitan akibat kelelahan. Kondisi terkini ini tentu menyentuh hati banyak orang yang mengenal perjuangannya membela keadilan.
Kondisi kesehatan ini menjadi sorotan karena Kamaruddin dikenal sebagai pejuang hukum yang tak kenal lelah. Banyak netizen dan rekan seprofesi mendoakan kesembuhannya agar ia bisa kembali aktif di panggung peradilan Indonesia.
Kasus-kasus yang ia tangani sering kali melibatkan pihak-pihak berpengaruh, sehingga tekanan mental dan fisik yang dialaminya tidak ringan.
Kamaruddin Simanjuntak sendiri menjadi contoh pengacara yang naik daun karena integritas dan keberaniannya, bukan semata kekayaan. Meski hartanya diperkirakan sudah miliaran rupiah dari hasil kerja keras di Victoria Law Firm, nilai lebih dirinya terletak pada dedikasi membela klien yang lemah, seperti keluarga Brigadir J.