Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia

Dinda Rachmawati

Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:01 WIB
Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia
Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Skin Tightening Korea Mulai Populer di Indonesia (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Teknologi XERF by Cynosure Lutronic resmi hadir di Kalyce Clinic, Jakarta, sebagai solusi perawatan estetika kulit non-invasif.
  • Prosedur ini menggunakan kombinasi dua frekuensi radio untuk menstimulasi kolagen secara merata tanpa memerlukan masa pemulihan panjang.
  • Inovasi ini memenuhi kebutuhan masyarakat akan perawatan kecantikan yang praktis, efektif, nyaman, dan mendukung mobilitas gaya hidup urban.

Suara.com - Di tengah meningkatnya tren perawatan kecantikan non-invasif di Korea Selatan, teknologi multi-frequency monopolar RF treatment mulai menarik perhatian industri estetika global.

Perawatan ini dinilai menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan kulit lebih kencang tanpa prosedur bedah maupun masa pemulihan panjang. Tren tersebut kini mulai hadir di Indonesia melalui teknologi XERF by Cynosure Lutronic yang diperkenalkan di Kalyce Clinic.

Teknologi skin tightening ini mengandalkan kombinasi dua frekuensi radiofrequency sekaligus, yakni 6.78 MHz dan 2 MHz, yang diklaim mampu menghantarkan energi lebih merata ke berbagai lapisan kulit.

Berbeda dengan teknologi radiofrequency konvensional yang umumnya hanya menggunakan satu frekuensi, pendekatan multi-frequency memungkinkan stimulasi kolagen berlangsung lebih menyeluruh dalam satu kali treatment. 

Hal inilah yang membuat teknologi serupa mulai banyak diminati di Korea Selatan, negara yang dikenal cepat mengadopsi inovasi estetika berbasis minim downtime.

Selain itu, teknologi ini sepenuhnya bersifat non-invasive. Proses treatment dilakukan tanpa micro-needle maupun pelukaan pada permukaan kulit, sehingga pasien tidak perlu menghadapi luka terbuka, memar, ataupun masa pemulihan yang panjang setelah prosedur dilakukan.

Vice President of idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, mengatakan tren skin tightening mengalami peningkatan cukup besar dalam beberapa waktu terakhir, seiring perubahan preferensi masyarakat terhadap perawatan yang lebih praktis.

“Kami semua melihat betapa masifnya lonjakan permintaan skin tightening yang signifikan dalam satu tahun terakhir. Dengan kehadiran XERF, Kalyce Clinic kini berada di posisi terdepan untuk menangkap momentum pertumbuhan yang luar biasa ini,” ujarnya.

Menurut Andy, perkembangan industri estetika saat ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pengalaman pasien selama menjalani treatment.

baca juga

“Kami dari idsMED Aesthetics berkomitmen penuh untuk mendukung Kalyce Clinic dengan teknologi yang inovatif untuk memenuhi standar kecantikan kelas dunia,” lanjutnya.

Senada dengan itu, Head of Aesthetics idsMED Indonesia, Marisa Theresia, menyebut masyarakat kini semakin tertarik pada teknologi estetika yang mengutamakan kenyamanan tanpa mengurangi efektivitas hasil.

“Menghadirkan XERF ke Kalyce Clinic sebagai pionir di Jakarta merupakan langkah strategis kami dalam menjawab antusiasme masyarakat terhadap trend kecantikan global,” katanya.

Ia menjelaskan, teknologi radiofrequency terbaru memungkinkan energi panas dihantarkan hingga ke lapisan kulit terdalam secara lebih optimal namun tetap nyaman bagi pasien.

“Dengan teknologi radiofrequency terbaru, XERF mampu menghantarkan energi panas ke lapisan kulit terdalam secara optimal, nyaman, dan masa pemulihan yang minimal,” tambah Marisa.

Sementara itu, dr. Alexander Perkasa Hendropriyono dari Kalyce Clinic menilai tren perawatan non-invasif saat ini berkembang karena masyarakat modern cenderung mencari solusi yang efisien dan tidak mengganggu aktivitas harian.

“Kami bangga menjadi pionir yang membawa XERF ke Jakarta, membuktikan bahwa perawatan skin tightening yang sangat efektif kini dapat dinikmati dengan sangat nyaman dan minim rasa sakit, sehingga pasien bisa langsung kembali beraktivitas,” jelasnya.

Perkembangan teknologi seperti multi-frequency monopolar RF treatment menunjukkan bagaimana industri estetika mulai bergerak ke arah perawatan yang lebih praktis, aman, dan minim downtime. 

Di tengah gaya hidup urban yang serba cepat, pendekatan semacam ini menjadi salah satu alasan mengapa teknologi estetika asal Korea Selatan semakin mudah diterima pasar global, termasuk Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

XERF Jadi Treatment Pilihan Priyanka Chopra Jonas, Kulit Kencang Natural Tanpa Operasi

XERF Jadi Treatment Pilihan Priyanka Chopra Jonas, Kulit Kencang Natural Tanpa Operasi

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:45 WIB

Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global

Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 09:03 WIB

Dokter Estetika Korea: Kulit Sehat Jadi Tren Baru Perawatan Kecantikan, Kenapa?

Dokter Estetika Korea: Kulit Sehat Jadi Tren Baru Perawatan Kecantikan, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 15 Desember 2025 | 17:24 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×