Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global

Dinda Rachmawati

Selasa, 28 April 2026 | 09:03 WIB
Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global
ilustrasi perawatan wajah (freepik)
baca 10 detik
  • Estetika regeneratif non-bedah kini populer karena menggunakan teknik presisi untuk merangsang kolagen demi hasil kulit alami dan sehat.
  • Fredi Setyawan menghadirkan FS Regenera di KEK BSD untuk menyediakan layanan kesehatan regeneratif berstandar medis internasional bagi masyarakat Indonesia.
  • Kolaborasi tenaga ahli global ini bertujuan memenuhi kebutuhan *longevity* sekaligus mengurangi minat masyarakat melakukan wisata medis ke luar negeri.

Suara.com - Tren perawatan kecantikan terus bergerak ke arah yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Kini, estetika regeneratif non-bedah semakin diminati karena menawarkan hasil yang natural tanpa prosedur invasif. 

Bukan lagi sekadar “mempercantik”, pendekatan ini berfokus pada memperbaiki kualitas kulit dari dalam, mengaktifkan kembali fungsi biologis agar kulit tetap sehat, kencang, dan bercahaya seiring waktu.

Berbeda dari metode konvensional yang cenderung instan, estetika regeneratif bekerja dengan merangsang produksi kolagen dan regenerasi sel. Kolagen sendiri merupakan komponen penting yang menjaga elastisitas kulit, namun produksinya menurun seiring usia. 

Melalui teknik non-bedah yang presisi, proses ini dapat diaktifkan kembali secara bertahap sehingga hasilnya terlihat lebih alami dan tahan lama. Pendekatan presisi menjadi kunci dalam tren ini. 

Setiap perawatan dirancang secara personal berdasarkan kondisi kulit, gaya hidup, dan kebutuhan biologis masing-masing individu. Dengan demikian, hasil yang dicapai bukan hanya estetis, tetapi juga mendukung kesehatan kulit jangka panjang.

Klinik Kecantikan FS Regenera (Dok. Istimewa)
Klinik Kecantikan FS Regenera (Dok. Istimewa)

Tren ini juga tidak bisa dilepaskan dari perubahan gaya hidup global yang kini lebih menekankan pada konsep longevity, hidup lebih sehat, bugar, dan berkualitas, bukan sekadar terlihat muda. Di sinilah estetika regeneratif non-bedah menemukan relevansinya, sebagai bagian dari upaya menjaga vitalitas secara menyeluruh.

Kehadiran FS Regenera menjadi salah satu representasi bagaimana pendekatan ini mulai berkembang di Indonesia. Sebagai global clinic estetika dan kesehatan regeneratif, FS Regenera mengintegrasikan keahlian medis dari Jerman, Korea Selatan, dan Singapura dalam satu ekosistem layanan berbasis sains.

Founder FS Regenera, Fredi Setyawan, menegaskan bahwa tren ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat modern.

“FS Regenera dibangun di titik pertemuan antara kebutuhan akan longevity, perawatan regeneratif, dan kepemimpinan medis global. Kami ingin membawa standar perawatan internasional yang selama ini dicari ke luar negeri, kini hadir di Indonesia,” ujarnya.

baca juga

Tidak hanya menghadirkan perawatan non-bedah, FS Regenera juga mengembangkan model layanan terintegrasi yang mencakup diagnostik komprehensif, program regeneratif yang dipersonalisasi, hingga estetika lanjutan. Fasilitasnya pun dirancang berstandar internasional, mulai dari laboratorium terapi stem cells dan regeneratif hingga ruang perawatan estetika modern.

Sementara itu, pendekatan estetika non-bedah diperkuat oleh kolaborasi dengan Kwon Han Jin, yang dikenal dengan teknik presisi dalam peremajaan kulit, stimulasi kolagen, dan hasil natural tanpa prosedur invasif. Kolaborasi ini juga diperluas dengan VLif Plastic Surgery yang berfokus pada peremajaan struktural, serta dukungan keahlian bedah dari Matthew Yeo untuk memastikan standar global dalam seluruh spektrum layanan.

Menariknya, tren estetika regeneratif non-bedah ini juga berkaitan dengan fenomena meningkatnya medical tourism dari Indonesia. Banyak masyarakat sebelumnya memilih ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa. Dengan hadirnya fasilitas berstandar global di dalam negeri, kebutuhan tersebut kini mulai bisa dipenuhi tanpa harus bepergian jauh.

Selain itu, pengalaman perawatan juga dirancang lebih eksklusif, dengan layanan VIP dan concierge, serta standar privasi internasional. Hal ini menunjukkan bahwa estetika modern tidak hanya soal hasil, tetapi juga pengalaman yang personal dan nyaman.

Menutup visinya, dr. Fredi kembali menegaskan peran FS Regenera dalam lanskap kesehatan Indonesia.

“Dengan mengintegrasikan kepemimpinan medis dari Jerman, Korea Selatan, dan Singapura di KEK BSD, FS Regenera bukan sekadar klinik, melainkan destinasi kesehatan dan longevity kelas dunia yang memang sudah selayaknya dimiliki Indonesia,” pungkasnya.

Dengan kombinasi pendekatan presisi, teknologi berbasis sains, dan fokus pada hasil natural, estetika regeneratif non-bedah kini bukan sekadar tren, melainkan masa depan industri kecantikan, di mana kesehatan kulit dan kualitas hidup berjalan beriringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal

Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 16:52 WIB

Kejujuran Mi Ayam dan Kepalsuan Harga Ramen: Sejak Kapan Rasa Kalah oleh Layar Ponsel?

Kejujuran Mi Ayam dan Kepalsuan Harga Ramen: Sejak Kapan Rasa Kalah oleh Layar Ponsel?

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 09:47 WIB

Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika

Wajah Lebih Terdefinisi Tanpa Operasi, Tren Kontur Presisi Jadi Pilihan Baru Perawatan Estetika

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 08:57 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×