Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Husna Rahmayunita | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 11:50 WIB
Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia
Trik UMKM lokal Sanga sanga tembus pasar internasional. [ist]
  • UMKM Indonesia hadapi tantangan besar tembus pasar ekspor internasional.

  • Simak strategi transformasi bisnis untuk mengangkat UMKM lokal ke pasar global.

  • Legalitas dan kualitas menjadi kunci UMKM Indonesia naik kelas.

Suara.com - Di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif, banyak pelaku UMKM Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk dapat berkembang secara berkelanjutan dan menembus pasar internasional. Hingga saat ini dapat dikatakan bahwa persentase pelaku UMKM lokal yang mampu menembus pasar ekspor masih sangat terbatas.

Menurut data dari Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM), jumlah UMKM di Indonesia pada Oktober 2025 mencapai 30,19 juta. Tapi dari jumlah tersebut, sampai dengan Juni 2025 lalu, baru sebanyak 609 UMKM atau hanya sebesar 0,0020 persen yang mampu menembus pasar ekspor.

Tentu saja, hal tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana sulitnya pelaku bisnis lokal dapat tumbuh dan bersaing di pasar internasional. Namun bukan berarti pelaku bisnis lokal Tanah Air perlu berkecil hati karena menurut CEO Sanga Sanga, Riva Effrianti, tidak sedikit produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas baik, namun belum mampu bersaing karena terkendala aspek branding, legalitas, distribusi, hingga strategi membangun kepercayaan pasar.

Riva Effrianti sendiri merupakan salah satu figur yang memiliki pengalaman dalam proses transformasi brand, penguatan positioning bisnis, hingga pengembangan pasar internasional untuk produk herbal dan wellness Indonesia.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar UMKM Indonesia saat ini adalah membangun standar bisnis yang mampu diterima pasar global. Banyak pelaku usaha memiliki produk berkualitas, namun belum diiringi dengan penguatan branding, legalitas, sistem bisnis, serta strategi distribusi yang memadai.

“Produk lokal Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar. Namun untuk dapat bersaing hingga pasar internasional, UMKM perlu membangun kualitas, legalitas, inovasi, dan konsistensi secara serius,” ujar Riva Effrianti.

Ia menjelaskan, keberhasilan sebuah brand berkembang tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan proses yang panjang, mulai dari penguatan identitas brand, modernisasi sistem bisnis, pengembangan produk, edukasi pasar secara konsisten, bahkan bila diperlukan melakukan transformasi bisnis agar dapat beradaptasi dengan kondisi dan persaingan pasar saat ini.

Transformasi sendiri merupakan langkah yang dilakukan Rivai dalam memimpin Sanga Sanga. Dalam langkahnya tersebut, ia memutuskan untuk melakukan repositioning brand agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Tidak hanya berfokus pada produk tradisional, pengembangan produknya juga diarahkan pada sektor wellness, beauty, relaxation, dan lifestyle yang memiliki peluang pertumbuhan besar di pasar nasional maupun internasional.

Menurutnya, hal tersebut perlu untuk dipertimbangkan dan dilakukan oleh para pelaku bisnis UMKM di Indonesia. “Jika memang diharuskan, maka kita perlu untuk melakukan transformasi bisnis, seperti mulai dari repositioning brand sampai memperluas segmen produk,” jelasnya.

Selain itu, penguatan distribusi juga menjadi faktor penting agar produk lokal dapat lebih mudah menjangkau konsumen. Pemanfaatan marketplace, retail modern, jaringan farmasi, komunitas, hingga digital campaign dinilai menjadi strategi yang efektif dalam memperluas awareness dan memperkuat kepercayaan pasar.

Di sisi lain, legalitas produk menjadi salah satu aspek yang kerap diabaikan oleh pelaku UMKM, padahal menjadi syarat utama untuk dapat masuk ke pasar yang lebih luas. Pengurusan BPOM, sertifikasi halal, hingga HAKI dinilai menjadi investasi penting dalam membangun keberlanjutan bisnis. Bahkan, untuk dapat menembus pasar Eropa, Rivai pun tak ragu untuk mengurus legalitas internasional CPNP (Cosmetic Product Notification Portal) Eropa untuk Sanga Sanga.

Riva Effrianti juga menekankan bahwa membangun brand lokal tidak hanya soal penjualan, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Kami percaya produk herbal Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang hingga pasar global selama dibangun dengan kualitas, legalitas, inovasi, dan konsistensi yang kuat. Perjalanan membangun brand lokal membutuhkan proses panjang, termasuk edukasi pasar dan menjaga kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam perjalanannya, Sanga Sanga berhasil memperluas pasar hingga kawasan Asia dan Eropa, sekaligus memperoleh berbagai pencapaian seperti predikat Superbrands Indonesia 2026 kategori produk herbal, penghargaan Rekor MURI 2024, partisipasi sebagai delegasi Indonesia dalam forum WIPO (World Intellectual Property Organization) General Assembly 2025 di Jenewa, Swiss, serta penghargaan sebagai Inovator Produk Herbal Berkualitas dari Bali 2025.

Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa UMKM lokal Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global apabila mampu beradaptasi dengan perubahan pasar, memperkuat kualitas produk, serta membangun bisnis secara profesional dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Pemerintah dan BRI, 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif di Bali Dapatkan Akses KUR

Sinergi Pemerintah dan BRI, 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif di Bali Dapatkan Akses KUR

Bri | Senin, 18 Mei 2026 | 08:38 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Terkini

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:26 WIB

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:23 WIB

8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong

8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Tak Hanya Angkat Isu Lingkungan, Teater Jaran Abang Terapkan Prinsip Berkelanjutan di Balik Panggung

Tak Hanya Angkat Isu Lingkungan, Teater Jaran Abang Terapkan Prinsip Berkelanjutan di Balik Panggung

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:59 WIB

Oktober 2026, Cikuray via Tapak Gerot Bakal Jadi Gunung Bebas Sampah Pertama di Jabar

Oktober 2026, Cikuray via Tapak Gerot Bakal Jadi Gunung Bebas Sampah Pertama di Jabar

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:54 WIB

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:47 WIB

Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar

Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto yang Bilang Orang Desa Tak Pakai Dolar

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:34 WIB

Tidak Lagi Ingin Awet Muda, Tren Kecantikan Beralih Jadi Menua dengan Sehat

Tidak Lagi Ingin Awet Muda, Tren Kecantikan Beralih Jadi Menua dengan Sehat

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:33 WIB

5 Daftar Saham Haji Isam Paling Cuan, Baru Saja Borong Saham PACK Rp936 Miliar

5 Daftar Saham Haji Isam Paling Cuan, Baru Saja Borong Saham PACK Rp936 Miliar

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:26 WIB

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:15 WIB