- Salicylic acid dikenal efektif untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang.
- Penggunaan Salicylic Acid setiap hari diperbolehkan namun dengan catatan.
- Pengguna disarankan memulai secara bertahap, memilih produk bilas, serta wajib memakai pelembap dan sunscreen.
Salicylic Acid bekerja dengan cara masuk ke pori-pori dan mengangkat minyak berlebih.
Proses ini dapat membuat kulit terasa lebih kering. Oleh karena itu,
selalu kunci kelembapan kulit dengan moisturizer setelah menggunakan produk BHA untuk menjaga keseimbangan hidrasi.
4. Jangan Lupa Sunscreen di Pagi Hari
Eksfoliasi kimiawi membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Mengutip Alodokter, sangat penting untuk menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 pada pagi dan siang hari untuk mencegah luka bakar matahari atau hiperpigmentasi.
5. Hindari Mencampur dengan Bahan Aktif Keras Lainnya
Jika Anda menggunakan Salicylic Acid, sebaiknya hindari pemakaian bersamaan dengan Retinol atau Vitamin C dosis tinggi dalam satu waktu.
Gunakan secara bergantian, misalnya Vitamin C di pagi hari dan Salicylic Acid di malam hari, untuk mencegah "stres" pada kulit.
Tanda-Tanda Anda Harus Mengurangi Frekuensi
Jika saat menggunakan setiap hari Anda merasakan gejala berikut, segera hentikan atau kurangi pemakaian.
- Kulit terasa tertarik dan sangat kering.
- Muncul rasa perih atau panas saat mengaplikasikan produk lain.
- Wajah tampak memerah dan mengelupas secara berlebihan.
- Muncul jerawat kecil dalam jumlah banyak secara mendadak (purging yang berlebihan).
Kesimpulannya, penggunaan Salicylic Acid setiap hari adalah hal yang aman bagi sebagian orang, terutama yang memiliki masalah jerawat membandel dan kulit berminyak.
Namun jika muncul sejumlah tanda di atas, sebaiknya kurangi penggunaan atau hentikan sementara produk mengandung Salicylic Acid.