Link Nonton Film Pesta Babi Full Movie di YouTube secara Gratis dan Legal

Ruth Meliana

Minggu, 24 Mei 2026 | 09:20 WIB
Link Nonton Film Pesta Babi Full Movie di YouTube secara Gratis dan Legal
film Pesta Babi (YouTube/Redaksi JubiTV)
baca 10 detik
  • Film dokumenter Pesta Babi resmi dirilis di YouTube pada 22 Mei 2026.
  • Film ini merupakan karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale 
  • Pesta Babi mengikuti perjuangan masyarakat adat Papua Selatan dalam mempertahankan tanah leluhur dari proyek strategis nasional berskala besar.

Suara.com - Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita akhirnya resmi ditayangkan di YouTube. Kabar ini menjadi angin segar karena masyarakat bisa menikmati film Pesta Babi secara gratis dan legal.

Film Pesta Babi bisa ditonton melalui akun YouTube Redaksi JubiTV. Hingga berita ini dipublikasikan, film ini sudah ditonton hampir 4 juta kali.

Adapunn film berdurasi sekitar 95 menit ini dirilis secara resmi pada 22 Mei 2026 melalui kanal Redaksi JubiTV, bekerja sama dengan Watchdoc Documentary, Greenpeace Indonesia, Bentala Rakyat, Indonesia Baru, dan LBH Papua Merauke.

Kamu dapat menonton full movie tanpa berbayar, tanpa VPN, dan tanpa khawatir melanggar hak cipta.

Berikut link resmi nonton film Pesta Babi di YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=MpdrWgDRVf8

Apa Itu Film Pesta Babi?

Film Pesta Babi disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale, seorang antropolog dan peneliti isu Papua.

Film ini merekam perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan — suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu — dalam mempertahankan tanah leluhur mereka dari Proyek Strategis Nasional (PSN) konversi hutan skala besar.

Proyek tersebut mencakup pembukaan lahan hingga 2,5 juta hektare untuk produksi pangan, biodiesel sawit, dan bioetanol tebu.

baca juga

Film ini menampilkan kisah nyata warga seperti Yasinta Moiwend (suku Marind-Anim), Vincen Kwipalo (suku Yei), dan Franky Woro (suku Awyu) yang menghadapi kedatangan kapal-kapal raksasa membawa ekskavator, pengawalan militer, serta perusahaan-perusahaan besar.

Judul "Pesta Babi" diambil dari tradisi adat Papua yang melambangkan syukuran dan kebersamaan.

Namun dalam film ini, menjadi metafor tajam bagaimana "para babi" (oligarki dan kepentingan kekuasaan) mengadakan pesta di atas penderitaan masyarakat adat dan kerusakan hutan.

Isu yang Diangkat di Pesta Babi

Film ini tidak hanya menyoroti isu lingkungan dan agraria, tetapi juga mengungkap relasi antara industri bioenergi multinasional, politisi, investor, militer, dan gereja.

Dokumenter ini menggambarkan bagaimana proyek "lumbung pangan" dan "transisi energi" justru mengancam kelangsungan hidup masyarakat adat yang bergantung pada hutan, rawa, dan sungai untuk mencari makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Film Pesta Babi Kian Lantang, Kini Tayang Legal di YouTube, Nobar Yuk!

Film Pesta Babi Kian Lantang, Kini Tayang Legal di YouTube, Nobar Yuk!

Your Say | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:16 WIB

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB

Film Pesta Babi Kini Tayang Resmi di YouTube, Ini Link Nonton Legalnya

Film Pesta Babi Kini Tayang Resmi di YouTube, Ini Link Nonton Legalnya

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×