Film Pesta Babi Kini Tayang Resmi di YouTube, Ini Link Nonton Legalnya

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:30 WIB
Film Pesta Babi Kini Tayang Resmi di YouTube, Ini Link Nonton Legalnya
link nonton pesta babi legal di youtube (Youtube/redaksi jubitv)
baca 10 detik
  • Film dokumenter Pesta Babi resmi tayang di YouTube melalui kanal JubiTV mulai Jumat, 22 Mei 2026 mendatang.
  • Karya kolaborasi ini mendokumentasikan dampak pembukaan hutan skala masif terhadap ruang hidup masyarakat adat di wilayah Papua.
  • Penayangan film bertujuan mengedukasi publik mengenai tantangan lingkungan serta perjuangan masyarakat adat mempertahankan hak atas tanah leluhurnya.

Suara.com - Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tengah menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.

Menariknya saat ini film Pesta Babi sudah bisa ditonton langsung secara resmi melalui YouTube.

Perbincangan mengenai film tersebut semakin meluas karena tema yang diangkat dinilai sensitif dan jarang mendapatkan ruang besar di arus utama.

Banyak penonton penasaran dengan isi dokumenter yang disebut menampilkan dampak pembukaan hutan besar-besaran terhadap masyarakat adat Papua.

Tingginya minat publik membuat banyak orang mulai mencari link resmi untuk menonton film Pesta Babi.

Selain untuk mendapatkan kualitas tayangan terbaik, menonton melalui jalur legal juga menjadi bentuk dukungan terhadap para pembuat film dan masyarakat yang kisahnya diangkat dalam dokumenter tersebut.

Film Pesta Babi Resmi Tayang di YouTube

Kabar baik bagi publik yang ingin menyaksikan film ini secara legal akhirnya diumumkan melalui akun Instagram resmi WatchDoc. Film Pesta Babi kini sudah resmi tayang secara online di YouTube dan dapat ditonton gratis.

“Film Pesta Babi kini resmi tayang online di YouTube melalui kolaborasi Redaksi JubiTV, Watchdoc Documentary, Greenpeace Indonesia, Bentala Rakyat, Indonesia Baru, dan LBH Papua Merauke," demikian pengumuman resmi di akun Instagram @watchdoc_insta, Jumat (22/5/2026).

Tak hanya itu, mereka juga mengungkap antusiasme publik selama pemutaran bersama atau nobar berlangsung.

baca juga

“Selama 40 hari musim nobar, lebih dari 11 ribu permintaan masuk dan hampir 1.700 layar nobar telah terselenggara di berbagai tempat.”

Pihak WatchDoc juga menyinggung berbagai tantangan yang muncul selama pemutaran film berlangsung, termasuk pembubaran dan intimidasi terhadap kegiatan nobar di sejumlah daerah.

“Di tengah pembubaran, intimidasi, dan pelarangan, nobar justru tumbuh menjadi ruang bertemu, berdiskusi, dan saling menguatkan.”

Link resmi untuk menonton film tersebut tersedia melalui kanal YouTube JubiTV dengan judul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Penonton dapat mengakses film dokumenter tersebut secara langsung melalui tautan berikut:

Link nonton film Pesta Babi legal di YouTube klik di sini: https://youtu.be/MpdrWgDRVf8 

Sinopsis Pesta Babi

Secara garis besar, film Pesta Babi mengikuti kehidupan masyarakat adat Papua yang menghadapi perubahan besar akibat pembukaan hutan dalam skala masif untuk proyek pangan dan bioenergi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua

7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:07 WIB

10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya

10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Danantara Mulai Bidik Saham BEI

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:49 WIB

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48 WIB

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:46 WIB

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat

Sulsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:45 WIB

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:44 WIB

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:40 WIB

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 16:37 WIB

×