Kenapa Sepatu dan Sandal Merek Melissa Mahal? Ini 4 Alasannya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB
Kenapa Sepatu dan Sandal Merek Melissa Mahal? Ini 4 Alasannya
Koleksi The Real Jelly Melissa. (Dok: Melissa)
baca 10 detik
  • Sepatu Melissa menggunakan material Melflex eksklusif yang dipatenkan dan sangat fleksibel.
  • Aroma wangi permen karet yang khas mampu bertahan hingga dua tahun.
  • Produk ini ramah lingkungan karena menggunakan bahan daur ulang bersertifikasi vegan.

Suara.com - Bagi para pencinta fashion, brand Melissa tentu sudah tidak asing lagi di telinga.

Merek alas kaki asal Brazil ini sangat terkenal dengan koleksi jelly shoes yang ikonik dan menggemaskan.

Namun, satu hal yang sering kali memicu rasa penasaran konsumen adalah label harganya yang relatif tinggi untuk sebuah sepatu atau sandal berbahan karet.

Harga yang premium ini sebenarnya sangat sebanding dengan kualitas yang ditawarkan.

Sebab Melissa bukan sekadar memproduksi sepatu plastik biasa yang banyak ditemui di pasar massal.

Ada riset panjang, inovasi material, komitmen lingkungan, serta kolaborasi kelas dunia di balik sepasang sepatu yang nyaman tersebut.

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa sepatu merk Melissa memiliki harga yang mahal di pasaran.

1. Inovasi Material Melflex yang Dipatenkan

Alasan paling utama terletak pada bahan baku pembuatan yang bernama Melflex.

baca juga
Sandal jelly Melissa [Instagram/melissashoes_id]
Sandal jelly Melissa [Instagram/melissashoes_id]

Menurut informasi resmi dari Melissa Indonesia, Melflex adalah jenis PVC khusus yang dikembangkan dan dipatenkan secara eksklusif oleh pihak perusahaan.

Material ini memiliki tingkat fleksibilitas yang sangat tinggi, empuk, dan mampu menyesuaikan dengan bentuk kaki secara sempurna.

Selain memberikan kenyamanan ekstra untuk penggunaan seharian, Melflex juga bersifat hypoallergenic atau tidak memicu reaksi alergi pada kulit yang sensitif.

2. Aroma yang Awet Bertahun-tahun

Ciri khas paling unik yang membedakan Melissa dari kompetitornya adalah aroma wangi yang manis seperti permen karet atau bubblegum.

Aroma menyenangkan ini tidak disemprotkan di permukaan, melainkan langsung diintegrasikan ke dalam molekul material saat proses produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang

4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 18:40 WIB

5 Sepatu Running Diskon Gede di Sport Station, Hoka hingga New Balance Ori Cuma Rp500 Ribuan

5 Sepatu Running Diskon Gede di Sport Station, Hoka hingga New Balance Ori Cuma Rp500 Ribuan

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 14:46 WIB

Ketika Estetika Scandi-Cool dan Kultur Urban Jakarta Bertemu dalam Langkah Kaki

Ketika Estetika Scandi-Cool dan Kultur Urban Jakarta Bertemu dalam Langkah Kaki

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 00:05 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×