Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya

Dinda Rachmawati

Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:37 WIB
Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya
ilustrasi wajah berjerawat (freepik)
baca 10 detik
  • Jerawat sering kambuh karena terapi konvensional hanya fokus pada gejala permukaan, bukan mengatasi faktor pemicu utamanya.
  • Bmderma menghadirkan teknologi laser Aviclear di Indonesia untuk mengendalikan produksi minyak berlebih secara langsung pada kelenjar sebasea.
  • Terapi laser ini menjadi alternatif efektif bagi pasien jerawat sedang hingga berat tanpa ketergantungan konsumsi obat oral.

Suara.com - Jerawat masih menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dikeluhkan, baik oleh remaja maupun orang dewasa. Meski terlihat sederhana, jerawat yang terus muncul dapat mengganggu rasa percaya diri, aktivitas sosial, hingga kualitas hidup seseorang.

Tak sedikit orang yang harus mencoba berbagai cara untuk mengatasinya, mulai dari penggunaan skincare, obat oles, antibiotik, hingga terapi oral. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam penanganan jerawat adalah sifatnya yang kerap kambuh setelah pengobatan dihentikan.

Menurut dr. Deasy Lius, Sp.D.V.E, Founder sekaligus Head Doctor Bmderma, kondisi tersebut terjadi karena banyak terapi masih berfokus pada gejala yang muncul di permukaan kulit, sementara faktor pemicunya belum sepenuhnya teratasi.

"Sering kali masalah jerawat itu kambuh, hilang lalu timbul kembali. Karena itu diperlukan pendekatan yang tidak hanya mengatasi jerawat yang sedang muncul, tetapi juga menyasar faktor penyebabnya," ujarnya.

Salah satu faktor utama terbentuknya jerawat adalah produksi minyak atau sebum yang berlebihan. Ketika minyak bercampur dengan sel kulit mati dan menyumbat pori-pori, bakteri lebih mudah berkembang dan memicu peradangan yang akhirnya menimbulkan jerawat.

Karena itu, perkembangan dunia dermatologi kini mulai mengarah pada terapi yang menargetkan sumber masalah secara lebih spesifik, yaitu kelenjar minyak di dalam kulit.

Perawatan Jerawat dengan AviClear di BMderma (Dok. BMderma)
Perawatan Jerawat dengan AviClear di BMderma (Dok. BMderma)

Salah satu teknologi yang tengah menjadi perhatian adalah Aviclear, laser 1726 nanometer yang dirancang khusus untuk menangani jerawat aktif. 

Berbeda dengan teknologi laser konvensional yang umumnya bekerja di permukaan kulit, Aviclear bekerja dengan menargetkan kelenjar sebasea secara selektif sehingga produksi minyak dapat dikendalikan tanpa merusak jaringan kulit di sekitarnya.

Teknologi ini kini tersedia di Indonesia melalui Bmderma sebagai salah satu pilihan terapi untuk pasien dengan jerawat sedang hingga berat.

baca juga

Pendekatan tersebut menawarkan alternatif bagi pasien yang selama ini bergantung pada terapi oral, termasuk isotretinoin. 

Meski efektif untuk kasus tertentu, penggunaan isotretinoin harus berada di bawah pengawasan dokter karena memiliki sejumlah efek samping dan tidak dapat digunakan oleh semua pasien.

Melalui teknologi laser yang menyasar produksi minyak secara langsung, pasien memiliki pilihan lain yang tidak bergantung pada konsumsi obat oral dalam jangka panjang.

Sejumlah studi klinis internasional menunjukkan hasil yang menjanjikan. Perbaikan kondisi jerawat terus meningkat dalam beberapa bulan setelah terapi dilakukan, sekaligus membantu mengurangi risiko munculnya jerawat baru akibat produksi minyak berlebih.

Selain itu, prosedur ini juga dirancang agar nyaman bagi pasien. Teknologi pendingin yang terintegrasi membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama tindakan yang berlangsung sekitar 30 menit. Setelah prosedur selesai, pasien umumnya dapat kembali beraktivitas tanpa masa pemulihan yang panjang.

Keunggulan lainnya adalah kemampuannya digunakan pada berbagai jenis dan warna kulit, termasuk kulit sensitif yang sering memiliki keterbatasan terhadap terapi berbasis energi tertentu.

Menurut dr. Deasy, perkembangan teknologi seperti ini menunjukkan bahwa penanganan jerawat kini semakin personal dan berbasis sains.

"Sebagai dokter, kami selalu mencari solusi yang efektif namun tetap mempertimbangkan keamanan pasien. Karena itu kami menghadirkan teknologi yang dapat menjadi alternatif bagi pasien dengan jerawat sedang hingga berat, kulit sensitif, remaja, maupun mereka yang khawatir terhadap penggunaan obat oral jangka panjang," katanya.

Bagi dunia dermatologi, kehadiran teknologi yang menargetkan akar permasalahan jerawat menjadi langkah baru dalam penanganan kondisi kulit yang selama ini dikenal sulit dikendalikan.

Meski bukan solusi instan, pendekatan yang lebih spesifik terhadap penyebab jerawat memberi harapan bagi banyak pasien untuk memperoleh hasil yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cleanser Matcha Harga Mulai Rp29 Ribu, Lawan Jerawat pada Kulit Berminyak

4 Cleanser Matcha Harga Mulai Rp29 Ribu, Lawan Jerawat pada Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:35 WIB

Cleansing Balm Non-Comedogenic: 5 Pilihan yang Aman untuk Kulit Berjerawat

Cleansing Balm Non-Comedogenic: 5 Pilihan yang Aman untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 13:25 WIB

5 Serum Berbahan Green Tea untuk Menenangkan Kulit Berjerawat dan Kemerahan

5 Serum Berbahan Green Tea untuk Menenangkan Kulit Berjerawat dan Kemerahan

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 16:25 WIB

Terkini

Daftar Weton yang Kejayaan Rezekinya Baru Terbuka di Usia 40 Tahun ke Atas

Daftar Weton yang Kejayaan Rezekinya Baru Terbuka di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:10 WIB

Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'

Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:08 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting hingga Beras Melonjak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting hingga Beras Melonjak

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 10:07 WIB

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 10:04 WIB

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

×