Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 08 Juni 2026 | 13:22 WIB
Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK
Seleksi Calon ASN Sekolah Rakyat (SCCASN BKN)
baca 10 detik
  • Pendaftaran Guru Sekolah Rakyat dan PPPK dibuka 8-14 Juni 2026 di portal SSCASN BKN.
  • Gaji pokok Guru Sekolah Rakyat dan reguler setara sesuai Perpres Nomor 11 Tahun 2024.
  • Total penghasilan Guru Sekolah Rakyat lebih tinggi berkat tambahan tunjangan asrama dan wilayah khusus.

Suara.com - Pemerintah resmi membuka keran rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai hari ini, 8 hingga 14 Juni 2026. Pendaftaran dapat diakses langsung secara online melalui laman SSCASN BKN.

Bagi Anda lulusan S1, D4, maupun S2 yang ingin mengabdi, momentum ini jelas sayang untuk dilewatkan.

Namun, sebelum menekan tombol "Daftar", ada satu pertanyaan krusial yang kerap muncul: Apakah ada perbedaan gaji antara Guru Sekolah Rakyat dan Guru Reguler?

Jawabannya: Gaji pokoknya sama, tetapi Take-Home Pay (total penghasilan) yang dibawa pulang bisa jauh berbeda. Berikut adalah ulasan lengkap perbandingannya.

Gaji Pokok: Mengacu pada Perpres yang Sama

Secara aturan dasar, status kepegawaian Guru Sekolah Rakyat dan Guru Reguler sama-sama sebagai PPPK.

Artinya, besaran gaji pokok keduanya diatur dalam regulasi yang sama, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 2024 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK.

Nantinya, pelamar yang lolos akan diangkat sebagai PPPK Jabatan Fungsional Guru Ahli Pertama. Berikut rincian gaji pokok berdasarkan kualifikasi pendidikan:

  • Lulusan S1/D4 (Golongan IX): Rp3.203.600 – Rp5.261.500 per bulan
  • Lulusan S2 (Golongan X): Rp3.339.100 – Rp5.484.000 per bulan

(Catatan: Angka pasti yang diterima bergantung pada Masa Kerja Golongan/MKG).

baca juga
Ilustrasi Seleksi PPPK Sekolah Rakyat [Tangkapan Layar/SSCASN BKN]
Ilustrasi Seleksi PPPK Sekolah Rakyat [Tangkapan Layar/SSCASN BKN]

Di Sini Letak Perbedaan Utamanya: Tunjangan Khusus

Jika gaji pokoknya sama, lantas dari mana Guru Sekolah Rakyat berpotensi mendapat penghasilan lebih besar? Kuncinya ada pada karakteristik penugasan dan lokasi.

Guru Sekolah Rakyat umumnya diterjunkan ke sekolah-sekolah berasrama yang secara khusus mendidik siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Karena beban kerja ekstra dan lokasi penempatan yang seringkali berada di wilayah khusus, pemerintah memberikan kompensasi berupa tambahan tunjangan.

Mari lihat rincian perbandingannya berikut ini:

  • Status Kepegawaian: Keduanya sama-sama berstatus PPPK.
  • Gaji Pokok S1/D4: Setara di angka Rp3.203.600 – Rp5.261.500.
  • Gaji Pokok S2: Setara di angka Rp3.339.100 – Rp5.484.000.
  • Tunjangan Standar (Keluarga, Pangan, dll): Keduanya memiliki hak yang sama.
  • Tunjangan Wilayah Khusus: Guru reguler bergantung pada penempatan umum, sedangkan Guru Sekolah Rakyat berpotensi jauh lebih besar karena prioritas penugasannya di wilayah khusus atau sekolah berasrama.
  • Potensi Total Penghasilan: Penghasilan guru reguler normal sesuai penempatan standar, sementara Guru Sekolah Rakyat berpotensi lebih tinggi berkat akumulasi berbagai tunjangan khusus tersebut.

Daftar Tunjangan Lengkap Guru PPPK 2026

Di luar gaji pokok, baik Guru Reguler maupun Guru Sekolah Rakyat berhak atas deretan tunjangan ini yang membuat total penghasilan bulanan membengkak dari angka di atas kertas:

  • Tunjangan Suami/Istri & Anak
  • Tunjangan Pangan/Beras
  • Tunjangan Jabatan Fungsional & Umum
  • Tunjangan Kinerja (Tukin)
  • Tunjangan Sertifikasi Guru
  • Tunjangan Hari Raya (THR)
  • Tunjangan khusus wilayah tertentu/daerah terpencil (Sangat relevan bagi Guru Sekolah Rakyat)

Menjadi Guru Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar panggilan jiwa untuk mendidik anak-anak kurang mampu, tetapi juga menawarkan imbal balik finansial yang sangat sepadan dari negara melalui skema tunjangan khususnya.

Mengingat waktu pendaftaran di portal SSCASN BKN sangat singkat (8-14 Juni 2026), pastikan Anda segera menyiapkan dokumen kelengkapan yang dibutuhkan. Selamat berjuang!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Iqbal Bakal Jadi Penasihat Khusus Presiden, Intip Besaran Gaji dan Fasilitas Mewahnya

Said Iqbal Bakal Jadi Penasihat Khusus Presiden, Intip Besaran Gaji dan Fasilitas Mewahnya

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 12:38 WIB

Mayjen Trenggono Tinggalkan Karier Militer Demi Badan Gizi Nasional, Berapa Gaji Wakil Kepala BGN?

Mayjen Trenggono Tinggalkan Karier Militer Demi Badan Gizi Nasional, Berapa Gaji Wakil Kepala BGN?

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 12:20 WIB

Formasi PPPK Kemensos 2026, Simak Wilayah Tugasnya dan Ada Lowongan Lulusan SMA

Formasi PPPK Kemensos 2026, Simak Wilayah Tugasnya dan Ada Lowongan Lulusan SMA

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 12:17 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×