- Cara memakai parfum memengaruhi ketahanan aroma, selain pemilihan wangi yang sesuai.
- Banyak orang masih bingung apakah parfum sebaiknya disemprotkan ke kulit atau pakaian agar wanginya lebih awet.
- Sebagian memilih kulit karena panas tubuh membantu menyebarkan aroma, sementara lainnya memilih pakaian untuk menghindari iritasi kulit.
Suara.com - Parfum menjadi salah satu produk yang banyak digunakan untuk menunjang penampilan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Selain memilih aroma yang sesuai, cara memakai parfum juga berpengaruh terhadap ketahanan wanginya sepanjang hari.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul terkait cara memakai parfum adalah apakah parfum sebaiknya disemprotkan langsung ke kulit atau justru ke pakaian.
Banyak orang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda, sehingga tidak sedikit yang masih bingung mana cara yang paling tepat.
Sebagian orang meyakini parfum akan lebih tahan lama jika diaplikasikan pada kulit, terutama di titik-titik nadi yang menghasilkan panas tubuh.
Sementara di sisi lain, ada pula yang memilih menyemprotkannya ke baju karena khawatir kandungan alkohol dalam parfum dapat memicu iritasi pada kulit.
Tapi sebenarnya, sebaiknya parfum disemprot di kulit atau baju agar wanginya lebih awet? Simak penjelasannya agar aroma parfum lebih tahan lama.
Manfaat Menyemprotkan Parfum Langsung ke Kulit

Menyemprotkan parfum ke kulit atau baju sebenarnya punya kelebihan masing-masing. Melansir La French Perfumes, berikut kelebihan menyemprotkan parfum ke kulit:
1. Wangi yang Personal
Kulit setiap orang memiliki tingkat pH dan minyak alami yang berbeda, di mana ini bisa memengaruhi aroma parfum. Artinya, ketika menyemprotkan parfum langsung ke kulit, Anda menciptakan profil aroma unik yang dipersonalisasi hanya untuk Anda.
2. Aroma Bisa Bertahan Lebih Lama
Mengaplikasikan parfum ke kulit juga bisa membuat wanginya bertahan lebih lama. Reaksi ini muncul karena aroma parfum disebarkan secara lebih bertahap oleh kehangatan kulit Anda. Selain itu, minyak di kulit Anda menahan aroma dengan lebih baik.
3. Penyerapan dan Sillage yang Lebih Baik
Saat Anda mengaplikasikan parfum langsung ke kulit, cenderung lebih mudah diserap dan memberikan sillage (jejak aroma yang tertinggal) yang lebih seimbang.
Panas dari kulit Anda membantu meningkatkan aroma atas, tengah, dan dasar parfum, menciptakan pengalaman wewangian yang lebih penuh dan harmonis.
4. Menghindari Noda dan Kerusakan
Mengaplikasikan parfum ke kulit mengurangi risiko noda atau kerusakan pada pakaian Anda. Beberapa parfum mengandung minyak dan alkohol yang dapat meninggalkan noda atau merusak kain.
Manfaat Menyemprotkan Parfum ke Baju

Seperti halnya teknik menyemprotkan langsung ke kulit, mengaplikasikan parfum pada pakaian juga menawarkan kelebihan tersendiri. Berikut daftar manfaatnya:
1. Mengurangi Risiko Iritasi pada Kulit
Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau alergi, mengaplikasikan parfum langsung pada pakaian dapat menjadi alternatif yang bagus. Metode ini mencegah kontak langsung antara wewangian dan kulit Anda, mengurangi risiko iritasi atau reaksi alergi.
2. Ketahanan Wewangian Lebih Lama
Kain dapat menyimpan aroma untuk jangka waktu yang lama, memungkinkan parfum Anda bertahan sepanjang hari dan bahkan lebih lama lagi.
Serat pakaian menyerap dan mempertahankan wewangian, sehingga meskipun Anda berada di ruangan yang ramai, aroma parfum tetap akan meninggalkan kesan.
3. Aroma Segar Sepanjang Hari
Mengaplikasikan parfum pada pakaian memastikan aroma tetap segar dan tercium sepanjang hari. Saat Anda bergerak dan pakaian Anda bergeser, aroma dapat dilepaskan secara halus, menciptakan aura yang menyenangkan di sekitar Anda.
4. Risiko Perubahan Aroma Lebih Rendah
Saat Anda mengaplikasikan parfum ke kulit, parfum bercampur dengan minyak alami dan pH kulit, yang dapat sedikit mengubah aromanya.
Dengan mengaplikasikan parfum langsung pada pakaian, Anda menghindari reaksi kimia ini dan mempertahankan profil aroma aslinya.
Lantas, Mana yang Lebih Baik dan Bikin Wangi Lebih Awet?
Pada dasarnya, tidak ada jawaban mutlak mengenai apakah parfum lebih baik disemprotkan ke kulit atau pakaian. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, tergantung pada hasil yang ingin Anda dapatkan.
Jika menginginkan aroma yang menyatu dengan tubuh dan terasa lebih personal, menyemprotkan parfum ke kulit menjadi pilihan yang tepat.
Sebaliknya, jika ingin wanginya bertahan lebih lama, menyemprotkan parfum ke pakaian dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
Banyak orang juga memilih menggabungkan kedua cara tersebut untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Parfum disemprotkan ke kulit agar aromanya berkembang secara alami, lalu ditambahkan pada pakaian agar wanginya bertahan lebih lama sepanjang hari.
Apa pun metode yang dipilih, pastikan Anda menggunakannya dengan benar dan menyesuaikannya dengan jenis parfum serta bahan pakaian yang dikenakan.
Dengan begitu, aroma parfum dapat bertahan lebih lama sekaligus tetap nyaman digunakan tanpa merusak kulit maupun pakaian.