- dr. Yessica Tania membagikan cara cuci muka yang benar untuk jerawat.
- Hindari over cleansing dan bersihkan area wajah yang terpencil secara merata.
- Gunakan sabun asam salisilat serta perbaiki gaya hidup agar kulit sehat.
Suara.com - Banyak orang merasa frustrasi karena jerawat seringkali muncul kembali di area yang sama.
Kebanyakan orang akan langsung menyalahkan faktor hormon atau makanan sebagai penyebab jerawat terus-menerus muncul di tempat yang sama.
Padahal, menurut ahli kecantikan dr. Yessica Tania, masalah utamanya bisa jadi sesederhana cara cuci muka yang kurang tepat.
Dokter kecantikan yang aktif di TikTok ini menjelaskan bahwa jerawat yang muncul di titik yang sama sering kali merupakan tanda adanya penyumbatan pori-pori yang belum tuntas.
"Kalau jerawat kamu muncul di tempat yang sama, jangan nyalahin hormon dulu. Karena dalam banyak kasus, itu masalahnya justru pori kita tersumbat, karena minyak numpuk, sel kulit mati numpuk, sisa sunscreen, sisa makeup, debu yang lama-lama pori-pori jadi macet," ungkap dr. Yessica Tania dalam salah satu konten edukasinya.
Lantas, bagaimana cara cuci muka yang benar untuk pemilik kulit acne prone? Simak tips dari ahlinya berikut ini.
1. Cleanser Bukan Sekadar Ritual Basuh Wajah
Bagi pemilik kulit berjerawat, dr. Yessica menekankan bahwa tahap pembersihan adalah kunci utama.
Langkah ini bukan sekadar membasuh wajah dengan air dan sabun, melainkan langkah awal untuk mencegah pori-pori tersumbat.
"Buat kulit acne prone, cleanser itu bukan cuma step asal cuci muka. Tapi, kayak step awal buat bantu ngurangi penumpukan masalah di pori-pori," jelasnya.
2. Jangan Over Cleansing
Mentang-mentang ingin bersih, banyak orang mencuci muka berkali-kali dalam sehari.
Padahal, tindakan ini justru bisa merusak lapisan pelindung kulit.
"Pertama, jangan over cleansing. Jadi, cuci muka tuh cukup 1-2 kali sehari saja," saran dr. Yessica.
3. Jangkau Area Terpencil di Wajah saat Cuci Muka
Salah satu kesalahan fatal saat cuci muka adalah hanya fokus pada area pipi.
Padahal, sisa kotoran sering bersembunyi di sudut-sudut wajah yang jarang tersentuh.
"Jangan lupain area yang terpencil, misalnya daerah dahi, hair line (garis rambut), depan telinga, dan sekitar hidung," tambahnya.
Area-area inilah yang sering kali menjadi tempat subur munculnya jerawat karena sisa produk yang tidak terbilas sempurna.
4. Pilih Sabun Cuci Muka dengan Kandungan Salicylic Acid
Banyak orang sudah menggunakan sabun cuci muka dengan kandungan Salicylic Acid, tapi hasilnya belum maksimal.
Menurut dr. Yessica, kuncinya ada pada fokus pemijatan di area tertentu.
"Cleanser yang ada salicylic acid-nya jangan lupa fokus ke area yang pori-porinya besar kayak pipi, hidung, dahi, dan dagu," tuturnya.
Memijat lembut area ini membantu kandungan aktif masuk lebih dalam untuk melarutkan sumbatan minyak.
5. Perbaiki Gaya Hidup
Percuma pakai skincare mahal atau cara cuci muka sudah benar jika kebiasaan buruk masih dilakukan.
Dr. Yessica mengingatkan bahwa kebersihan adalah satu paket dengan gaya hidup.
"Kalau kamu masih sering begadang dan makan sembarangan, jarang bersihin makeup dan langsung tidur. Ya jangan berharap jerawatnya akan membaik. Yang ada masalahnya muter di situ aja," tegasnya.