Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI

Ruth Meliana

Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:10 WIB
Dokter Tifa Dokter Apa? Ditangkap Polisi saat Ujian S3 Fakultas Kedokteran UI
Dokter Tifa [YouTube/DRTF Channel]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap dokter umum dan ahli saraf nutrisi, Dokter Tifa, pada Jumat, 19 Juni 2025.
  • Penangkapan terjadi di apartemen saat ia sedang mengikuti ujian Seminar Hasil Program Doktor di Universitas Indonesia.
  • Dokter Tifa ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ketujuh, Joko Widodo.

Suara.com - Dokter Tifa ditangkap aparat kepolisian Polda Metro Jaya di apartemennya pada Jumat, 19 Juni sekitar pukul 06.47 WIB. Penangkapan ini berlangsung tepat ketika ia sedang mempersiapkan atau mengikuti ujian Seminar Hasil Program Doktor (S3) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Alhasil, dokter Tifa sampai harus menjalani ujian online dari ruangan di kantor polisi. Hal ini membuat publik turut penasaran dengan latar belakangnya, seperti Dokter Tifa dokter apa?

Dokter Tifa bukanlah dokter biasa. Ia dikenal sebagai aktivis media sosial yang vokal, sering mengomentari isu-isu publik, kesehatan, dan politik melalui kanal YouTube-nya “Dokter Tifa’s Life”.

Dokter Tifa adalah seorang dokter umum dan ahli saraf nutrisi (nutritional neuroscientist). Ia memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dan meraih gelar Master of Science (M.Sc) dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM)

Sosoknya aktif di dunia digital, sering membahas topik kesehatan masyarakat, nutrisi, dan isu-isu kontemporer dengan gaya yang mudah dipahami masyarakat awam.

Kepopulerannya melonjak karena pendekatan komunikasi yang langsung dan berbasis fakta medis, meski kerap menuai pro dan kontra.

Adapun penangkapan Dokter Tifa terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Bersama Roy Suryo, Dokter Tifa telah ditetapkan sebagai tersangka sejak November 2025.

Tim hukumnya, termasuk Azis Yanuar dan Henri Subiakto, menyatakan bahwa klien mereka kooperatif selama ini, rutin memenuhi panggilan penyidik, dan bahkan penangkapan dilakukan saat momen krusial dalam perjalanan akademiknya.

Menurut keterangan tim hukum, setelah ditangkap, Dokter Tifa tetap berusaha melanjutkan ujian S3-nya secara daring. Video yang beredar menunjukkan ia duduk di depan laptop di salah satu ruangan Polda Metro Jaya, tetap fokus mengikuti sidang meski dalam situasi yang tidak nyaman.

baca juga

Kasus ini menjadi babak baru dari kontroversi ijazah Jokowi yang telah berlarut-larut. Roy Suryo dan Dokter Tifa termasuk di antara beberapa orang yang pernah menjadi tersangka dalam perkara ini.

Penangkapan dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Polisi beralasan penangkapan diperlukan untuk mempercepat proses hukum, meski tim hukum menilai keduanya selama ini kooperatif dan tidak perlu dilakukan penahanan.

Kasus ini mencerminkan ketegangan antara kebebasan berpendapat di media sosial dengan batas-batas hukum terkait pencemaran nama baik. Dokter Tifa dikenal kritis dan sering menggunakan platform digital untuk menyuarakan pendapatnya.

Pendukungnya melihat penangkapan ini sebagai upaya pembungkaman, sementara pihak yang mendukung proses hukum berargumen bahwa tuduhan serius terhadap institusi negara harus dibuktikan dengan bukti yang kuat, bukan sekadar narasi viral.

Hingga berita ini ditulis, Dokter Tifa dan Roy Suryo telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim hukum berencana mengajukan penangguhan penahanan dan terus mendampingi klien mereka.

Kasus ijazah Jokowi diprediksi akan terus menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB

Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya

Roy Suryo Ditangkap Belum Sempat Mandi, Refly Harun Kecam Aksi 'Subuh' Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol

Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×