- Hari Ayah Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 12 November.
- Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi di Solo, Jawa Tengah, pada tahun 2006 silam.
- Perayaan ini bertujuan mendorong keterlibatan emosional ayah dalam pengasuhan.
Suara.com - Hari Ayah Sedunia atau Father's Day dirayakan pada hari ini, Minggu (21/6/2026). Namun di Indonesia sendiri, Hari Ayah diperingati pada waktu yang berbeda.
Hari Ayah Nasional diperingati setiap tanggal 12 November.
Berbeda dengan Hari Ibu yang sudah ditetapkan sejak tahun 1950-an, Hari Ayah Nasional tergolong peringatan yang masih cukup muda.
Meski tidak termasuk dalam tanggal merah atau hari libur nasional, momen ini terus mendapatkan popularitas sebagai bentuk apresiasi terhadap peran ayah dalam keluarga.
Sejarah Hari Ayah Nasional: Bermula dari Solo
Melansir catatan sejarah resmi, Hari Ayah Nasional di Indonesia pertama kali dideklarasikan pada tahun 2006 di Solo, Jawa Tengah. Pencetusnya adalah sebuah komunitas lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).
Sebelum deklarasi tersebut, PPIP mengadakan sayembara menulis surat untuk ibu dalam rangka Hari Ibu.
Namun, para peserta justru banyak yang menanyakan kapan perayaan serupa khusus untuk sosok ayah di Indonesia.
Merespons aspirasi tersebut, PPIP melakukan kajian mendalam sebelum akhirnya menetapkan tanggal 12 November sebagai Hari Ayah Nasional.
Deklarasi ini digelorakan dengan semboyan "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya".
Di saat yang bersamaan, deklarasi serupa juga dilakukan di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Melalui penetapan lokal ini, sosok ayah di Indonesia mendapatkan apresiasi yang lebih relevan dengan budaya gotong royong dan kekeluargaan tanah air.
Peringatan ini memandang ayah bukan sekadar pencari nafkah, melainkan pilar penting dalam ketahanan keluarga.
Cara Sederhana Merayakan Hari Ayah
Perayaan Hari Ayah Nasional menjadi pengingat krusial mengenai pentingnya peran aktif ayah dalam pengasuhan anak (involved fatherhood).
Banyak penelitian psikologi modern menunjukkan bahwa keterlibatan emosional seorang ayah berdampak besar pada kecerdasan anak.
Bagi masyarakat urban, momen 12 November kini sering dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih berkualitas di dalam rumah.
Cara merayakannya pun beragam. Berikut beberapa cara sederhana untuk memperingatinya pada 12 November mendatang:
- Memberikan ucapan tulus: Ucapan sederhana atau pesan singkat bisa sangat berarti bagi seorang ayah.
- Makan bersama: Meluangkan waktu untuk makan malam bersama keluarga tanpa gangguan gadget.
- Kado kecil: Memberikan barang yang sedang ia butuhkan, seperti dompet baru, kopi favorit, atau perlengkapan hobi.