Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai

Nur Khotimah

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:50 WIB
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
Ilustrasi sunscreen (Freepik)
baca 10 detik
  • Sunscreen memiliki masa simpan sehingga tidak boleh digunakan setelah kedaluwarsa.
  • Sunscreen kedaluwarsa biasanya mengalami perubahan warna, tekstur, aroma, atau konsistensi yang menandakan kualitasnya menurun.
  • Simak ciri-ciri sunscreen kedaluwarsa serta risiko yang dapat terjadi jika tetap digunakan.

Suara.com - Sunscreen merupakan salah satu produk perawatan kulit yang penting digunakan setiap hari untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Namun, seperti produk kosmetik lainnya, sunscreen juga memiliki masa simpan dan dapat mengalami kedaluwarsa.

Sayangnya, masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa sunscreen yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi digunakan. Sebagian tetap memakainya karena kemasan masih terlihat baik atau produk belum habis.

Padahal, sunscreen yang telah melewati masa kedaluwarsa dapat mengalami perubahan pada warna, tekstur, aroma, maupun konsistensinya.

Perubahan tersebut bisa menjadi tanda bahwa kandungan aktif di dalamnya sudah tidak bekerja secara optimal dalam melindungi kulit dari sinar matahari.

Lalu, bagaimana cara mengenali ciri-ciri sunscreen kedaluwarsa dan apa saja risikonya jika tetap dipakai? Berikut penjelasannya.

Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa

ilustrasi sunscreen (magnific/atlascompany)
ilustrasi sunscreen (magnific/atlascompany)

Sunscreen yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi digunakan karena efektivitasnya dalam melindungi kulit dari sinar ultraviolet (UV) dapat menurun.

Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan para ahli dermatologi, dilansir dari Medical News Today, berikut beberapa tanda sunscreen kedaluwarsa dan tidak layak dipakai.

1. Sudah melewati tanggal kedaluwarsa

baca juga

Cara paling mudah mengetahui sunscreen kedaluwarsa adalah dengan memeriksa tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.

FDA menyatakan sunscreen yang telah melewati masa berlaku atau sudah lebih dari tiga tahun sejak dibeli (jika tidak memiliki tanggal kedaluwarsa) sebaiknya dibuang karena keamanan dan efektivitasnya tidak lagi terjamin.

2. Warna produk berubah

Perubahan warna menjadi lebih gelap, menguning, atau tampak berbeda dari saat pertama kali dibuka merupakan salah satu tanda sunscreen telah mengalami penurunan kualitas.

Menurut para ahli dermatologi, perubahan ini dapat terjadi karena bahan aktif dan formula mulai terurai sehingga kemampuan melindungi kulit dari sinar UV ikut berkurang.

3. Tekstur menjadi encer, menggumpal, atau terpisah

Sunscreen yang baik memiliki tekstur yang homogen dan mudah diratakan di kulit. Jika teksturnya berubah menjadi sangat cair, menggumpal, berpasir, atau minyak dan krimnya terpisah, kemungkinan formulanya sudah rusak dan tidak lagi memberikan perlindungan SPF secara optimal.

4. Bau berubah atau muncul aroma tidak sedap

Perubahan aroma juga menjadi tanda penting yang tidak boleh diabaikan. Jika sunscreen mengeluarkan bau tengik, asam, atau berbeda dari aroma aslinya, hal tersebut dapat menandakan adanya kerusakan pada kandungan produk akibat usia penyimpanan atau paparan panas berlebih.

5. Sulit diratakan di kulit

Menurut dokter kulit, sunscreen yang sudah kedaluwarsa sering kali terasa lebih kasar, tidak menyatu dengan kulit, atau meninggalkan butiran kecil saat diaplikasikan.

Kondisi ini menunjukkan formula produk telah berubah sehingga lapisan pelindung yang terbentuk di kulit menjadi tidak merata.

Risiko Memakai Sunscreen Kedaluwarsa

ilustrasi sunscreen (magnific/freepik)
ilustrasi sunscreen (magnific/freepik)

Sunscreen yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi digunakan karena kandungan bahan aktifnya dapat mengalami penurunan kualitas.

Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan dokter kulit, kondisi ini membuat sunscreen tidak lagi mampu memberikan perlindungan optimal terhadap sinar ultraviolet (UV), sehingga meningkatkan berbagai risiko pada kulit.

Lantas, apa saja risiko yang mungkin muncul jika memakai sunscreen kedaluwarsa? Berikut beberapa dampaknya:

1. Perlindungan terhadap sinar UV menurun

FDA menyatakan bahwa sunscreen yang sudah melewati masa kedaluwarsa mungkin tidak lagi aman dan efektif karena bahan aktifnya dapat mengalami degradasi.

Akibatnya, kemampuan produk dalam menyaring sinar UVA dan UVB berkurang sehingga kulit lebih rentan mengalami kerusakan akibat paparan matahari.

2. Risiko kulit terbakar (sunburn) meningkat

Salah satu risiko utama memakai sunscreen kedaluwarsa adalah kulit lebih mudah mengalami sunburn.

Ketika perlindungan SPF tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya, sinar UV dapat lebih mudah menembus kulit dan menyebabkan kemerahan, rasa perih, hingga kulit mengelupas setelah terpapar matahari.

3. Mempercepat penuaan dini pada kulit

Paparan sinar UV tanpa perlindungan yang memadai dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan halus, flek hitam, dan kulit kehilangan elastisitas.

Menurut para ahli dermatologi, sunscreen yang sudah kedaluwarsa tidak lagi mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap efek buruk sinar matahari tersebut.

4. Meningkatkan risiko kanker kulit

Penggunaan sunscreen bertujuan membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang menjadi salah satu faktor risiko kanker kulit.

Jika sunscreen sudah kedaluwarsa dan efektivitasnya menurun, perlindungan tersebut tidak lagi optimal sehingga risiko kerusakan DNA akibat sinar UV dan kanker kulit dapat meningkat, terutama jika sering beraktivitas di luar ruangan.

5. Berpotensi menyebabkan iritasi kulit

Selain efektivitas yang menurun, formula sunscreen yang sudah rusak dapat berubah warna, tekstur, maupun aromanya.

Perubahan tersebut dapat menandakan bahan-bahan di dalamnya telah terurai atau terkontaminasi, sehingga pada sebagian orang berpotensi memicu iritasi, ruam, atau reaksi pada kulit yang sensitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya

Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat

Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

4 Sunscreen Wardah SPF 50 Termurah yang Ringan dan Ampuh Cegah Flek Hitam

4 Sunscreen Wardah SPF 50 Termurah yang Ringan dan Ampuh Cegah Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Keinginan Remaja vs Orang Tua dalam How Could You Do This to Me, Mum?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

Jualan Pernak-Pernik 17 Agustus Tak Seramai Dulu, Pedagang Keluhkan Gempuran Toko Online

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Erick Thohir Bongkar Skuat Mewah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Misi Balas Kegagalan Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Terjebak FOMO Gaji Dua Digit di Usia 20-an, Apakah Realistis?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Ramai Bukan Berarti Aman: Mengapa Perempuan Masih Waspada di Malioboro?

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Pasar Modal Beri Respon Mengejutkan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:19 WIB

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

RDF Rorotan Belum Beroperasi Maksimal, Ternyata Ini Kendala Utamanya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:17 WIB

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Wardah untuk Menutupi Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:16 WIB

×