- Merek lokal Ardiles menghadirkan tiga seri sepatu lari berplat karbon.
- Harga kompetitif mulai dari kategori entry-level hingga seri flagship dengan teknologi Power Fly terbaru.
- Beragam seri sepatu ini memberikan respon energi maksimal serta kenyamanan bagi pelari pemula maupun atlet profesional.
Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, tren sepatu lari karbon atau carbon plate makin diminati. Sepatu jenis tersebut dilengkapi pelat serat karbon di dalam midsole untuk memberikan efek pegas atau memantul.
Teknologi carbon plate sangat membantu meningkatkan efisiensi dorongan lari, terutama untuk race day.
Jika dulu sepatu lari karbon hanya didominasi oleh merek luar dengan harga selangit, merek lokal Ardiles ikut meramaikan persaingan.
Bahkan, Ardiles memiliki beberapa sepatu lari karbon rentang harga yang kompetitif, mulai dari kelas entry-level hingga flagship yang dirancang untuk maraton.
Mari kita bedah tiga jagoan sepatu lari karbon dari Ardiles beserta ulasan asli dari para penggunanya.
1. Ardiles Sense Pro 2.0 SE

Sepatu ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para pelari yang ingin memecahkan rekor waktu terbaik atau personal
best. Dijual dengan harga Rp850.000, seri ini membawa pembaruan teknologi yang cukup signifikan pada komponen mekanisnya.
Pihak produsen menyematkan teknologi Power Fly berupa carbon plate yang telah ditingkatkan dari versi terdahulu. Peningkatan ini bertujuan untuk memaksimalkan responsivitas serta mengembalikan energi (energy return) secara optimal di setiap tolakan kaki.
Pada bagian atas, teknologi Sky Mesh diaplikasikan dengan pola lubang udara yang dirancang sangat berpori (breathable). Struktur single layer mesh ini sukses memangkas bobot sepatu menjadi jauh lebih ringan saat dipakai melesat.
Kenyamanan kaki juga didukung oleh lapisan double layer midsole yang memberikan topangan empuk sekaligus pantulan mekanis yang kuat. Sinergi antara komponen midsole dan plat karbon ini menjaga kaki tetap nyaman tanpa kehilangan daya dorong.
Menurut akun @a****nL di Shopee, sepatu ini sangat direkomendasikan untuk sesi speed, tempo, atau interval. Namun, ia memberikan catatan penting:
"Minimal Pace 6 lah baru kerasa untuk stabilisasi dll. Kalau dipakai Pace 7, 8, 9 kurang stabil untuk bagian tumit soalnya lumayan bounce dan lebarnya cukup kecil. Dan untuk yang punya kaki lebar kurang cocok, kecuali kalau pengen rapet serapet-rapetnya enak apalagi buat speed."
2. Ardiles Nfinity Urbeat Pro

Bagi pelari yang baru ingin mencoba transisi dari sepatu lari konvensional ke kategori supershoes, produk ini hadir sebagai solusi ideal. Sepatu lari ini dipasarkan sebagai varian entry level dengan harga yang kompetitif, yakni Rp799.800.
Sebagai sepatu transisi, model ini tetap dibekali dengan teknologi plat karbon PowerFly yang fungsional. Konstruksi atasnya mengandalkan bahan Sky Mesh yang ringan dan sejuk, serta dipadukan dengan komponen Moulded Insole yang mengikuti bentuk kaki.
Fitur keamanan pelari ditunjang oleh hadirnya teknologi Active Bone pada area upper. Fitur ini memberikan struktur proteksi tambahan agar posisi kaki tetap kokoh dan terhindar dari risiko cedera selama bergerak aktif.